Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Seberapa Cerdaskah Anda?

23 April 2026 • 15:19 WIB

Hakim Militer di Persimpangan: Menegakkan Keadilan dalam Paradigma KUHAP Baru

23 April 2026 • 11:44 WIB

Dari Penyambutan KBRI hingga Pelatihan NJA: Langkah Strategis Penguatan Peradilan Indonesia

23 April 2026 • 11:28 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Ultra Positivism to Transcendental Justice: A Socio-Legal Reconstruction of Judicial Conviction in Modern and Islamic Criminal Law
Artikel

Ultra Positivism to Transcendental Justice: A Socio-Legal Reconstruction of Judicial Conviction in Modern and Islamic Criminal Law

AmanAman9 March 2026 • 08:20 WIB5 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Abstract

The enactment of Law No. 20 of 2025 concerning the New Criminal Procedure Code (KUHAP) marks a paradigm shift in the Indonesian evidentiary system, particularly through the recognition of “judicial observation” as a valid legal proof. This study aims to reconstruct the concept of judicial conviction by synthesizing modern legal rationality with Islamic legal epistemology. Using a socio-legal approach, the author argues that judicial conviction must evolve from mere subjective intuition into a “Methodological Objectivity.” By integrating the concept of At-Turuq al-Hukmiyyah from Ibn Qayyim al-Jauziyyah and the framework of Progressive Law, this paper proposes a Layered Conviction Model. This model filters empirical facts through logical reasoning and transcendental-ethical integrity. The result suggests that a judge’s conviction, as a synergy between legal formality and spiritual intelligence, is the ultimate guardian in achieving substantive justice beyond mere legal proof.

Keywords: Judicial Conviction, UU No. 20 Tahun 2025, Islamic Jurisprudence, Substantive Justice, Layered Conviction Model.

Pendahuluan

Legitimasi putusan dalam sistem peradilan pidana merupakan hasil dari konstruksi kebenaran melalui diskursus pembuktian (adversarial system). Transformasi hukum nasional melalui UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP) dan UU No. 20 Tahun 2025 (KUHAP) menandai pergeseran paradigma dari formalistic-legalism menuju pencarian materiele waarheid (kebenaran materiil).

Salah satu manifestasi progresivitas ini termaktub dalam Pasal 235 ayat (1) huruf g UU No. 20 Tahun 2025, yang menempatkan Pengamatan Hakim sebagai instrumen pembuktian mandiri. Secara doktriner, hal ini merupakan antitesis terhadap praktik passieve rechter (hakim pasif). Ketajaman observasi hakim menjadi determinan utama dalam mengaktivasi frasa sah dan meyakinkan. Tanpa dialektika antara bukti empiris dan intuisi intelektual, putusan hanyalah sekadar procedural justice yang hampa. Artikel ini bertujuan merekonstruksi keyakinan hakim dengan mensinergikan rasionalitas hukum modern dan nilai transendental dalam peradilan Islam.

Epistemologi Keyakinan: Dialektika Metodologis di Era Digital

Hadirnya UU No. 20 Tahun 2025 menuntut dekonstruksi terhadap pemaknaan keyakinan hakim agar tidak terjebak dalam subjektivitas yang arbitrer. Keyakinan harus dipandang sebagai sebuah Objektivitas Metodologis. Di era disrupsi, electronic evidence (bukti elektronik) berfungsi sebagai jembatan logika untuk menyatukan fragmen fakta yang terfragmentasi.

Baca Juga  Antinomi dalam KUHAP dan Beberapa Pesan Penting Wamenkum dalam Webinar KUHAP 2025

Sebagaimana tesis Barda Nawawi Arief, hukum tanpa orientasi nilai akan kehilangan soul of law-nya. Dalam perkara extraordinary seperti kekerasan seksual yang sering kali mengalami vulnerabilitas bukti saksi, hakim dituntut melakukan judicial reasoning yang melampaui teks. Hal ini sejalan dengan konsep Ibnu Qayyim al-Jauziyyah melalui At-Turuq al-Hukmiyyah, di mana Qarinah (indikasi/petunjuk) memiliki validitas epistemologis yang setara dengan bukti formal jika mampu melahirkan keyakinan yang haqqul yaqin.

Demeanor Evidence: Melampaui Formalisme Hukum

Transformasi pembuktian pasca UU No. 20 Tahun 2025 tentang KUHAP Baru menekankan pentingnya demeanor evidence yakni pengamatan mendalam terhadap perilaku, gestur, dan konsistensi psikologis para pihak di persidangan. Keyakinan hakim bukan lagi intuisi liar, melainkan sebuah proses analisis terhadap persinggungan bukti digital, fakta saintifik (forensic science), dan pengamatan empiris.

Mengacu pada pemikiran Satjipto Rahardjo, hukum adalah institusi yang harus mengabdi pada kemanusiaan. Jika hakim terjebak dalam penjara prosedural (procedural trap), maka keadilan substantif akan teralienasi. Dalam perspektif Islam, keadilan tidak boleh terhambat oleh rigiditas formalitas saksi jika indikasi kebenaran telah benderang. Hakim berperan sebagai analis fakta yang presisi, bukan sekadar la bouche de la loi (mulut undang-undang).

Rasionalitas Transendental: Pertanggungjawaban Eskatologis

Dalam diskursus hukum Islam, qana‘ah al-qaḍi (keyakinan hakim) menempati posisi sentral sebagai filter integritas. Terdapat perbedaan fundamental antara peradilan modern dan Islam. Islam berangkat dari integritas subjek (Hakim) untuk memvalidasi objektivitas bukti. Instrumen firasah inteligensi spiritual yang berbasis pada ketajaman analisis intelektual menjadi kompas utama.

Secara eskatologis, kegagalan menangkap keadilan materiil (meski prosedur formal terpenuhi) dipandang sebagai kegagalan moral yang berimplikasi pada pertanggungjawaban di hadapan Khaliq. Keyakinan hakim adalah sebuah double accountability: secara empiris kepada fakta sidang dan secara metafisika kepada Sang Pencipta.

Baca Juga  Pengakuan Bersalah dalam Pasal 234 KUHAP Terhadap Surat Dakwaan yang Berbentuk Alternatif

Model Keyakinan Berlapis: Sintesis Epistemologi dan Etika

Sebagai langkah rekonstruksi, diperlukan aplikasi Model Keyakinan Berlapis (Layered Conviction Model):

  1. Dimensi Empiris: Kepatuhan terhadap minimum proof (dua alat bukti sah) sebagai fondasi logis.
  2. Rasionalitas Hukum: Filtrasi data melalui nalar hukum yang bebas dari logical fallacy.
  3. Filter Etik-Spiritual: Penggunaan nurani sebagai transcendental intelligence untuk menjamin bahwa putusan tidak mencederai martabat kemanusiaan (human dignity).

Sintesis ini menawarkan jalan tengah hukum tetap tegak dalam koridor due process of law, namun tetap bernafas dengan nilai-nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Penutup

Penulis berargumen dalam artikel ini bahwa pencapaian beyond legal proof bukanlah bentuk pengabaian terhadap hukum acara, melainkan upaya memfungsikan integritas hakim sebagai instrumen hukum yang hidup (living law). UU No. 20 Tahun 2025 telah menyediakan ruang bagi Pengamatan Hakim, namun tanpa kedalaman etik Islam, instrumen ini rentan terjebak dalam subjektivitas. Penulis menawarkan sintesis di mana rasionalitas modern dan kecerdasan transendental bertemu; sebuah model keyakinan berlapis yang memposisikan nurani sebagai filter pamungkas. Walhasil, integrasi ini menjadi kunci transformasi peradilan: memastikan setiap ketukan palu tidak hanya benar secara administratif, tetapi juga memiliki kewibawaan spiritual dan menyentuh akar kebenaran yang hakiki.

Daftar Pustaka

  1. Al-Jauziyyah, I. Q. (2019). At-Turuq al-Hukmiyyah: Hukum Acara dan Sistem Peradilan Islam (Terjemahan). Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.
  2. Arief, B. N. (2018). Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Hukum Pidana dalam Penanggulangan Kejahatan. Jakarta: Kencana.
  3. Rahardjo, S. (2009). Hukum Progresif: Sebuah Sintesa Hukum Indonesia. Yogyakarta: Genta Publishing.
  4. Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Jakarta: Sekretariat Negara.
  5. Republik Indonesia. (2025). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP Baru). Jakarta: Sekretariat Negara.
Aman
Kontributor
Aman
Wakil Ketua Pengadilan Agama Baturaja

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

KUHAP kuhp pengamatan hakim
Leave A Reply

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Kepailitan Dan Pkpu Sebagai Instrumen Perlindungan Hak Kreditor Dan Debitor Dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah

23 April 2026 • 08:00 WIB

Analisis Jaminan Nasabah oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam Perspektif Maqashid Syariah

22 April 2026 • 18:56 WIB

Integritas sebagai Tindakan Pembebasan

22 April 2026 • 16:39 WIB
Demo
Top Posts

Dari Penyambutan KBRI hingga Pelatihan NJA: Langkah Strategis Penguatan Peradilan Indonesia

23 April 2026 • 11:28 WIB

Etika Bermedia Sosial bagi Hakim: Antara Ekspresi Diri dan Marwah Peradilan

13 March 2026 • 20:03 WIB

Hijrah Konstitusi, dari Serambi ke Serambi: Catatan Kritis Beban Kemanusiaan Peradilan

5 March 2026 • 18:28 WIB

Sembilan Sekawan dalam Pencarian Batu Bertuah

27 February 2026 • 15:17 WIB
Don't Miss

Seberapa Cerdaskah Anda?

By Yudhi Reksa Perdana23 April 2026 • 15:19 WIB0

CERDAS: Pintarkah? Pahamkah? Mengertikah? Bisakah? Atau cuma Sok Tahu? CERDAS itu apasih?? Cerdas itu bukan…

Hakim Militer di Persimpangan: Menegakkan Keadilan dalam Paradigma KUHAP Baru

23 April 2026 • 11:44 WIB

Dari Penyambutan KBRI hingga Pelatihan NJA: Langkah Strategis Penguatan Peradilan Indonesia

23 April 2026 • 11:28 WIB

Pusdiklat Teknis Peradilan Matangkan Finalisasi Kurikulum Sertifikasi Lingkungan Hidup 2026 Melalui Diskusi Kelompok

23 April 2026 • 11:19 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Seberapa Cerdaskah Anda?
  • Hakim Militer di Persimpangan: Menegakkan Keadilan dalam Paradigma KUHAP Baru
  • Dari Penyambutan KBRI hingga Pelatihan NJA: Langkah Strategis Penguatan Peradilan Indonesia
  • Pusdiklat Teknis Peradilan Matangkan Finalisasi Kurikulum Sertifikasi Lingkungan Hidup 2026 Melalui Diskusi Kelompok
  • Kick Off Kegiatan Penyusunan Roadmap Tata Kelola IT Mahkamah Agung RI telah Dimulai

Recent Comments

  1. sildenafil daily dosage on Mempererat Integritas dan Spiritualitas: Rangkaian Giat Ramadan 1447 H di Pengadilan Negeri Kotabaru
  2. viagra pill meaning on Menapak Batas di Suprau: Descente PTUN Jayapura di Pesisir Kota Sorong
  3. cialis dosage recommendations on “Dari Ruang Diklat Menuju Putusan Berkualitas: Transformasi Hakim Militer dan TUN di Era KUHAP Nasional”
  4. orlistat constant diarrhea on Rekonstruksi Tanggung Jawab Perdata Melalui PERMA 4/2025: Gugatan OJK Terhadap Pihak Non – Pelaku Jasa Keuangan (PUJK) Beriktikad Tidak Baik
  5. voriconazole fda on Fenomena The Blue Wall of Silence dan Upaya Membangun the Wall of Integrity: Belajar dari Kasus di Mahkamah Agung dan Kementerian Keuangan
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Dr. Saut Erwin Hartono A. Munthe, S.H., M.H.
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami, S.H.I., M.H.I.
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Assc. Prof. Dr. Mardi Candra, S.Ag., M.Ag., M.H., CPM., CPArb.
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Zulfahmi, S.H., M.Hum.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.