Malang, Suara BSDK — Tim Putra Peradilan Tata Usaha Negara kembali mencatatkan sejarah baru dalam Turnamen Tenis Beregu Putra memperebutkan Piala Ketua Mahkamah Agung Tahun 2026 di Malang. Pada laga semifinal yang berlangsung sore ini, Tim Putra Peratun berhasil menundukkan Pengadilan Tinggi Agama Pontianak dengan skor ketat 3-2.
Kemenangan ini diraih melalui pertandingan yang berlangsung sengit, penuh tekanan, dan menegangkan hingga partai penentuan. Dalam laga terakhir, pasangan campuran Peratun, Ichwan dan Herry Indrawan Pattiradja, tampil gemilang dan berhasil mengalahkan pasangan campuran PTA Pontianak dengan skor telak 8-1.
Hasil tersebut memastikan langkah Tim Putra Peratun menuju partai final. Capaian ini menjadi sejarah baru bagi keluarga besar Peradilan Tata Usaha Negara, setelah sebelumnya keberhasilan menembus semifinal saja telah menjadi pencapaian penting dalam perjalanan tim Peratun pada turnamen beregu putra tersebut.

Pertandingan semifinal sore tadi disaksikan langsung oleh Ketua Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. Yulius. Sejak awal turnamen, Prof. Yulius memberikan dorongan, perhatian, dan dukungan penuh kepada Tim Putra Peratun.
Merespons keberhasilan tersebut, Prof. Yulius menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pemain dan official Tim Putra Peratun. Menurutnya, keberhasilan menembus final merupakan buah dari kerja keras, latihan berkelanjutan, serta evaluasi atas berbagai kekurangan pada turnamen-turnamen sebelumnya.
“Ini menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi seluruh warga Peratun di Indonesia. Tim ini terus berlatih, terus mengevaluasi diri, dan hari ini berhasil menembus final. Siapa pun lawan yang akan dihadapi nanti, Tim Peratun siap berjuang,” ujar Prof. Julius.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemain dan official yang telah menunjukkan semangat juang luar biasa. Prof. Yulius berharap pada laga final nanti, Tim Putra Peratun tetap tampil maksimal, solid, dan penuh daya juang untuk meraih gelar juara.

Sementara itu, Wenceslaus selaku official Tim Putra Peratun tidak dapat menutupi kegembiraannya atas hasil bersejarah tersebut. Sepanjang pertandingan, Wenceslaus yang juga Wakil Ketua PT TUN Surabaya menjadi salah satu sosok yang aktif memberikan dukungan langsung dari pinggir lapangan kepada para pemain Tim Putra Peratun.
“Luar biasa. Ini sejarah bagi Tim Putra Peratun. Mudah-mudahan di final sore ini kita bisa kembali tampil maksimal dan berhasil menjadi juara,” ungkap Wenceslaus.
Dengan kemenangan dramatis atas PTA Pontianak, Tim Putra Peratun kini menatap laga final dengan optimisme tinggi. Dukungan dari seluruh warga Peratun menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk menuntaskan perjuangan dan membawa pulang gelar juara Piala Ketua Mahkamah Agung Tahun 2026
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


