Salah satu materi diklat penguatan integritas dan anti korupsi para ketua empat lingkungan peradilan di bawah Mahkamah Agung adalah “True Story” (kisah nyata atau pengalaman nyata dari seseorang).
Narasumber dari materi ‘true story” tersebut adalah Dr. Patrialis Akbar, S.H., M.H., mantan Hakim MK 2013-2017, mantan Menkumham 2009-2011, mantan Anggota DPR/MPR dua priode 1999-2004 dan 2004-2009, dan mantan narapidana korupsi 8 tahun penjara.
Ia hadir di Auditorium BSDK Mahkamah Agung Megamendung pada hari Rabu tanggal 12 Agustus 2026. Di hadapan 40 peserta yang terdiri dari ketua pengadilan negeri, ketua pengadilan agama, ketua pengadilan tata usaha negara dan ketua pengadilan militer, Patrialis menyampaikan batapa malu dan terhinanya kita kalua sudah ditangkap KPK karena korupsi.
Patrialis mengatakan “Saya adalah mantan anggota DPR/MPR dua priode, mantan Menteri Hukum dan HAM, dan sedang menjabat Hakim Mahkamah Konstitusi, dan saya ikut membidani lahirnya KPK serta ikut menjadi panitia seleksi komisioner KPK, karena itu saya sebenarnya punya banyak teman, akan tetapi, ketika saya ditangkap KPK, semua jabatan dan semua teman itu tidak menolong melepaskan saya dari jeratan KPK”.
Setelah menceritakan betapa malunya ditangkap KPK di Grand Mall Indonesia, betapa menderitanya ditempatkan di ruang tahanan yang sangat dingin pada malam hari, dan betapa terhinanya ketika KPK menyampaikan semua hal-hal yang sangat memalukan pada saat konferensi pers, Patrialis menyampaikan “janganlah coba-coba untuk melakukan korupsi, tidak hanya sekedar itu, jangan biarkan sedikitpun pintu terbuka yang dapat dimanfaatkan oleh orang-orang dekat kita untuk melakukan korpsi”.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp:
SUARABSDKMARI

