Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Lampu Sein Di Jalur Gelap dan Terjal, Menakar Integritas Lewat Empati Sesama Pengguna Jalan

12 June 2026 • 19:21 WIB

Kejuaraan Nasional Tenis Beregu PTWP Mahkamah Agung RI Ke-XX: Bersatu dan Bangkit Bersama, Tegakkan Integritas dan Sportivitas

12 June 2026 • 17:45 WIB

Ketua Kamar TUN: Hakim Harus Berani Menembus Formalitas demi Keadilan Substantif

12 June 2026 • 17:15 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Hari Terakhir Short Course di India, 30 Delegasi MA Dalami Cyber Crime Bareng Dua Pakar Dunia
Liputan Khusus Kegiatan BSDK Kerjasama dengan National Judicial Academy

Hari Terakhir Short Course di India, 30 Delegasi MA Dalami Cyber Crime Bareng Dua Pakar Dunia

Khoiruddin HasibuanKhoiruddin Hasibuan28 April 2026 • 14:03 WIB5 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Pada pagi yang hangat di Bhopal, India, tanggal 28 April 2026, menandai hari terakhir dari rangkaian short course yang diselenggarakan di National Judicial Academy. Hari tersebut, tidak sekadar menjadi penutup, melainkan titik kulminasi dari proses pembelajaran intensif yang diikuti oleh tiga puluh delegasi dari Mahkamah Agung. Para peserta tersebut, dengan pengalaman panjang dalam dunia peradilan, berkumpul dengan ekspektasi tinggi untuk sesi pertama yang mengangkat tema yang semakin relevan dalam lanskap hukum modern: cybercrime.

Sesi ini menghadirkan dua nama yang tidak asing dalam dunia keamanan siber dan penegakan hukum digital di India, yakni Varun Kapoor dan Dr. Harold D’Costa. Kehadiran keduanya bukan hanya sebagai pembicara, melainkan sebagai representasi dua spektrum keahlian yang saling melengkapi: satu dari ranah penegakan hukum strategis dan edukasi publik, dan satu lagi dari domain teknis forensik digital serta pembuktian hukum berbasis teknologi.

Varun Kapoor tampil dengan aura seorang pemimpin yang telah menghabiskan lebih dari tiga dekade dalam pelayanan publik. Sebagai perwira senior Indian Police Service (IPS), ia dikenal luas sebagai pionir dalam mengintegrasikan pendekatan cyber security ke dalam praktik kepolisian modern. Kariernya yang dimulai pada tahun 1991 berkembang melalui berbagai posisi strategis, dari Superintendent of Police hingga mencapai jabatan tinggi di tingkat direktorat jenderal. Namun, yang membedakan Kapoor dari banyak pejabat lainnya adalah komitmennya terhadap edukasi masyarakat tentang ancaman dunia digital.

Di hadapan para delegasi, Kapoor tidak hanya berbicara tentang bahaya cybercrime dan berbagai macam praktiknya, tetapi juga menghadirkan perspektif yang lebih mendalam tentang sifat cybercrime itu sendiri dan cara menghindarinya. Ia menekankan bahwa ancaman siber memiliki karakteristik yang unik, tidak terlihat, tidak berwujud, namun berdampak nyata dan sering kali lebih merusak dibandingkan kejahatan konvensional. Siapapun dapat terdampak, tidak peduli apakah ia masyarakat awam, atau mereka yang telah melek teknologi. Pandangan ini sejalan dengan realitas global, di mana cybercrime telah berkembang menjadi ekosistem kejahatan lintas negara yang kompleks dan terorganisir.

Dengan gaya narasi yang reflektif, Kapoor mengisahkan bagaimana ketidaksadaran masyarakat menjadi pintu masuk utama bagi pelaku kejahatan digital setiap detiknya. Ia menegaskan bahwa dalam banyak kasus, korban justru secara tidak sadar membuka akses bagi pelaku, melalui tindakan sederhana seperti membagikan informasi pribadi atau mengklik tautan mencurigakan. Baginya, keamanan siber bukan sekadar sistem atau teknologi, melainkan kebiasaan yang harus dibangun secara konsisten oleh setiap individu dan tentunya dengan perubahan mindset bagi setiap pengguna teknologi tersebut, karena cybercrime dapat menyerang siapa saja melalui alat komunikasi yang selalu terhubung dengan mereka: smartphone.

Pendekatan Kapoor terhadap cybercrime, juga sangat berbasis pada pencegahan melalui edukasi. Inisiatif seperti “Black Ribbon Initiative” dan “Project Cy-Cops” menjadi bukti konkret bagaimana ia mengubah paradigma penanganan kejahatan digital, dari reaktif menjadi proaktif. Melalui ratusan workshop dan pelatihan yang telah menjangkau ratusan ribu warga, ia berupaya membangun kesadaran kolektif sebagai benteng utama melawan ancaman siber.

Baca Juga  Tim Penyusun Naskah Urgensi SK KMA Roadmap IT Melakukan Audiensi dengan Pengadilan Se-Wilayah Hukum Bandung

Jika Kapoor membawa perspektif makro dan strategis, maka Dr. Harold D’Costa hadir dengan kedalaman teknis yang memberikan dimensi berbeda pada diskusi. Sebagai President Cyber Security Corporation dan CEO Intelligent Quotient Security System, ia telah lama menjadi penasihat bagi lembaga penegak hukum, termasuk pelatihan bagi hakim dan jaksa di India, dalam memahami kompleksitas bukti digital.

Dalam pemaparannya, D’Costa mengajak para peserta untuk melihat cybercrime secara teknis, dari sudut pandang evidensial. Tidak hanya itu dia sendiri mempraktikkan bagaimana cara seseorang melakukan scam, ke beberapa nomorpeserta pada hari sebelumnya, tanpa mereka mengetahui dan menyadari dari mana asalnya scam tersebut. Kemudian ia melanjutkan penjelasannya tentang jenis-jenis scam, seperti OTP/KYC Scam, Call Forwarding Scam, QR Code, dan lain sebagainya, bagaimana cara kerjanya, dan apa kerugian bagi korban dari setiap jenis scam yang ada.

D’Costa juga menyoroti sifat cybercrime yang tidak mengenal batas geografis. Dalam banyak kasus, pelaku, infrastruktur, dan korban berada di yurisdiksi yang berbeda, sehingga menuntut adanya kerja sama internasional yang erat. Hal ini memperkuat pandangan bahwa penegakan hukum di era digital tidak bisa lagi bersifat lokal, melainkan harus terintegrasi secara global.

Lebih jauh, ia juga menguraikan tentang kejahatan digital (digital crime), siapa saja yang menjadi sasaran kejahatan digital, dampak psikologi dan sosialnya serta tindak pidana finansial yang kerap dioperasikan dari negara lain, sehingga mengakibatkan kerugian finansial, manipulasi aset, atau hilangnya kendali atas uang dan harta benda mereka. 

Interaksi antara kedua pembicara dalam sesi tersebut menciptakan dinamika yang menarik. Kapoor menekankan pentingnya kesadaran dan pencegahan, sementara D’Costa memperdalam bagaimana kejahatan yang telah terjadi dapat diinvestigasi dan dibuktikan secara hukum. Keduanya sepakat bahwa pendekatan multidisipliner menjadi kunci dalam menghadapi cybercrime, menggabungkan teknologi, hukum, psikologi, dan strategi kebijakan publik.

Baca Juga  Persidangan Hibrida dan Perlindungan Data: Dua Pilar Krusial Sistem Peradilan Digital Indonesia-India

Suasana kelas pada sesi tersebut terasa hidup. Para delegasi tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi aktif berdiskusi dan mengaitkan materi dengan pengalaman mereka di lapangan. Pertanyaan-pertanyaan yang muncul mencerminkan tantangan nyata yang dihadapi oleh sistem peradilan, baik di India maupun di Indonesia, dalam menangani kasus cybercrime, mulai dari kesulitan dalam atribusi pelaku hingga keterbatasan kapasitas teknis dalam memahami bukti digital.

Di tengah diskusi, satu benang merah menjadi jelas: cybercrime bukan sekadar isu teknologi, melainkan isu sistemik yang menyentuh hampir semua aspek kehidupan modern. Dari individu hingga institusi, dari ekonomi hingga keamanan nasional, dampaknya begitu luas dan terus berkembang. Bahkan, dalam skala global, kerugian akibat cybercrime telah mencapai tingkat yang sebanding dengan ekonomi negara besar, menunjukkan betapa seriusnya ancaman ini.

Hari terakhir short course ini pun ditutup dengan kesadaran baru di antara para delegasi. Mereka tidak hanya membawa pulang pengetahuan, tetapi juga perspektif baru tentang bagaimana hukum harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Peran hakim dan aparat penegak hukum tidak lagi sekadar menafsirkan undang-undang, tetapi juga memahami konteks teknis di balik setiap kasus yang melibatkan dunia digital.

Dalam refleksi akhir, sesi yang menghadirkan Varun Kapoor dan Dr. Harold D’Costa, menjadi lebih dari sekadar transfer ilmu. Ia menjadi ruang dialektika antara pengalaman lapangan dan keahlian teknis, antara pendekatan preventif dan represif, antara hukum dan teknologi. Di titik inilah, masa depan penegakan hukum terhadap cybercrime mulai menemukan bentuknya, yaitu sebuah pendekatan yang tidak hanya adaptif, tetapi juga kolaboratif dan berorientasi pada pemahaman yang komprehensif.

Bhopal, pada hari itu, tidak hanya menjadi lokasi pelatihan, tetapi juga saksi, bagaimana paradigma baru dalam menghadapi kejahatan digital mulai terbangun, dipimpin oleh para ahli yang tidak hanya memahami kompleksitas masalah, tetapi juga memiliki visi untuk mengatasinya.

Khoiruddin Hasibuan
Kontributor
Khoiruddin Hasibuan
Hakim Pengadilan Agama Soreang

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Cyber crime Digital Forensics Keamanan Siber Peradilan Digital
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Hukum VPN (Virtual Private Network) di Indonesia: Batasan Legalitas, Hak Privasi, dan Risiko Keamanan Siber

5 June 2026 • 07:56 WIB

Saat Peradilan Digital Bergerak Cepat, Mahkamah Agung Siapkan Penguatan Besar Kepaniteraan

23 May 2026 • 16:41 WIB

Suara Pemikiran Pengadilan Se-Wilayah Hukum Bandung dalam Pengembangan Roadmap Tata Kelola IT Mahkamah Agung RI

19 May 2026 • 09:43 WIB
Demo
Top Posts

Peradilan Militer Bukan Ruang Gelap: Menepis Narasi Impunitas dengan Fakta dan Akuntabilitas

9 May 2026 • 18:38 WIB

NJA India, JTC Indonesia, dan Jalan Belajar Seorang Hakim

4 May 2026 • 09:43 WIB

Bagaimana Cara Hakim dan Lembaga Peradilan menghadapi Trial By Media “Sebuah Pembelajaran dari India”

2 May 2026 • 16:11 WIB

5 Hal Menarik dalam Sistem Peradilan India yang Tidak Ditemukan di Indonesia

1 May 2026 • 13:20 WIB
Don't Miss

Lampu Sein Di Jalur Gelap dan Terjal, Menakar Integritas Lewat Empati Sesama Pengguna Jalan

By Yudhistira Ary Prabowo12 June 2026 • 19:21 WIB0

Pendahuluan Lampu penunjuk arah atau yang lebih karib dikenal sebagai “lampu sein”, bukan sekadar aksesori…

Kejuaraan Nasional Tenis Beregu PTWP Mahkamah Agung RI Ke-XX: Bersatu dan Bangkit Bersama, Tegakkan Integritas dan Sportivitas

12 June 2026 • 17:45 WIB

Ketua Kamar TUN: Hakim Harus Berani Menembus Formalitas demi Keadilan Substantif

12 June 2026 • 17:15 WIB

Ketua MA: Sportivitas di Lapangan Harus Menjadi Integritas dalam Peradilan

12 June 2026 • 16:34 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Lampu Sein Di Jalur Gelap dan Terjal, Menakar Integritas Lewat Empati Sesama Pengguna Jalan
  • Kejuaraan Nasional Tenis Beregu PTWP Mahkamah Agung RI Ke-XX: Bersatu dan Bangkit Bersama, Tegakkan Integritas dan Sportivitas
  • Ketua Kamar TUN: Hakim Harus Berani Menembus Formalitas demi Keadilan Substantif
  • Ketua MA: Sportivitas di Lapangan Harus Menjadi Integritas dalam Peradilan
  • Pustrajak Gali Desain Peradilan Pajak Modern di Universitas Brawijaya

Recent Comments

  1. KIAT MEMBANGUN DAN MENGUATKAN INTEGRITAS DI DUNIA PERADILAN – Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta on Kiat Membangun Dan Menguatkan Integritas Di Dunia Peradilan
  2. TITIAN PANJANG PENGABDIAN PRAJURIT SETIA HINGGA AKHIR – Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta on Titian Panjang Pengabdian Prajurit Setia Hingga Akhir
  3. Reinterpretasi Asas Ne Bis In Idem dalam Tindak Pidana Pencucian Uang: Sebuah Diskurus praktik Peradilan Kontemporer Suara BSDK Artikel on Blind Spot dalam Sistem Peradilan Pidana: Aspek “Perbuatan yang Didakwakan” dalam Konstruksi Surat Dakwaan
  4. Tipisnya Hidup dan Kematian dalam Perjalanan dari Jabalpur ke Bhopal: “Ketika Tasbih Mengalahkan Klakson” Suara BSDK Liputan Khusus Kegiatan BSDK Kerjasama dengan National Judicial Academy on Catatan Perjalanan: Dari Bhopal ke Jabalpur, “Roller Coaster” Darat Menuju Madhya Pradesh High Court
  5. Analisis Batas Fungsi Pengawasan DPR dan Prinsip Judicial Independence dalam Seruan Komisi III pada Kasus Vonis Bebas Amsal Sitepu - LP2KI FH-UH on Batas Kewenangan Konstitusional: Antara Fungsi Pengawasan DPR dan Kemandirian Kekuasaan Kehakiman
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.