Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Finalisasi Kegiatan Penyusunan Roadmap Tata Kelola IT Mahkamah Agung RI di Yogyakarta

21 July 2026 • 21:29 WIB

Perdana di Tahun 2026 PN Gunungsitoli Berhasil Melaksanakan Diversi dalam Perkara Anak

21 July 2026 • 21:19 WIB

Kapustrajak BSDK MA: Masa Depan Profesi Hukum Membutuhkan Integritas dan Kemampuan Bernalar

21 July 2026 • 15:59 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Pelatihan Niaga Syariah Hari Kedua: Dekan FH UI Soroti Harmonisasi Regulasi Niaga Syariah
Berita

Pelatihan Niaga Syariah Hari Kedua: Dekan FH UI Soroti Harmonisasi Regulasi Niaga Syariah

Marwan Ibrahim PiingaMarwan Ibrahim Piinga21 April 2026 • 11:54 WIB4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Badan Strajak Diklat Kumdil (BSDK) Mahkamah Agung Republik Indonesia, menggelar Pelatihan Niaga Syariah bagi hakim peradilan agama seluruh Indonesia. Kegiatan yang digelar di Kampus BSDK Megamendung dari tanggal 19 hingga 25 April tersebut bertujuan memperkuat kapasitas Hakim Peradilan Agama dalam menghadapi sengketa ekonomi syariah yang semakin kompleks. Pelatihan hari kedua mengusung tema Sumber Hukum dan Kerangka Regulasi Niaga Syariah di Indonesia dengan narasumber Dr. Parulian Paidi Aritonang, SH, LLM, MPP, CCMS, Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Sesi pelatihan dipandu oleh Hakim Yustisial BSDK MA, Dr. M. Natsir Asnawi,  S.H.I., M.H.

Mengawali pemaparannya, Parulian menegaskan pentingnya harmonisasi regulasi niaga syariah untuk menciptakan kepastian hukum. Lebih lanjut, Ia menekankan perlunya langkah konkret negara agar Peradilan Agama diberi kewenangan penuh dalam menyelesaikan perkara terkait niaga syariah, termasuk penyelesaian kepailitan syariah (taflis).  Dekan FH UI menekankan agar dibentuk Pengadilan Niaga Syariah sebagai pengadilan khusus di lingkungan Peradilan Agama yang nantinya mengadili sengketa-sengketa niaga syariah.

Selama pemaparan, terdapat beberapa poin penting yang menjadi fokus penyampaian narasumber dalam materi ini, di antaranya:

Kepastian Hukum dan Kewenangan Peradilan 

Pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia menuntut sistem hukum yang jelas dan konsisten. Saat ini, regulasi terkait sengketa niaga syariah masih tersebar dalam berbagai undang-undang, sehingga menimbulkan dualisme kewenangan antara Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama. Kondisi ini berpotensi melemahkan kepastian hukum dan menurunkan kepercayaan publik terhadap sistem ekonomi syariah. 

Dalam kerangka harmonisasi regulasi, Pengadilan Agama seharusnya diberi kewenangan penuh sebagai pengadilan niaga syariah. Hakim peradilan agama memiliki kompetensi memahami akad syariah, fatwa DSN-MUI, dan fiqh muamalah, sehingga lebih tepat menangani sengketa niaga syariah dibanding pengadilan umum. Dengan satu jalur peradilan, kepastian hukum akan tercapai, dan pelaku usaha syariah tidak lagi bingung menentukan forum penyelesaian sengketa. 

Baca Juga  PA Baturaja berhasil Tuntaskan 100% Mediasi Triwulan I Tahun 2026

Dampak Positif Harmonisasi 

  • Kepastian hukum: Sengketa niaga syariah ditangani secara konsisten oleh Pengadilan Agama. 
  • Efisiensi peradilan: Mengurangi duplikasi kewenangan dan mempercepat proses penyelesaian sengketa. 
  • Kepercayaan publik: Masyarakat dan investor lebih yakin terhadap sistem ekonomi syariah. 
  • Integrasi nilai syariah: Putusan pengadilan selaras dengan prinsip Islam, bukan sekadar hukum perdata konvensional. 

Tantangan dan Agenda Pelatihan 

Pelatihan ini juga menyoroti tantangan besar yang harus diatasi, antara lain: 

  • Sinkronisasi regulasi antar undang-undang yang berbeda. 
  • Peningkatan kapasitas hakim agar mampu menangani perkara kompleks seperti kepailitan syariah dan pasar modal syariah. 
  • Koordinasi antar lembaga (BI, OJK, DSN-MUI) untuk memastikan konsistensi putusan. 

Melalui pelatihan ini, hakim peradilan agama di seluruh Indonesia dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi sengketa niaga syariah secara profesional, adil, dan sesuai prinsip Islam. 

Upaya Sinkronisasi dan Penguatan Kelembagaan

  • Harmonisasi Regulasi
    Diperlukan harmonisasi antara UU Kepailitan dengan UU Peradilan Agama dan UU Perbankan Syariah. Saat ini, timpang tindih kewenangan menciptakan ketidakpastian hukum yang merugikan para pihak yang beritikad baik menjalankan bisnis sesuai prinsip syariah.
  • Peningkatan Kapasitas Hakim Peradilan Agama
    Penelitian terbaru (2025) menunjukkan bahwa meskipun reformasi statutoris telah meletakkan fondasi yang kuat, masih terdapat tantangan serius dalam implementasi, antara lain: kurangnya pelatihan hakim di Peradilan Agama mengenai sengketa ekonomi syariah yang kompleks, serta kurangnya kepercayaan publik terhadap Peradilan Agama dalam menangani sengketa bisnis berskala besar.

    Pelatihan Niaga Syariah bagi hakim peradilan agama seluruh Indonesia menjadi tonggak penting dalam perjalanan harmonisasi regulasi. Pengadilan Agama harus diberi kewenangan penuh sebagai pengadilan niaga syariah.
  • Optimalisasi Alternatif Penyelesaian Sengketa
    Selain litigasi, terdapat Badan Arbitrase Syariah Nasional (Basyarnas) yang berada di bawah MUI. Namun, pemanfaatan lembaga ini masih belum optimal.
Baca Juga  Tantangan Hakim Ekonomi Syariah di Era Digital

Kesimpulan

Pengadilan niaga syariah di Indonesia tidak berdiri sebagai lembaga otonom. Kewenangan mengadili sengketa bisnis syariah terbagi antara Pengadilan Agama (untuk sengketa umum ekonomi syariah) dan Pengadilan Niaga (untuk sengketa kepailitan dan PKPU). Putusan MK No. 93/PUU-X/2012 telah berusaha mengakhiri dualisme ini dengan menegaskan bahwa kepailitan syariah seharusnya menjadi kewenangan Peradilan Agama. Namun, secara empirik, praktik peradilan masih menunjukkan dominasi Pengadilan Niaga dalam kasus kepailitan syariah.

Ke depan, diperlukan langkah-langkah konkret: harmonisasi regulasi antar undang-undang, penguatan kapasitas hakim Peradilan Agama, serta peningkatan kepercayaan publik terhadap kemampuan Peradilan Agama dalam menangani sengketa ekonomi syariah yang semakin kompleks. Melalui serangkaian strategi tersebut, penanganan sengketa niaga syariah di lingkungan Peradilan Agama selaras dengan tujuan hukum dalam mewujudkan keadilan substantif. 

Marwan Ibrahim Piinga
Kontributor
Marwan Ibrahim Piinga
Ketua Pengadilan Agama Sorong/Peserta Pelatihan Niaga Syariah

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Basyarnas BSDK Mahkamah Agung Ekonomi Syariah Harmonisasi Regulasi Hukum Islam Kepailitan Syariah Niaga Syariah Peradilan Agama Sengketa Bisnis
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Finalisasi Kegiatan Penyusunan Roadmap Tata Kelola IT Mahkamah Agung RI di Yogyakarta

21 July 2026 • 21:29 WIB

Perdana di Tahun 2026 PN Gunungsitoli Berhasil Melaksanakan Diversi dalam Perkara Anak

21 July 2026 • 21:19 WIB

Kapustrajak BSDK MA: Masa Depan Profesi Hukum Membutuhkan Integritas dan Kemampuan Bernalar

21 July 2026 • 15:59 WIB

1 Comment

  1. Ali Irfan on July 15, 2026 3:48 pm

    Semoga setelah terselenggaranya pelatihan niaga syariah ini segera ditindaklanjuti dengan keluarnya peraturan perundang-undangan untuk mendukung terbentuknya pengadilan niaga syariah yang khusus menangani perkara kepailitan dan pkpu di lingkungan peradilan agama yang dilengkapi dengan ditunjuknya hakim khusus perkara kepailitan syariah, hakim pengawas dan juga sosialisasi kepada para kurator yang selama ini beracara di pengadilan niaga yang sering menjadi pihak dalam penyelesaian perkara kepailitan dari akad syariah.
    Kiranya sudah banyak sengketa ekonomi syariah yang diterima pengadilan agama yang mestinya diselesaikan melalui mekanisme perkara kepailitan yang akhirnya tidak bisa terselesaikan yang biasanya majelis hakim lebih memilih memutus dengan menyatakan tidak dapat diterima (NO). Hal ini karena tidak adanya instrumen hukum sebagaimana yang dimiliki oleh pengadilan niaga sehingga masyarakat pencari keadilan lah yang dirugikan. Dan banyak putusan-putusan perkara kepailitan ekonomi syariah yang ditangani oleh pengadilan niaga yang secara normatif tidak sesuai syariah karena dalam putusan pengadilan niaga hanya mengenal wanprestasi berupa pembayaran sejumlah kerugian yang besarannya ditentukan di depan seperti akad murabahah misalnya, padahal dalam akad syariah banyak jenisnya seperti misalnya musyarakah, mudharabah yang penyelesaiannya tidak serta merta berupa pembayaran kerugian oleh nasabah melainkan bisa jadi pihak kreditor harus ikut menanggung kerugian (profit and loss sharing).
    Nah untuk mewujudkan terbentuknya pengadilan niaga syariah ada beberapa alternatif yaitu misalnya dengan revisi uu kepailitan, revisi uu perbankan syariah dan atau juga dikeluarkan perma atau menyempurnakan perma nomor 14 tahun 2016.
    Terima kasih dan senang untuk mendapatkan informasi terbaru terkait ekonomi syariah untuk acuan buku yang tengah kami tulis.

Leave A Reply

Demo
Top Posts

Menepi Sejenak di Tambak Bandeng

11 July 2026 • 09:06 WIB

Prediksi Juara World Cup 2026 Dari Pusdiklat Menpim

6 July 2026 • 21:16 WIB

Meneguhkan Negara Hukum Melalui Perlindungan Sosial: Sinergi Kebijakan Publik dan Lembaga Peradilan bagi Petani dan Pekerja Sektor Informal

1 July 2026 • 14:00 WIB

Peradilan Militer Bukan Ruang Gelap: Menepis Narasi Impunitas dengan Fakta dan Akuntabilitas

9 May 2026 • 18:38 WIB
Don't Miss

Finalisasi Kegiatan Penyusunan Roadmap Tata Kelola IT Mahkamah Agung RI di Yogyakarta

By Yoshito Siburian21 July 2026 • 21:29 WIB0

Yogyakarta, 21 Juli 2026 – Kelompok Kerja Penyusunan Roadmap Tata Kelola IT Mahkamah Agung RI…

Perdana di Tahun 2026 PN Gunungsitoli Berhasil Melaksanakan Diversi dalam Perkara Anak

21 July 2026 • 21:19 WIB

Kapustrajak BSDK MA: Masa Depan Profesi Hukum Membutuhkan Integritas dan Kemampuan Bernalar

21 July 2026 • 15:59 WIB

Pustrajak BSDK MA dan FH Unsri Perkuat Sinergi Riset dan Pengembangan SDM

21 July 2026 • 15:53 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Finalisasi Kegiatan Penyusunan Roadmap Tata Kelola IT Mahkamah Agung RI di Yogyakarta
  • Perdana di Tahun 2026 PN Gunungsitoli Berhasil Melaksanakan Diversi dalam Perkara Anak
  • Kapustrajak BSDK MA: Masa Depan Profesi Hukum Membutuhkan Integritas dan Kemampuan Bernalar
  • Pustrajak BSDK MA dan FH Unsri Perkuat Sinergi Riset dan Pengembangan SDM
  • Mengenal KTUN Terikat dan KTUN Bebas: Seberapa Luas Ruang Penilaian Pejabat dan Sejauh Mana Hakim PTUN Mengujinya?

Recent Comments

  1. mostbet_bxmi on Kapustrajak BSDK MA: Masa Depan Profesi Hukum Membutuhkan Integritas dan Kemampuan Bernalar
  2. Azzam on Peradilan Berubah, Juru Sita Tidak Boleh Tertinggal
  3. vorbelutr ioperbir on Putusan N.O. dan Krisis Keadilan Substantif: Pelajaran dari Norwegia untuk Pembaruan Peradilan Indonesia
  4. vorbelutr ioperbir on Analisis Hukum Draft PERMA tentang Pelaksanaan Pemeriksaan Setempat (Bagian IX sampai dengan Bagian XII)
  5. vorbelutr ioperbir on Relevansi Pemikiran Jalaluddin Rumi terhadap Transformasi Keadilan Substansial dalam Putusan Hakim
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Dr. Satria Perdana, S.H., M.H.
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.