Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketua Kamar Pidana MA: Apresiasi Kinerja Tim Penyusun Template Produk Pidana

19 June 2026 • 23:02 WIB

PTA Kepri Gelar Pertemuan Kedua Bimtek Pembangunan Pengadilan Berpredikat Informatif Tahun 2026

19 June 2026 • 17:41 WIB

Bangun Budaya Belajar Sepanjang Hayat, Aparatur Pengadilan Gresik Ikuti Grissee Court Class 2026

19 June 2026 • 16:08 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Patroli, Peradilan, dan Dilema Badik: Menakar Keadilan Rawls di Wakatobi
Artikel

Patroli, Peradilan, dan Dilema Badik: Menakar Keadilan Rawls di Wakatobi

Rahmad Ramadhan HasibuanRahmad Ramadhan Hasibuan5 May 2026 • 09:48 WIB6 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Dinamika keamanan di ruang publik Kabupaten Wakatobi belakangan ini berkembang sangat cepat, bahkan sering kali melampaui prediksi otoritas keamanan setempat. Peredaran dan penguasaan senjata tajam tanpa izin, khususnya jenis badik, telah menjadi ancaman nyata terhadap rasa aman masyarakat dan wibawa hukum di daerah tersebut. Kehadiran senjata di tengah kerumunan massa bukan sekadar masalah administratif, melainkan potensi eskalasi kekerasan yang dapat merusak tatanan sosial dan mengancam martabat manusia. Dalam konteks penegakan hukum, keadilan merupakan prinsip fundamental yang tidak boleh hanya berhenti pada prosedur formal, tetapi harus menyentuh esensi keadilan substantif demi kehidupan berbangsa yang harmonis.

Landasan Teoritis: Keadilan sebagai Fairness

Seorang filsuf politik terkemuka, John Rawls, dalam bukunya yang telah diterjemahkan menjadi A Theory of Justice: Teori Keadilan, Dasar-dasar Filsafat Politik untuk Mewujudkan Kesejahteraan Sosial dalam Negara (Pustaka Pelajar, 2019), menawarkan sebuah pendekatan teoritis yang sangat relevan untuk membedah dinamika ini. Rawls menekankan dua prinsip utama keadilan. Pertama, setiap orang memiliki hak yang sama atas kebebasan dasar yang paling luas, yang sesuai dengan kebebasan serupa bagi orang lain. Kedua, ketimpangan sosial dan ekonomi harus diatur sedemikian rupa agar memberikan keuntungan terbesar bagi mereka yang paling kurang beruntung (difference principle).

Konsep Rawls mengenai veil of ignorance atau “tirai ketidaktahuan” mengajarkan bahwa aturan yang adil dirancang ketika individu tidak mengetahui status sosial, kemampuan, maupun keberuntungannya dalam masyarakat. Dengan cara ini, keadilan dirumuskan sebagai fairness—sebuah keadilan yang benar-benar adil bagi semua pihak tanpa keberpihakan pada kepentingan kelompok tertentu semata. Di Indonesia, prinsip ini sangat dibutuhkan untuk memastikan bahwa sistem hukum melindungi seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok yang paling rentan, dari ancaman kekerasan fisik dan menjamin rasa aman sebagai hak asasi yang paling mendasar.

Refleksi Kasus: Realitas di Lapangan Wakatobi

Momen malam pergantian tahun sering kali menjadi titik rawan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Sebagai contoh konkret, perkara pidana yang baru saja diputus oleh Pengadilan Negeri Wangi Wangi dengan nomor 7/Pid.B/2026/PN Wgw mengungkap urgensi penertiban senjata tajam di ruang publik. Terdakwa dalam perkara ini, berinisial AA, diamankan petugas saat sedang dilaksanakan giat Patroli Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin Anoa” 2025 pada dini hari, Kamis, 1 Januari 2026, di Alun-Alun Lapangan Merdeka, Kelurahan Pongo.

Peristiwa ini memperlihatkan perilaku yang sangat meresahkan: AA kedapatan membawa badik dalam kondisi mabuk akibat konsumsi minuman beralkohol tradisional jenis arak. Selain itu, ia melakukan pelanggaran hukum yang kasat mata seperti berboncengan tiga tanpa helm serta menggunakan knalpot bogar pada sepeda motornya. Fakta persidangan juga mengungkap bahwa AA merupakan seorang residivis yang pernah dipidana dalam kasus penganiayaan pada tahun 2023. Hal ini mempertegas urgensi pengawasan ketat dan penegakan hukum yang konsisten agar individu dengan riwayat kriminal tidak kembali mengulangi perbuatan yang mengancam nyawa orang lain.

Baca Juga  Pancasila sebagai Rechtsidee: Menagih Mandat Historis di Hari Lahir Pancasila

Kerawanan Keamanan pada “Acara Joget” Budaya

Salah satu tantangan unik di Wakatobi adalah fenomena membawa senjata tajam yang kerap ditemukan dalam perhelatan acara budaya atau dikenal sebagai “acara joget”. Acara ini merupakan tradisi yang melekat pada berbagai perayaan masyarakat lokal. Namun, kehadiran senjata tajam dengan dalih “jaga diri” di tengah kerumunan massa, yang sering kali dibarengi dengan konsumsi minuman keras, justru mengubah suasana suka cita menjadi titik rawan konflik yang mematikan.

Situasi ini menjadi perhatian serius bagi penegak hukum. Dalam kerangka berpikir Rawls, kebebasan individu untuk berpartisipasi dalam budaya tidak boleh melanggar hak orang lain atas keselamatan fisik. Keberadaan badik ilegal dalam acara joget menciptakan ketidakpastian keamanan bagi warga yang ingin merayakan tradisi dengan damai. Secara yuridis, tindakan penguasaan senjata tajam tanpa izin di acara publik ini bersinggungan langsung dengan Pasal 307 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP Baru).

Peran Lembaga Peradilan dan Pesan Ketegasan

Lembaga peradilan, melalui pertimbangan hukumnya dalam perkara ini, memberikan pesan tegas bahwa alasan adat atau kebiasaan tidak dapat membenarkan penguasaan senjata tajam ilegal di tempat umum. Pengadilan berpendapat bahwa badik yang dibawa saat beraktivitas sosial bukanlah bagian dari pengecualian hukum yang diatur dalam Pasal 307 Ayat (2) UU No. 1 Tahun 2023, yang mengecualikan alat untuk pertanian, pekerjaan sah, atau benda pusaka.

Majelis Hakim akhirnya menjatuhkan pidana penjara selama 10 bulan. Putusan ini bukan sekadar bentuk pembalasan, melainkan upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat luas dan memberikan efek jera (deterrent effect) sesuai dengan semangat pembinaan dalam sistem peradilan pidana. Hal ini sejalan dengan pandangan Rawls bahwa penegakan hukum harus mampu menjamin hak setiap warga negara atas rasa aman secara luas tanpa diskriminasi. Sanksi ini juga mempertimbangkan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Hukum Acara Pidana untuk menjamin proses yang adil bagi terdakwa.

Meskipun secara normatif perangkat hukum seperti KUHP Baru telah tersedia, praktiknya masih menghadapi tantangan besar terkait optimalisasi kinerja di lapangan. Seringkali terdapat keterbatasan sumber daya manusia maupun prasarana teknis, serta perlunya penguatan pemahaman hukum yang mendalam bagi pelaksana tugas di lapangan. Hal-hal tersebut merupakan tantangan nyata yang perlu disikapi dengan bijak tanpa mengurangi integritas institusi. Oleh karena itu, sinergi penegakan hukum di Wakatobi harus mampu membangun legitimasi melalui kolaborasi strategis antar instansi:

  1. Kepolisian: berperan dalam fungsi deteksi dini melalui patroli rutin dan penggeledahan badan secara terukur, khususnya pada lokasi acara keramaian dan acara joget warga. Penindakan terhadap pelanggaran kasat mata harus dilihat sebagai langkah preventif untuk mencegah tindak pidana yang lebih berat.
  2. Penuntut Umum: bertanggung jawab menyajikan fakta-fakta yang memperkuat adanya keresahan masyarakat akibat penguasaan senjata tajam oleh individu dengan riwayat kriminal atau di bawah pengaruh alkohol.
  3. Pengadilan: harus menjatuhkan putusan yang melampaui sekadar kepastian prosedural, dengan mempertimbangkan aspek perlindungan masyarakat dan keadilan bagi semua pihak agar hukum benar-benar dirasakan sebagai pelindung sosial.
  4. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas): berperan sebagai subsistem akhir dalam sistem peradilan pidana yang berfungsi melakukan pembinaan, rehabilitasi, dan resosialisasi narapidana agar siap kembali ke masyarakat sebagai warga negara yang baik, patuh hukum, dan produktif.
Baca Juga  PN Gresik Buka Era Keadilan Restoratif, Putusan Plea Bargain Pertama Resmi Dijatuhkan

Kesimpulan

Teori keadilan John Rawls memberikan kerangka pemikiran yang kuat untuk mereformasi penegakan hukum di Indonesia. Dalam masyarakat Wakatobi yang plural, penerapan prinsip keadilan sebagai fairness bukan sekadar kebutuhan ideal teoritis, melainkan kebutuhan moral dan konstitusional.

Hanya dengan sinergi yang kuat antara patroli kepolisian yang jeli dan peradilan yang tegas, rasa aman dalam setiap momen budaya termasuk acara joget dan hari besar di Wakatobi dapat terjaga. Ketertiban hukum adalah fondasi utama agar keindahan tradisi lokal dapat terus dinikmati oleh seluruh warga tanpa rasa takut. Sebagaimana pesan Rawls, hukum tidak boleh menjadi alat kekuasaan semata, melainkan pelindung bagi keadilan sosial dan martabat setiap manusia.

Daftar Referensi:

  1. John Rawls, A Theory of Justice: Teori Keadilan, Dasar-dasar Filsafat Politik untuk Mewujudkan Kesejahteraan Sosial dalam Negara. Terjemahan, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2019.
  2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
  3. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.
  4. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Hukum Acara Pidana.
  5. Putusan Pengadilan Negeri Wangi Wangi Nomor 7/Pid.B/2026/PN Wgw.
Rahmad Ramadhan Hasibuan
Kontributor
Rahmad Ramadhan Hasibuan
Hakim Pengadilan Negeri Wangi Wangi

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

hukum pidana KUHP Baru Penegakan Hukum Wakatobi
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Ketua Kamar Pidana MA: Apresiasi Kinerja Tim Penyusun Template Produk Pidana

19 June 2026 • 23:02 WIB

Bulan Bung Karno dan Tantangan Menjadi Hakim Marhaenis

19 June 2026 • 14:53 WIB

Closing Meeting Focus Group Discussion Tim Pokja Penyesuaian Template Penetapan, Berita Acara, Putusan & Alur Proses Perkara Pidana

18 June 2026 • 20:17 WIB
Demo
Top Posts

Peradilan Militer Bukan Ruang Gelap: Menepis Narasi Impunitas dengan Fakta dan Akuntabilitas

9 May 2026 • 18:38 WIB

NJA India, JTC Indonesia, dan Jalan Belajar Seorang Hakim

4 May 2026 • 09:43 WIB

Bagaimana Cara Hakim dan Lembaga Peradilan menghadapi Trial By Media “Sebuah Pembelajaran dari India”

2 May 2026 • 16:11 WIB

5 Hal Menarik dalam Sistem Peradilan India yang Tidak Ditemukan di Indonesia

1 May 2026 • 13:20 WIB
Don't Miss

Ketua Kamar Pidana MA: Apresiasi Kinerja Tim Penyusun Template Produk Pidana

By Adji Prakoso19 June 2026 • 23:02 WIB0

Jakarta – Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung RI, Dr. Prim Haryadi, S.H., M.H. menyampaikan ucapan…

PTA Kepri Gelar Pertemuan Kedua Bimtek Pembangunan Pengadilan Berpredikat Informatif Tahun 2026

19 June 2026 • 17:41 WIB

Bangun Budaya Belajar Sepanjang Hayat, Aparatur Pengadilan Gresik Ikuti Grissee Court Class 2026

19 June 2026 • 16:08 WIB

Bulan Bung Karno dan Tantangan Menjadi Hakim Marhaenis

19 June 2026 • 14:53 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Ketua Kamar Pidana MA: Apresiasi Kinerja Tim Penyusun Template Produk Pidana
  • PTA Kepri Gelar Pertemuan Kedua Bimtek Pembangunan Pengadilan Berpredikat Informatif Tahun 2026
  • Bangun Budaya Belajar Sepanjang Hayat, Aparatur Pengadilan Gresik Ikuti Grissee Court Class 2026
  • Bulan Bung Karno dan Tantangan Menjadi Hakim Marhaenis
  • Penganugerahan Lomba Layanan Pengadilan Tahun 2026: Membangun Budaya Kinerja dan Pelayanan Prima di Lingkungan Peradilan Militer dan Tata Usaha Negara

Recent Comments

  1. terbinafine dosage for fungal infections on Debu di Atas Map Hijau
  2. ketoconazole cream product overview on Konsekuensi Hukum Penetapan Pengembalian Berkas oleh KPN dalam Proses MKR di Tingkat Penyidikan dan Penuntutan
  3. terbinafine medical reference on Mempererat Integritas dan Spiritualitas: Rangkaian Giat Ramadan 1447 H di Pengadilan Negeri Kotabaru
  4. ketoconazole medical summary on Kerahasiaan Perkara Perceraian: Mengkaji Ulang Anonimisasi Putusan
  5. KIAT MEMBANGUN DAN MENGUATKAN INTEGRITAS DI DUNIA PERADILAN – Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta on Kiat Membangun Dan Menguatkan Integritas Di Dunia Peradilan
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.