Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Penerapan SOP Administrasi Perkara dari Pendaftaran hingga Minutasi

23 June 2026 • 21:52 WIB

Penyelesaian Permasalahan Administrasi Perkara Berdasarkan SOP: Memperkuat Akuntabilitas Dan Profesionalitas Kepaniteraan Peradilan Militer

23 June 2026 • 21:33 WIB

Frans: Active listening sebagai kunci keberhasilan mediasi

23 June 2026 • 21:04 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Identifikasi Permasalahan Teknis Administrasi Perkara Sebagai Fondasi Penguatan Kualitas Pelayanan Peradilan Militer
Berita

Identifikasi Permasalahan Teknis Administrasi Perkara Sebagai Fondasi Penguatan Kualitas Pelayanan Peradilan Militer

Ahmad JunaediAhmad Junaedi23 June 2026 • 12:01 WIB6 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Keberhasilan penyelenggaraan peradilan tidak hanya ditentukan oleh kualitas putusan yang dihasilkan oleh hakim, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kualitas administrasi perkara yang menopang seluruh proses penanganan perkara sejak tahap penerimaan berkas hingga pengarsipan putusan. Administrasi perkara yang tertib, akurat, dan tepat waktu merupakan fondasi penting bagi terwujudnya kepastian hukum, perlindungan hak para pihak, serta kredibilitas lembaga peradilan.

Kesadaran akan pentingnya aspek tersebut menjadi salah satu alasan diselenggarakannya Pendidikan dan Pelatihan Teknis Yudisial Penyelesaian Permasalahan Teknis Administrasi Perkara bagi Panitera Pengadilan Militer Tingkat Pertama Seluruh Indonesia, yang dilaksanakan pada hari Selasa, 23 Juni 2026, di lingkungan Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan (BSDK) Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, materi “Identifikasi Permasalahan Teknis Administrasi Perkara” disampaikan oleh Kolonel Chk Rendra Apri Sadewa, S.H., M.H., Panitera Pengadilan Militer Tinggi I Medan. Penulis bertindak sebagai fasilitator yang mendampingi jalannya proses pembelajaran sekaligus memperoleh kesempatan untuk mengamati secara langsung berbagai pandangan, pengalaman, serta diskusi yang berkembang selama kegiatan berlangsung.

Materi ini menjadi sangat relevan karena perkembangan sistem administrasi peradilan modern menuntut aparatur kepaniteraan tidak hanya memahami prosedur administrasi secara normatif, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan berbagai hambatan yang muncul dalam praktik penyelenggaraan administrasi perkara.

Administrasi Perkara sebagai Pilar Penegakan Hukum

Dalam pemaparannya, narasumber menegaskan bahwa administrasi perkara tidak boleh dipandang sebagai aktivitas birokratis yang bersifat pelengkap. Administrasi perkara justru merupakan instrumen penting yang menentukan efektivitas proses peradilan.

Panitera memiliki posisi strategis dalam memastikan seluruh tahapan administrasi berjalan sesuai ketentuan hukum acara, standar operasional prosedur, dan kebijakan Mahkamah Agung. Ketepatan pencatatan register, akurasi penginputan data dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), ketertiban minutasi, hingga pengelolaan arsip perkara merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan peradilan yang berkualitas.

Dalam praktiknya, berbagai persoalan administratif masih sering ditemukan. Keterlambatan registrasi perkara, lambannya proses minutasi putusan, kesalahan penginputan data elektronik, maupun pengelolaan arsip yang belum tertib merupakan contoh nyata yang berpotensi mengganggu efektivitas penanganan perkara. Permasalahan tersebut pada akhirnya tidak hanya berdampak pada kinerja kepaniteraan, tetapi juga dapat mempengaruhi kepastian hukum dan perlindungan hak-hak para pihak.

Karakteristik dan Kompleksitas Administrasi Perkara Pidana Militer

Salah satu pembahasan penting dalam materi ini adalah karakteristik administrasi perkara pidana militer yang memiliki kekhususan dibandingkan lingkungan peradilan lainnya.

Administrasi perkara pidana militer melibatkan berbagai institusi yang saling berkaitan, mulai dari Polisi Militer sebagai penyidik, Oditurat Militer sebagai penuntut umum, hingga Pengadilan Militer sebagai pelaksana fungsi yudisial. Kompleksitas hubungan tersebut menuntut adanya koordinasi yang baik, ketelitian yang tinggi, serta kemampuan komunikasi yang efektif dari aparatur kepaniteraan.

Baca Juga  Republikanisme, Demokrasi, dan Negara Hukum

Dalam diskusi kelas, narasumber memberikan beberapa contoh konkret mengenai ketidaksesuaian administrasi yang kerap ditemukan dalam berkas perkara. Salah satunya adalah perbedaan pasal yang tercantum dalam berkas penyidikan dengan pasal yang dimuat dalam surat dakwaan. Sekilas persoalan tersebut tampak administratif, namun sesungguhnya memiliki implikasi hukum yang sangat serius.

Panitera dituntut memiliki kemampuan untuk mendeteksi ketidaksesuaian tersebut sejak awal. Apabila kekeliruan dibiarkan dan perkara tetap diproses tanpa perbaikan, maka bukan tidak mungkin akan timbul persoalan hukum pada tahap pemeriksaan, bahkan berpotensi mempengaruhi validitas putusan yang dijatuhkan.

Dari perspektif ini terlihat bahwa peran panitera tidak sekadar mencatat dan mengelola dokumen, tetapi juga melakukan pengendalian administratif yang berfungsi sebagai mekanisme pencegahan terhadap berbagai potensi kesalahan dalam proses peradilan.

Kesalahan Pencatatan dan Pengarsipan sebagai Ancaman Akuntabilitas

Pembahasan selanjutnya menyoroti persoalan kesalahan pencatatan dan pengarsipan perkara yang hingga saat ini masih menjadi salah satu sumber permasalahan administratif di berbagai satuan kerja.

Kesalahan dalam pencatatan register perkara dapat menimbulkan ketidakakuratan data, menghambat proses upaya hukum, bahkan berpotensi mengganggu hak-hak para pihak. Demikian pula ketidaksesuaian antara berkas fisik dengan data yang tercantum dalam sistem elektronik dapat menimbulkan keraguan terhadap validitas administrasi perkara.

Narasumber menegaskan bahwa pengarsipan bukan sekadar kegiatan menyimpan dokumen. Arsip perkara merupakan rekam jejak yudisial yang memiliki nilai hukum dan menjadi bagian dari pertanggungjawaban lembaga peradilan.

Dalam praktik pengawasan, tidak jarang ditemukan arsip yang sulit ditelusuri karena sistem klasifikasi yang kurang baik, pelabelan yang tidak seragam, atau penyimpanan yang tidak sesuai standar. Kondisi demikian tidak hanya menghambat pelayanan administrasi, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko kehilangan, kerusakan, bahkan penyalahgunaan dokumen perkara.

Oleh karena itu, pengelolaan arsip harus dilakukan secara sistematis melalui klasifikasi yang jelas, penggunaan daftar kontrol arsip, sinkronisasi dengan data SIPP, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pengamanan dokumen.

Batas Waktu Administrasi Perkara dan Kepastian Hukum

Aspek lain yang mendapat perhatian serius dalam materi ini adalah persoalan batas waktu administrasi perkara.

Dalam praktik peradilan, keterlambatan administratif sering kali dianggap sebagai persoalan teknis. Padahal, keterlambatan tersebut dapat berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan peradilan dan kepastian hukum.

Tahapan yang paling rentan mengalami keterlambatan antara lain registrasi perkara, pemanggilan sidang, minutasi putusan, pengarsipan, dan pengiriman berkas upaya hukum. Setiap keterlambatan pada tahapan tersebut akan menciptakan efek berantai yang mempengaruhi proses penyelesaian perkara secara keseluruhan.

Narasumber mengingatkan bahwa asas peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan hanya dapat diwujudkan apabila administrasi perkara dikelola secara disiplin dan tepat waktu. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap tenggat administrasi bukan semata kewajiban prosedural, melainkan bagian dari tanggung jawab profesional aparatur peradilan.

Baca Juga  Redam Ego, Sengketa Waris di Pengadilan Agama Rembang Berakhir Damai

Pentingnya Koordinasi Antar Aparat Penegak Hukum

Keberhasilan administrasi perkara tidak hanya ditentukan oleh kinerja internal kepaniteraan. Faktor koordinasi dengan majelis hakim, Oditurat Militer, dan lembaga pemasyarakatan militer juga memiliki pengaruh yang sangat besar.

Materi ini menunjukkan bahwa banyak hambatan administrasi terjadi akibat miskomunikasi, tumpang tindih kewenangan, atau tidak adanya mekanisme koordinasi yang efektif antarinstansi.

Dalam konteks tersebut, komunikasi yang baik, SOP yang terintegrasi, serta keterlibatan aktif pimpinan menjadi faktor penting dalam mencegah munculnya persoalan administratif yang berulang.

Administrasi perkara pada hakikatnya merupakan proses kolektif yang melibatkan banyak pihak. Oleh karena itu, keberhasilan administrasi perkara tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan harus dibangun melalui kolaborasi dan kesamaan persepsi antar seluruh unsur yang terlibat dalam proses peradilan.

Root Cause Analysis sebagai Instrumen Perbaikan Berkelanjutan

Salah satu bagian yang menarik dalam pembelajaran ini adalah pengenalan metode Root Cause Analysis (RCA) sebagai instrumen untuk mengidentifikasi akar permasalahan administrasi perkara.

Narasumber menjelaskan bahwa penyelesaian masalah tidak boleh berhenti pada gejala yang tampak di permukaan. Permasalahan harus dianalisis hingga ditemukan penyebab mendasarnya.

Melalui pendekatan seperti 5 Whys dan Fishbone Diagram, peserta diajak untuk memahami bahwa keterlambatan minutasi, ketidakteraturan arsip, maupun kesalahan administrasi lainnya sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, seperti kompetensi sumber daya manusia, kualitas sarana dan prasarana, metode kerja yang belum efektif, serta lemahnya pengawasan.

Pendekatan ini sangat penting karena memungkinkan satuan kerja melakukan perbaikan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan, bukan sekadar menyelesaikan masalah sesaat.

Penutup

Materi “Identifikasi Permasalahan Teknis Administrasi Perkara” memberikan pemahaman yang mendalam bahwa administrasi perkara merupakan bagian integral dari proses penegakan hukum. Kualitas administrasi tidak hanya menentukan tertibnya pengelolaan perkara, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kepastian hukum, perlindungan hak para pihak, dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.

Sebagai fasilitator yang mengikuti keseluruhan proses pembelajaran, penulis melihat bahwa materi ini berhasil membangun kesadaran peserta mengenai pentingnya ketelitian, kedisiplinan, profesionalisme, dan kemampuan analitis dalam menjalankan tugas kepaniteraan. Di tengah tuntutan modernisasi peradilan dan digitalisasi administrasi perkara, panitera tidak lagi cukup hanya memahami prosedur, tetapi harus mampu mengidentifikasi potensi masalah, mencegah terjadinya kesalahan, serta merumuskan solusi yang tepat dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, tertib administrasi perkara bukan sekadar target administratif, melainkan bagian dari upaya menjaga integritas peradilan, mewujudkan pelayanan hukum yang berkualitas, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap peradilan militer sebagai salah satu pelaksana kekuasaan kehakiman di Indonesia.

Ahmad Junaedi
Kontributor
Ahmad Junaedi
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

administrasi berita fondasi kualitas panitera Panitera Pengganti Peradilan Militer perkara permasalahan
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Penerapan SOP Administrasi Perkara dari Pendaftaran hingga Minutasi

23 June 2026 • 21:52 WIB

Penyelesaian Permasalahan Administrasi Perkara Berdasarkan SOP: Memperkuat Akuntabilitas Dan Profesionalitas Kepaniteraan Peradilan Militer

23 June 2026 • 21:33 WIB

Frans: Active listening sebagai kunci keberhasilan mediasi

23 June 2026 • 21:04 WIB
Demo
Top Posts

Peradilan Militer Bukan Ruang Gelap: Menepis Narasi Impunitas dengan Fakta dan Akuntabilitas

9 May 2026 • 18:38 WIB

NJA India, JTC Indonesia, dan Jalan Belajar Seorang Hakim

4 May 2026 • 09:43 WIB

Bagaimana Cara Hakim dan Lembaga Peradilan menghadapi Trial By Media “Sebuah Pembelajaran dari India”

2 May 2026 • 16:11 WIB

5 Hal Menarik dalam Sistem Peradilan India yang Tidak Ditemukan di Indonesia

1 May 2026 • 13:20 WIB
Don't Miss

Penerapan SOP Administrasi Perkara dari Pendaftaran hingga Minutasi

By Kapten CHK Rohim, S.H.23 June 2026 • 21:52 WIB0

Administrasi perkara merupakan salah satu unsur terpenting dalam penyelenggaraan peradilan yang berfungsi sebagai tulang punggung…

Penyelesaian Permasalahan Administrasi Perkara Berdasarkan SOP: Memperkuat Akuntabilitas Dan Profesionalitas Kepaniteraan Peradilan Militer

23 June 2026 • 21:33 WIB

Frans: Active listening sebagai kunci keberhasilan mediasi

23 June 2026 • 21:04 WIB

Menjaga Marwah Peradilan dari Korosi Internal

23 June 2026 • 19:47 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Penerapan SOP Administrasi Perkara dari Pendaftaran hingga Minutasi
  • Penyelesaian Permasalahan Administrasi Perkara Berdasarkan SOP: Memperkuat Akuntabilitas Dan Profesionalitas Kepaniteraan Peradilan Militer
  • Frans: Active listening sebagai kunci keberhasilan mediasi
  • Menjaga Marwah Peradilan dari Korosi Internal
  • Menghukum Tanpa Menghancurkan: Pidana Pelayanan Masyarakat bagi Anak dalam Cahaya KUHP Nasional

Recent Comments

  1. toradol short term risks on Fenomena The Blue Wall of Silence dan Upaya Membangun the Wall of Integrity: Belajar dari Kasus di Mahkamah Agung dan Kementerian Keuangan
  2. toradol analgesic duration on Perkuat Tata Kelola Perencanaan, Badan Strajak Diklat Kumdil Lantik Pejabat Fungsional Perencana Ahli Pertama
  3. toradol for acute pain on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  4. toradol migraine key facts on Mempererat Integritas dan Spiritualitas: Rangkaian Giat Ramadan 1447 H di Pengadilan Negeri Kotabaru
  5. terbinafine nail infection treatment on Debu di Atas Map Hijau
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Kapten CHK Rohim, S.H.
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.