Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Evolusi Hukum Keluarga Indonesia: Refleksi Atas Putusan Mahkamah Konstitusi

September 16, 2026

Menelusuri Jejak Uang: Dari Data Intelijen Keuangan hingga Pembuktian di Persidangan

September 16, 2026

Memutus Aliran Dana Kejahatan: 25 Hakim Perdalam Penanganan Perkara TPPU di Depok

September 16, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Revolusi Prosedural:  Tinjauan Das Sollen Peran Pengadilan sebagai Garda Terdepan Perlindungan Hak dalam KUHAP Baru

Revolusi Prosedural:  Tinjauan Das Sollen Peran Pengadilan sebagai Garda Terdepan Perlindungan Hak dalam KUHAP Baru

Ari GunawanAri GunawanDecember 2, 20256 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Badilum) Mahkamah Agung kembali menggelar Program Perisai Badilum ke-12, sebuah ajang Pertemuan Rutin dan Sarasehan Interaktif yang berkesinambungan. Program ini merupakan komitmen Badilum untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat integritas, dan mendorong diskusi konstruktif di kalangan aparatur peradilan.

Edisi kali ini mengangkat tema yang sangat mendesak dan relevan: “Tinjauan Pembaharuan Hukum KUHAP (Das Sollen Peran Pengadilan dalam Sistem Peradilan Pidana).” Kegiatan ini berlatar belakang momen historis: disetujuinya Rancangan Undang-Undang KUHAP baru oleh Pemerintah dan DPR. Regulasi hukum formil ini sangat krusial karena akan menjadi pijakan bagi implementasi UU Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP baru) yang akan mulai berlaku Januari mendatang, menggantikan KUHAP lama (UU Nomor 1 Tahun 1981).

Upaya proaktif Direktur Jenderal Badilum (Dirjen Badilum) ini patut diapresiasi karena bertujuan mempersiapkan aparatur pengadilan, yang berperan sebagai garda terakhir penegakan keadilan pidana, dalam menghadapi perubahan hukum fundamental. Acara ini menampilkan narasumber terkemuka, yaitu Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej (Wakil Menteri Hukum RI) dan YM Dr. H. Prim Haryadi (Ketua Kamar Pidana MARI). Sarasehan ini diselenggarakan secara hybrid dengan kehadiran langsung di Command Center Badilum oleh YM Bapak Suradi (Hakim Agung Kamar Pidana merangkap Plt. Kabawas MARI), Dirjen Badilum beserta Jajaran, dan Hakim Yustisial, serta diikuti secara daring oleh Pimpinan, Hakim, dan Aparatur Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri se-Indonesia.

Narasumber pertama, Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej seorang ahli yang terlibat dalam perumusan KUHP Nasional dan KUHAP baru menguraikan bahwa KUHAP yang baru mengintegrasikan filosofi dan aspek normatif baru terkait proses hukum pidana. Pengaturan ini bertujuan untuk menerapkan sistem kendali dan keseimbangan (check and balance), sehingga menghilangkan superioritas di antara aparat penegak hukum, serta memposisikan lembaga pengadilan sebagai aktor sentral dalam kerangka penegakan hukum.

Paparan beliau menegaskan bahwa KUHAP baru merupakan revolusi menyeluruh dalam sistem peradilan pidana. Rancangannya membawa semangat dan mekanisme yang benar-benar baru, yang merombak seluruh proses, mulai dari penyelidikan awal hingga tahap pemasyarakatan. Dalam skema ini, pengadilan diposisikan sebagai otoritas sentral yang menjamin keadilan, transparansi, dan penghormatan HAM, diperkuat melalui pengawasan yudisial yang lebih tajam. Harapan fundamentalnya adalah menjadikan pengadilan sebagai benteng tak tergoyahkan bagi perlindungan HAM, yang diwujudkan salah satunya melalui persyaratan Izin Pengadilan (Pre-Trial Review) untuk setiap tindakan upaya paksa.

Baca Juga  KUHAP 2025: Equality of Arms dalam Pembuktian Perkara Pidana

Wakil Menteri Hukum dan HAM telah mengonfirmasi reformasi radikal dalam KUHAP, khususnya terkait upaya paksa. Jumlahnya kini diperluas menjadi sembilan jenis—mencakup Penangkapan, Penahanan, Penggeledahan, Penyitaan, Penetapan Tersangka, Pemblokiran aset, Penyadapan, Cekal/Pencegahan, dan Penyegelan/Memasuki Tempat Tertentu. Yang paling krusial, demi menjaga keadilan dan hak asasi, enam dari sembilan tindakan ini wajib mendapatkan Izin Pengadilan; hanya Penangkapan, Penahanan, dan Penetapan Tersangka yang dikecualikan dari keharusan tersebut.

Salah satu terobosan paling signifikan yang tidak diatur dalam KUHAP lama adalah pengadopsian Mekanisme Restorative Justice. Konsep ini kini diintegrasikan secara utuh di seluruh tingkatan peradilan: dari Penyidikan (oleh Kepolisian), Penuntutan (oleh Kejaksaan), hingga Pengadilan dan Pelaksanaan Putusan (oleh Lembaga Pemasyarakatan). Namun, implementasinya memiliki perbedaan peran yang jelas: pada tahap Penyidikan dan Penuntutan, Restorative Justice harus diajukan ke pengadilan untuk mendapatkan penetapan penghentian perkara. Sebaliknya, di tingkat Pengadilan, konsep ini akan diakomodasi dalam putusan tanpa menghentikan proses perkara yang sedang berjalan.

Arah baru hukum acara pidana Indonesia semakin jelas. Dalam sesi yang dinanti-nantikan, Yang Mulia Dr. Prim Haryadi, Ketua Muda Pidana Mahkamah Agung Republik Indonesia, memaparkan delapan pilar utama yang menjadi jantung reformasi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru. Presentasi beliau bukan hanya menjelaskan perubahan, tetapi juga membedah filosofi di baliknya.

Berikut adalah rangkuman poin-poin kunci yang menunjukkan mengapa KUHAP baru ini menjanjikan sistem peradilan yang lebih modern dan berkeadilan ada 8 hal pokok yang akan disampaikan yakni mengapa KUHAP harus diperbarui, Perbedaan mendasar KUHAP lama dan baru, Pengaturan Upaya paksa dan praperadilan yang baru, pengaturan prosedur bersalah, jenis jenis putusan, peran pengadilan falam upaya paksa, mekanisme  keadilan restorative, proses peralihan dari KUHAP Lama dan KUHAP Baru dan terakhir imunitas  penegak hukum termasuk hakim.

Dalam paparan  YM Prim Hariyadi menerangkan  pentingnya pembaharuan KUHAP baru yang mana KUHAP Baru  anatara lain mengakomodir  nilai yang hidup dimasyarakat, menciptakan supremasi hukum yang menjamin hak tersangka, terdakwa , terpidana, saksi korban serta mewujudkan system peradilan pidana terpadu dan mewujudkan keadilan , kepastian dan kemanfaatan .

Menurut Yang Mulia Prim Haryadi, pembaharuan KUHAP adalah sebuah keharusan historis yang membawa lima janji besar. KUHAP baru ini dirancang untuk: mengakomodir nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat, menegakkan supremasi hukum yang menjamin hak-hak seluruh pihak (tersangka, korban, hingga terpidana), mewujudkan sistem peradilan pidana terpadu, dan puncaknya, menghasilkan keadilan, kepastian, serta kemanfaatan bagi seluruh rakyat Indonesia.”

Baca Juga  Dari Nilai Keibuan Menuju Keadilan Substantif, BPHPI Suarakan Peran Hakim Perempuan di MPR RI

KUHAP baru menyuntikkan kecepatan dan ketegasan dalam mekanisme Praperadilan. Setelah permohonan diterima, Hakim yang ditunjuk hanya memiliki 3 hari untuk menetapkan jadwal sidang. Proses pemeriksaan Praperadilan itu sendiri harus tuntas dalam 7 hari sejak permohonan dibacakan, di mana putusan harus sudah dijatuhkan. Yang penting, absennya termohon (pihak yang digugat, seperti penyidik) dalam dua kali persidangan tidak lagi menjadi penghalang; sidang tetap dilanjutkan, dan termohon dianggap melepaskan haknya. Selain itu, sebagai jaminan integritas proses, pemeriksaan pokok perkara wajib ditunda selama proses Praperadilan belum selesai.”

KUHAP baru memperkenalkan kartu AS bagi terdakwa yang kooperatif: mekanisme Pengakuan Bersalah (Guilty Plea). Ini adalah jalan pintas strategis yang memungkinkan terdakwa mengakui kesalahan dan bersikap kooperatif—bahkan menyertakan bukti pendukung—dengan imbalan pasti berupa keringanan hukuman yang signifikan. Proses ini disidangkan secara cepat oleh Hakim Tunggal: jika pengakuan diterima, sidang langsung diteruskan dengan Acara Singkat; namun, jika ditolak, proses perkara akan kembali ke Acara Pemeriksaan Biasa .

Antusiasme audiens meledak dalam sesi tanya jawab interaktif, baik bagi peserta fisik maupun virtual, menandai betapa mendesaknya reformasi KUHAP. Beberapa pertanyaan paling tajam mencakup perdebatan teknis mengenai definisi ‘7 hari’ Praperadilan (apakah hari kerja atau hari kalender) dan bagaimana prinsip Restorative Justice di persidangan yang diterapkan pada tahap persidangan  dikaitkan  sementara   tuntutan hukuman masih  tinggi yang diajukan oleh jaksa. Serta bagaimana mekanisme Penyitaan  terhadap benda yang ada diluar wilayah Indonesia

Kegiatan ini diakhiri dengan pernyataan kunci dari YM Dr. H. Prim Haryadi. Beliau menyerukan bahwa aparat penegak hukum, terutama pengadilan, harus menunjukkan komitmen penuh dalam menyambut implementasi KUHAP dan KUHP baru. Sambil mengakui bahwa KUHAP baru bukanlah produk tanpa cela, beliau menjamin bahwa kekurangan yang ada akan segera ditutup dan disempurnakan melalui regulasi turunan seperti PP dan Perma, seperti aturan terkait  pedoman penjatuhan pidana.

Ari Gunawan
Kontributor
Ari Gunawan
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

berita
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Menelusuri Jejak Uang: Dari Data Intelijen Keuangan hingga Pembuktian di Persidangan

September 16, 2026

Memutus Aliran Dana Kejahatan: 25 Hakim Perdalam Penanganan Perkara TPPU di Depok

September 16, 2026

Senja di Losari dengan Secangkir Saraba dan Sepiring Pisang Epe

September 16, 2026
Leave A Reply


Demo
Top Posts

Senja di Losari dengan Secangkir Saraba dan Sepiring Pisang Epe

September 16, 2026

Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan

September 13, 20261,403 Views

Titah Leviathan

September 11, 2026

Di Balik Tradisi ‘Mohon Izin’: Meneguhkan Etika dan Jati Diri Prajurit pada HUT ke-81 TNI AL

September 10, 2026
Don't Miss

Evolusi Hukum Keluarga Indonesia: Refleksi Atas Putusan Mahkamah Konstitusi

By Sri Nurmina Sari, S.HSeptember 16, 20260

PENDAHULUAN Salah satu adagium hukum yang pertama kali diperkenalkan pada telinga penulis saat menjadi mahasiswa…

Menelusuri Jejak Uang: Dari Data Intelijen Keuangan hingga Pembuktian di Persidangan

September 16, 2026

Memutus Aliran Dana Kejahatan: 25 Hakim Perdalam Penanganan Perkara TPPU di Depok

September 16, 2026

Senja di Losari dengan Secangkir Saraba dan Sepiring Pisang Epe

September 16, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Evolusi Hukum Keluarga Indonesia: Refleksi Atas Putusan Mahkamah Konstitusi
  • Menelusuri Jejak Uang: Dari Data Intelijen Keuangan hingga Pembuktian di Persidangan
  • Memutus Aliran Dana Kejahatan: 25 Hakim Perdalam Penanganan Perkara TPPU di Depok
  • Senja di Losari dengan Secangkir Saraba dan Sepiring Pisang Epe
  • Meredefinisi Peran Ahli Hukum dalam Persidangan Perkara Pidana

Recent Comments

  1. Masjudul Haq on Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan
  2. Ahmad Satiri on Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan
  3. Burhan on Dari Prajurit Hukum ke Mahkamah Agung: Letkol Chk Sudiyo Pesan ‘Menulis dan Menulislah’
  4. Vanimut on Ketua PTA Kepri Buka Pendampingan Monev KIP Tahun 2026
  5. Ekasari on BSDK MA Run 2026: 10 Kilometer Pelari CADAS, Berlari Bersama Menjaga Semangat Pengabdian dan Integritas
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Penulis adalah Filsuf - Analis Politik dan Kebangsaan
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Sri Nurmina Sari, S.H
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
  • Avatar photo Zidny Taqiyya
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.