Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketua PTA Kepri Buka Pendampingan Monev KIP Tahun 2026

2 September 2026 • 18:09 WIB

Lantik 8 Ketua Pengadilan Tinggi Agama, KMA Ingatkan 3 Hal Kepemimpinan

2 September 2026 • 18:02 WIB

Syamsul Arief, dari Aktivis, Wartawan, Pelari Ultra  Hingga Hakim Agung di Usia 50 Tahun

2 September 2026 • 16:05 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Syamsul Arief, dari Aktivis, Wartawan, Pelari Ultra  Hingga Hakim Agung di Usia 50 Tahun

Syamsul Arief, dari Aktivis, Wartawan, Pelari Ultra  Hingga Hakim Agung di Usia 50 Tahun

Khoiruddin HasibuanKhoiruddin Hasibuan2 September 2026 • 16:05 WIB7 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Jakarta, 02 September 2026

Perjalanan panjang Dr. H. Syamsul Arief, S.H., M.H., akhirnya mencapai salah satu puncak tertinggi dalam karier seorang hakim. Rabu pagi, tanggal 2 September 2026, ia memasuki babak baru pengabdiannya sebagai Hakim Agung Republik Indonesia Kamar Pidana, setelah resmi diambil sumpahnya dan dilantik, bersamaan dengan Hakim Agung dan Hakmi Ad Hoc lainnya, oleh Ketua Mahkamah Agung Repupblik Indonesia, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., di ruang Kusumah Atmadja, lantai 14, gedung Mahkamah Agung, Jakarta.

Pelantikan pagi ini tentunya menjadi hal istimewa, bukan semata karena jabatan yang kini disandangnya, namun karena pada saat ini, Syamsul Arief baru menginjak usia 50 tahun. Ia lahir di Bandar Lampung pada 24 Februari 1976. Di usia ketika sebagian hakim masih meniti jenjang kepemimpinan pengadilan tingkat pertama atau banding, Syamsul sudah mencapai mencapai salah satu puncak tertinggi dalam karier seorang hakim di Mahkamah Agung.

Sehari sebelum pelantikannya, suasana perpisahan bahkan sudah terasa di Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan (BSDK) MA. Pada 1 September 2026, Syamsul masih berdiri sebagai Kepala BSDK, melantik 15 pejabat fungsional sekaligus menitipkan pesan, agar keberhasilan tidak membuat seseorang melupakan Sejarah, dan orang-orang yang pernah berjalan bersamanya.

Anak Lampung yang Tumbuh dari Dunia Aktivisme

Syamsul merupakan putra Bandar Lampung. Pendidikan hukumnya ditempuh di Fakultas Hukum Universitas Lampung. Ia meraih gelar Sarjana Hukum pada tahun 1998 dan Magister Ilmu Hukum dari universitas yang sama pada tahun 2003. Dalam perjalanan akademiknya, ia kemudian meraih gelar doktor dari Universitas Islam Nusantara pada tahun 2021.

Tetapi Syamsul muda, bukan mahasiswa yang hanya berkutat dengan buku kuliah.

Semasa mahasiswa, ia aktif dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dunia pers mahasiswa, serta kegiatan bantuan hukum. Ia pernah terlibat di LBH Bandar Lampung pada 1998. Bahkan sebelum benar-benar menekuni profesi hakim, Syamsul sempat mencicipi dunia jurnalistik sebagai wartawan di Jakarta.

Latar belakang itu, kemudian memberikan warna tersendiri pada cara pandangnya sebagai hakim.

Ia terbiasa membaca hukum tidak semata sebagai rangkaian pasal, tetapi sebagai instrumen yang bersinggungan langsung dengan persoalan sosial, ketimpangan, kemanusiaan, dan rasa keadilan masyarakat.

Syamsul pernah mengaku gemar membaca spektrum pemikiran yang luas, mulai dari Tan Malaka, Karl Marx, Émile Durkheim, Nurcholish Madjid, hingga karya sastra Pramoedya Ananta Toer dan Y.B. Mangunwijaya.

Memulai dari Pengadilan Daerah

Kariernya di lingkungan Mahkamah Agung dimulai pada 1999. Ia kemudian mengawali perjalanan sebagai hakim di Pengadilan Negeri Argamakmur, pada Oktober 2002. Dari situlah perjalanan lebih dari dua dekade itu dimulai.

Seperti banyak hakim karier lainnya, Syamsul menjalani perpindahan dari satu pengadilan ke pengadilan lain.

Karier kepemimpinannya kemudian semakin terlihat ketika dipercaya menjadi Ketua PN Gunung Sugih pada 2018-2020. Setelah itu ia memimpin PN Depok, kemudian kembali ke tanah kelahirannya, sebagai Wakil Ketua PN Tanjungkarang pada 2021.

Baca Juga  Datangkan Wakil Ketua KPK RI, PTA Bandung Adakan Sosialisasi Penguatan Integritas

Tak lama kemudian, kariernya kembali bergerak cepat. Hasil Tim Promosi dan Mutasi Mahkamah Agung pada Februari 2022, menempatkannya sebagai Ketua PN Tanjungkarang. Pada titik inilah Syamsul mulai memperlihatkan perjalanan karier yang tidak biasa.

Tanggal 7 Desember 2022, ia meninggalkan jalur kepemimpinan pengadilan untuk dipercaya menjadi Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Peradilan Mahkamah Agung. Tiga tahun kemudian, tepatnya 30 Juli 2025, ia kembali memperoleh kepercayaan besar sebagai Kepala BSDK Mahkamah Agung, jabatan pimpinan tinggi madya atau eselon I. Saat itu usianya baru 49 tahun.

Tak mengherankan bila dalam wawancara terbuka calon hakim agung 2026, Anggota Komisi Yudisial, Setyawan Hartono yang pernah menjadi seniornya, menyebut Syamsul sebagai salah satu “sprinter” di Mahkamah Agung. Kariernya memang berlari cepat.

Hakim yang Berani Melakukan Penemuan Hukum

Jauh sebelum menduduki jabatan struktural tinggi, nama Syamsul pernah mendapat perhatian publik karena putusannya.

Ketika menjadi hakim, ia pernah menangani perkara pidana, yang kemudian dikenal publik sebagai perkara “polisi playboy”. Dalam perkara tersebut, Syamsul dan majelis melakukan interpretasi terhadap unsur kekerasan dalam tindak pidana perkosaan, dengan melihat bahwa kekerasan tidak selalu harus dipahami semata-mata dalam dimensi fisik, tapi juga bujuk rayu dan janji-janji gombal.

Pada tahun 2015, putusan dalam perkara tersebut mendapat apresiasi dari Komnas Perempuan, dengan meminta putusan itu menjadi yurisprudensi untuk kasus-kasus serupa.

Perkara tersebut, telah memperlihatkan karakter pemikirannya, dimana seorang hakim tidak cukup hanya membaca teks undang-undang, tetapi harus melakukan rechtsvinding, ketika realitas sosial menghadirkan persoalan yang tidak selalu dapat dijawab secara mekanis oleh bunyi pasal.

Pengalaman panjang sebagai hakim lapangan inilah, yang kemudian ia bawa ketika memasuki dunia pendidikan hakim.

Di Pusdiklat dan kemudian BSDK, Syamsul berhadapan dengan pekerjaan yang jauh lebih luas, seperti menyiapkan sumber daya manusia peradilan untuk menghadapi perubahan hukum, digitalisasi pengadilan, KUHP baru, kepailitan, perkara niaga, hingga persoalan integritas. Pada April 2026, misalnya, BSDK di bawah kepemimpinannya menggandeng KPK untuk memperkuat pendidikan antikorupsi bagi pimpinan pengadilan.

Dari Pelari Ultra ke Perlombaan Terbesar Kariernya

Ada sisi lain Syamsul Arief, yang mungkin tidak lazim ditemukan dalam profil seorang hakim agung. Ia adalah seorang pelari, dan bukan sekadar pelari rekreasional.

Syamsul pernah mengikuti perlombaan lari jarak sangat jauh, termasuk ultra-marathon. Bertahun-tahun ia juga berusaha menularkan kebiasaan berolahraga kepada warga peradilan. Bahkan menjelang berakhirnya masa tugasnya di BSDK, lembaga tersebut menggelar BSDK MA Run 2026, dengan semangat “Pelari CADAS: Cerdas dan Berintegritas,” yang diikuti sekitar 250 warga peradilan.

Lari kemudian terasa seperti metafora perjalanan hidupnya.

Ada saat ketika seseorang harus melakukan sprint. Namun untuk tiba di tempat yang jauh, kecepatan saja tidak cukup. Dibutuhkan daya tahan, disiplin, kemampuan menjaga ritme, dan keberanian untuk kembali berdiri setelah kelelahan. Karakter itulah yang terlihat ketika Syamsul mendaftarkan diri dalam seleksi calon hakim agung pada 2026.

Baca Juga  30 Utusan Mahkamah Agung Ikuti Short Course di India, Ini Fokus Materinya

Pada tahap tes kesehatan dan kepribadian, ia termasuk sembilan kandidat Kamar Pidana yang bertahan. Setelah wawancara KY, namanya diteruskan ke DPR bersama kandidat lainnya.

Di hadapan Komisi III DPR, Syamsul kembali memperlihatkan perhatian terhadap masa depan peradilan. Salah satu isu yang dibawanya adalah kebutuhan mengatur penggunaan artificial intelligence dalam dunia peradilan. Menurutnya, AI dapat membantu pekerjaan hakim, tetapi tidak boleh mengambil alih fungsi hakim dalam membuat keputusan.

Komisi III akhirnya menyetujui Syamsul bersama calon lainnya pada 13 Agustus 2026. Lima hari kemudian, Rapat Paripurna DPR menyetujui pengangkatan 11 calon hakim agung dan tiga hakim ad hoc MA.

Membawa Pesan untuk Hakim-Hakim Muda

Ada satu bagian dari perjalanan Syamsul menuju Mahkamah Agung, yang barangkali akan paling lama dikenang hakim-hakim muda. Ketika keseriusannya mengikuti seleksi sempat dipertanyakan karena usianya yang relatif muda, ia mengatakan bahwa pencalonannya bukan sekadar urusan pribadi.

Ia ingin menunjukkan bahwa hakim muda, juga boleh mempunyai mimpi untuk mencapai puncak. Baginya, jabatan hakim agung tidak diperuntukkan bagi manusia yang telah sempurna. Hakim tetap manusia, yang menjalani proses panjang memperbaiki diri, mendekati nilai-nilai ideal dalam Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim. Karena itu, ia pernah menyampaikan pesan sederhana kepada hakim-hakim muda.

“Harus punya cita-cita tinggi, punya kesadaran juang, dan jangan takut gagal. Jatuh, bangkit, berdiri, kemudian berlari lagi,” ungkapnya.

Hari ini kalimat itu mendapatkan konteks yang berbeda. Lebih dari 24 tahun setelah pertama kali duduk sebagai hakim di sebuah pengadilan negeri di daerah, mantan aktivis mahasiswa, mantan wartawan, pembaca buku, pelari ultra, Ketua PN, Kepala Pusdiklat, dan Kepala BSDK itu, kini memasuki Gedung Mahkamah Agung dengan amanah baru, yaitu sebagai Hakim Agung pada Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Perjalanan hidupnya telah mengajarkan sesuatu yang berharga bagi Hakim-hakim muda di seluruh Indonesia, bahwa pelantikan hari ini, bukanlah garis finis. Bagi seorang pelari jarak jauh, garis finis satu perlombaan, selalu menjadi garis start bagi perjalanan berikutnya. Saat ini, Syamsul Arief, sedang berada pada garis start sebagai Hakim Agung Kamar Pidana, yang menjaga keadilan dari kursi tertinggi seorang pengadil.

Selamat dan sukses atas pelantikann dan pengambilan sumpah jabatan, Dr. H. Syamsul Arief, S.H., M.H., sebagai Hakim Agung Kamar Pidana Mahkamah Agung Republik Indonesia. Semoga sukses bertugas, mendapatkan keberkahan, serta senantiasa mendapatkan bimbingan dan lindungan dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, sehingga dapat mewujudkkan cita-cita menjadikan Peradilan Indonesia yang Agung.

Khoiruddin Hasibuan
Kontributor
Khoiruddin Hasibuan
Hakim Pengadilan Agama Soreang

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

BSDK MA RI Hakim Agung RI Hakim Muda Kamar Pidana komisi yudisial Mahkamah Agung RI Pelari Ultra Syamsul Arief
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Lantik 8 Ketua Pengadilan Tinggi Agama, KMA Ingatkan 3 Hal Kepemimpinan

2 September 2026 • 18:02 WIB

Ketua MA Pimpin Prosesi Sumpah Jabatan dan Pelantikan 10 Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc MA: Momentum Baru bagi Lembaga Peradilan Indonesia

2 September 2026 • 13:22 WIB

PTUN Pangkalpinang Sambut Kunjungan Perdana Ketua Kamar Militer dan Hakim Agung Kamar TUN

2 September 2026 • 10:21 WIB
Leave A Reply


Demo
Top Posts

Menanam Nilai, Menjaga Masa Depan

1 September 2026 • 13:29 WIB

Sayap Patah dan Keadilan Yang Tersisa Bagi Elang

15 August 2026 • 14:32 WIB

Secangkir Cocopresso dari Seorang Yang Mulia

15 August 2026 • 12:22 WIB

Dari Monitoring Hingga Titik Nol: Sebuah Perjalanan Tentang Pengabdian

30 July 2026 • 15:00 WIB
Don't Miss

Ketua PTA Kepri Buka Pendampingan Monev KIP Tahun 2026

By Muhammad Rizqi Hengki2 September 2026 • 18:09 WIB0

Tanjungpinang – Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Kepulauan Riau, Dra. Hj. Rosliani, S.H., M.A., resmi…

Lantik 8 Ketua Pengadilan Tinggi Agama, KMA Ingatkan 3 Hal Kepemimpinan

2 September 2026 • 18:02 WIB

Syamsul Arief, dari Aktivis, Wartawan, Pelari Ultra  Hingga Hakim Agung di Usia 50 Tahun

2 September 2026 • 16:05 WIB

Ketua MA Pimpin Prosesi Sumpah Jabatan dan Pelantikan 10 Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc MA: Momentum Baru bagi Lembaga Peradilan Indonesia

2 September 2026 • 13:22 WIB
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Ketua PTA Kepri Buka Pendampingan Monev KIP Tahun 2026
  • Lantik 8 Ketua Pengadilan Tinggi Agama, KMA Ingatkan 3 Hal Kepemimpinan
  • Syamsul Arief, dari Aktivis, Wartawan, Pelari Ultra  Hingga Hakim Agung di Usia 50 Tahun
  • Ketua MA Pimpin Prosesi Sumpah Jabatan dan Pelantikan 10 Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc MA: Momentum Baru bagi Lembaga Peradilan Indonesia
  • PTUN Pangkalpinang Sambut Kunjungan Perdana Ketua Kamar Militer dan Hakim Agung Kamar TUN

Recent Comments

  1. Ekasari on BSDK MA Run 2026: 10 Kilometer Pelari CADAS, Berlari Bersama Menjaga Semangat Pengabdian dan Integritas
  2. Abdul Hafid PP PA Sleman on Alumni Bersuara dari PA Sleman : Diklat Panitera Pengganti Harus Update, Merata, dan Berbasis Praktik
  3. kumalasari on Di Mana Negara Menempatkan, Di Sana Pengabdian Dijalankan: Kisah PNS Non-Homebase Menemukan Arti Ketulusan di Tanah yang Jauh dari Rumah
  4. lsm999 on Pelenturan Yurisdiksi Absolut: Dialektika Kewenangan Peradilan Agama
  5. Mia on Dari Lumpur Sawah ke Mahkamah Agung: Catatan Anak Penggembala Kerbau yang Menjemput Takdir
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
  • Avatar photo Zidny Taqiyya
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.