Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Transformasi Asas Keterbukaan Pengadilan dan Digitalisasi Peradilan: Perspektif Konstitusionalisme Hak Atas Informasi

October 27, 2026

Apresiasi dan Lomba Meriahkan Peringatan HUT ke-8 PN Pangkalan Balai

October 27, 2026

Kemakmuran Warga Menjadi Ukuran Penguasaan Negara atas Tanah

October 27, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » PN Tapaktuan Perkuat Sinergi bersama FORKOPIMDA dan Masyarakat dalam Pencegahan Gratifikasi

PN Tapaktuan Perkuat Sinergi bersama FORKOPIMDA dan Masyarakat dalam Pencegahan Gratifikasi

Fauzan PrasetyaBy Fauzan PrasetyaSeptember 12, 2026 · 07:29 WIB7 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Tapaktuan – Pengadilan Negeri Tapaktuan memperkuat sinergi dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan di Kabupaten Aceh Selatan dalam mencegah praktik gratifikasi serta mewujudkan pelayanan peradilan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Komitmen tersebut disampaikan melalui kegiatan Sosialisasi Eksternal dan Public Campaign Zona Integritas yang berlangsung di Ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri Tapaktuan, Rabu (9/9/2026).

Melalui kegiatan tersebut, Pengadilan Negeri Tapaktuan mengimbau seluruh pengguna layanan agar tidak memberikan uang, barang, hadiah, fasilitas, maupun bentuk pemberian lainnya kepada aparatur pengadilan di luar biaya resmi yang telah ditetapkan.

Ketua Pengadilan Negeri Tapaktuan, Daniel Saputra, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pencegahan gratifikasi tidak dapat hanya bertumpu pada pengawasan internal. Peran serta masyarakat sebagai pengguna layanan juga dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan peradilan yang berintegritas.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Masyarakat tidak perlu memberikan uang, barang, hadiah, fasilitas, ataupun pemberian dalam bentuk lainnya kepada aparatur pengadilan di luar biaya resmi yang telah ditentukan,” tegas Daniel Saputra.

Ia menjelaskan bahwa sosialisasi eksternal tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga ruang untuk menyamakan pemahaman antara pengadilan, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat mengenai mekanisme serta standar pelayanan peradilan.

“Pelaksanaan tugas dan fungsi pengadilan membutuhkan komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak. Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat semakin memahami layanan yang disediakan oleh pengadilan, prosedur yang harus ditempuh, serta hak-hak yang dimiliki ketika menggunakan layanan atau menjalani proses peradilan,” lanjutnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Aceh Selatan atau pejabat yang mewakili, para camat dan keuchik, perwakilan lembaga bantuan hukum dan kantor hukum, organisasi pers dan media, serta aparatur Pengadilan Negeri Tapaktuan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Selatan, Diva Samudra Putra, S.E., M.M., dalam sambutannya menyatakan dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan terhadap upaya Pengadilan Negeri Tapaktuan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang bersih, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, pencegahan gratifikasi membutuhkan keterlibatan bersama karena penyelenggaraan pelayanan publik mencakup interaksi antara aparatur sebagai pemberi layanan dan masyarakat sebagai penerima layanan.

“Mewujudkan pelayanan publik yang bersih memerlukan sinergi seluruh pihak. Pemerintah daerah, unsur Forkopimda, pengadilan, dan masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk membangun lingkungan pelayanan yang transparan dan terbebas dari praktik gratifikasi,” ujar Diva Samudra Putra.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Komitmen Bersama Antigratifikasi oleh unsur Forkopimda Kabupaten Aceh Selatan. Penandatanganan itu menjadi pernyataan sikap bersama untuk tidak menawarkan, memberikan, meminta, ataupun menerima gratifikasi, sekaligus mendukung pelaporan setiap dugaan pelanggaran melalui saluran pengaduan resmi.

Masyarakat Jangan Memberi, Aparatur Pengadilan Harus Menolak

Pencegahan, pengendalian, dan pelaporan gratifikasi di lingkungan peradilan menjadi salah satu materi utama dalam sosialisasi tersebut. Materi yang disampaikan oleh Alfadri Yanda, S.H., menguraikan berbagai bentuk gratifikasi, antara lain uang, barang, hadiah, fasilitas, perjalanan, potongan harga, dan pemberian lainnya yang berkaitan dengan jabatan penerima.

Baca Juga  Ketika Pengadilan Menghadapi Krisis: Apa yang Harus Dilakukan Juru Bicara?

Masyarakat diingatkan agar tidak memberikan sesuatu kepada aparatur pengadilan dengan tujuan memperoleh pelayanan, mempercepat proses, mendapatkan perlakuan khusus, maupun memengaruhi penanganan suatu perkara. Pada saat yang sama, setiap aparatur pengadilan memiliki kewajiban untuk menolak dan melaporkan pemberian yang berkaitan dengan jabatan serta bertentangan dengan tugas dan kewajibannya.

“Pencegahan gratifikasi memerlukan kesadaran dari kedua belah pihak. Aparatur harus berani menolak dan melaporkan setiap pemberian, sedangkan masyarakat perlu memahami bahwa pelayanan diberikan berdasarkan prosedur yang berlaku, bukan karena adanya pemberian tertentu,” jelas Alfadri Yanda.

Para peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai saluran pelaporan gratifikasi dan mekanisme pengaduan resmi yang dapat digunakan ketika menemukan atau mengetahui adanya dugaan pelanggaran. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya diimbau untuk menolak praktik gratifikasi, tetapi juga diajak terlibat dalam mengawasi integritas dan kualitas pelayanan pengadilan.

Transparansi Biaya Panjar Eksekusi Lindungi Hak Pengguna Layanan

Materi berikutnya membahas pengelolaan dan pencatatan keuangan biaya panjar eksekusi berdasarkan Instruksi Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Nomor 1 Tahun 2024. Materi tersebut disampaikan oleh Dr. Fauzan Prasetya, S.H., M.Kn., M.H.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa biaya panjar eksekusi harus dikelola serta dicatat secara tertib, transparan, dan akuntabel. Seluruh pembayaran wajib dilakukan melalui mekanisme resmi sehingga masyarakat memperoleh kepastian mengenai besaran biaya, tujuan penggunaannya, dan tahapan pelaksanaan eksekusi.

“Pengguna layanan berhak mendapatkan informasi yang jelas mengenai biaya panjar eksekusi. Setiap pembayaran harus dilakukan melalui mekanisme resmi dan dapat dipertanggungjawabkan agar tidak muncul biaya tambahan di luar ketentuan,” jelas Fauzan Prasetya.

Pemahaman mengenai mekanisme pembayaran resmi diharapkan dapat melindungi masyarakat dari pungutan atau permintaan pembayaran oleh pihak yang tidak berwenang. Apabila terdapat informasi yang belum dipahami, pengguna layanan dapat meminta penjelasan secara langsung kepada petugas resmi Pengadilan Negeri Tapaktuan.

Keterbukaan Informasi Berjalan Seiring dengan Perlindungan Data

Pelayanan informasi publik di pengadilan turut menjadi bagian penting dalam kegiatan sosialisasi. Materi tersebut disampaikan oleh Muhammad Ricky Rivai, S.H., M.Kn., dengan berpedoman pada Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2-144/KMA/SK/VIII/2022 tentang Standar Pelayanan Informasi Publik di Pengadilan.

Peserta memperoleh penjelasan mengenai jenis informasi yang dapat diakses oleh masyarakat, tata cara mengajukan permohonan informasi, jangka waktu pemberian layanan, serta mekanisme pengajuan keberatan apabila pemohon merasa belum memperoleh pelayanan sebagaimana mestinya.

Muhammad Ricky Rivai menjelaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban pengadilan kepada publik. Namun, penerapannya tetap harus memperhatikan perlindungan terhadap data pribadi dan informasi yang dikecualikan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Pada dasarnya, masyarakat memiliki hak untuk memperoleh informasi publik di pengadilan. Akan tetapi, keterbukaan informasi tersebut harus tetap berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap data pribadi, identitas pihak tertentu, dan informasi yang menurut ketentuan tidak dapat dibuka kepada publik,” ujarnya.

Baca Juga  Ketika Hukum Tidak Cukup: Integrasi Etika dalam Putusan Hakim untuk Mewujudkan Keadilan Substantif

Pemahaman ini diperlukan agar masyarakat mengetahui bahwa terdapat batasan dalam pemberian informasi publik. Dalam keadaan tertentu, pengadilan wajib mengaburkan identitas maupun membatasi akses terhadap suatu informasi untuk melindungi kepentingan hukum dan hak pribadi para pihak.

Camat dan Keuchik Menjadi Penghubung Informasi kepada Masyarakat

Panitera Pengadilan Negeri Tapaktuan, Ramzi, S.E.Ak., S.H., M.H., selanjutnya menyampaikan materi mengenai pelaksanaan sidang di luar gedung pengadilan dan optimalisasi layanan pembebasan biaya perkara atau prodeo.

Sidang di luar gedung pengadilan merupakan salah satu upaya untuk mendekatkan akses keadilan kepada masyarakat yang menghadapi kendala jarak, transportasi, dan kondisi geografis. Adapun layanan pembebasan biaya perkara disediakan bagi masyarakat tidak mampu agar keterbatasan ekonomi tidak menghalangi mereka dalam memperoleh pelayanan hukum dan keadilan.

Kehadiran para camat dan keuchik dinilai memiliki arti penting karena pemerintah kecamatan dan gampong berhubungan langsung dengan masyarakat. Mereka diharapkan dapat membantu meneruskan informasi mengenai persyaratan, prosedur, dan kelompok masyarakat yang dapat memanfaatkan layanan tersebut.

“Masih ada masyarakat yang belum mengetahui bahwa pengadilan menyediakan layanan pembebasan biaya perkara bagi pihak yang tidak mampu. Karena itu, informasi tersebut perlu disampaikan hingga ke tingkat kecamatan dan gampong agar masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat benar-benar memanfaatkannya,” kata Ramzi.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan sidang di luar gedung bukan berarti seluruh perkara dapat diperiksa di luar kantor pengadilan. Penyelenggaraannya tetap mempertimbangkan ketentuan yang berlaku, jenis perkara, kebutuhan masyarakat, ketersediaan anggaran, serta penentuan lokasi berdasarkan hasil pemetaan wilayah.

“Sidang di luar gedung bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan akibat jarak dan kondisi geografis. Oleh karena itu, informasi serta masukan dari camat dan keuchik mengenai kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing sangat kami perlukan,” lanjutnya.

Melalui Sosialisasi Eksternal dan Public Campaign Zona Integritas ini, Pengadilan Negeri Tapaktuan berharap masyarakat semakin memahami bahwa seluruh pelayanan pengadilan harus diperoleh melalui prosedur resmi dan tanpa pemberian dalam bentuk apa pun.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komitmen bersama antara Pengadilan Negeri Tapaktuan, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, unsur Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mencegah gratifikasi, meningkatkan transparansi biaya dan informasi, serta memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan hukum.

Pengadilan Negeri Tapaktuan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pengawasan terhadap integritas aparatur, dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan lembaga peradilan yang bersih, transparan, akuntabel, serta mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Fauzan Prasetya
Kontributor
Fauzan Prasetya
Hakim Pengadilan Negeri Tapaktuan

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Aceh Selatan antigratifikasi biaya panjar eksekusi Integritas Peradilan pelayanan informasi publik Pelayanan Peradilan Perlindungan Data PN Tapaktuan prodeo Public Campaign sidang di luar gedung transparansi
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Apresiasi dan Lomba Meriahkan Peringatan HUT ke-8 PN Pangkalan Balai

October 27, 2026

Kemakmuran Warga Menjadi Ukuran Penguasaan Negara atas Tanah

October 27, 2026

5 (Lima) Prinsip Utama Unesco yang Menjadi Pedoman Etis dalam Pengembangan dan Penggunaan AI pada Sistem Peradilan

October 27, 2026
Leave A Reply Cancel Reply


Demo
Top Posts

Adu Domba: Bukan Sekedar Adu Kekuatan

October 23, 2026

Asap di Bumi Serambi Makkah: Jauh dari Titik Api, Dekat dengan Ujian Keadilan

October 20, 2026

Menata Sekretariat, Menjaga Nalar Peradilan

October 19, 2026

Belajar Keadilan Iklim dari Secangkir Kopi: Setiap Daerah Punya Cerita, Alam Punya Keunikan

October 15, 2026
Don't Miss

Transformasi Asas Keterbukaan Pengadilan dan Digitalisasi Peradilan: Perspektif Konstitusionalisme Hak Atas Informasi

By Muhammad FadllullahOctober 27, 20260

“Justice must not only be done, but must manifestly and undoubtedly be seen to be…

Apresiasi dan Lomba Meriahkan Peringatan HUT ke-8 PN Pangkalan Balai

October 27, 2026

Kemakmuran Warga Menjadi Ukuran Penguasaan Negara atas Tanah

October 27, 2026

Urgensi Pembatasan Perkara Perdata dalam Pembaharuan Hukum Acara Perdata Nasional

October 27, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Transformasi Asas Keterbukaan Pengadilan dan Digitalisasi Peradilan: Perspektif Konstitusionalisme Hak Atas Informasi
  • Apresiasi dan Lomba Meriahkan Peringatan HUT ke-8 PN Pangkalan Balai
  • Kemakmuran Warga Menjadi Ukuran Penguasaan Negara atas Tanah
  • Urgensi Pembatasan Perkara Perdata dalam Pembaharuan Hukum Acara Perdata Nasional
  • 5 (Lima) Prinsip Utama Unesco yang Menjadi Pedoman Etis dalam Pengembangan dan Penggunaan AI pada Sistem Peradilan

Recent Comments

  1. Auzir on KUHAP Baru: Menanggalkan Jubah Interogator, Transformasi Menuju Sistem Adversarial
  2. Budi Santoso on Titian Panjang Pengabdian Prajurit Setia Hingga Akhir
  3. PrP on Kajian Green Victimology Sebagai Pendekatan Perlindungan Hukum Korban Kebakaran Hutan di Indonesia
  4. Grace Hall on Abhinaya Upangga Wisesa: Ketika Kerja Sunyi Menjadi Penjaga Martabat Peradilan
  5. Abdul Mustopa on Membedah Rahasia Keberhasilan Wakai dan Chotei untuk Mediasi Indonesia
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dharma Setiawan Negara
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Ahmad Muzayyin Destuladoe
  • Avatar photo Ahmad Farhan Subhi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Azalia Purbayanti Sabana
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fadhilah Fauzan, S.H.
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Imaniar
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Misbah
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rifda Aprilia Rusfayanti
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Cholil
  • Avatar photo Adhlan Fadhilla Ahmad
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rikfi Fuadi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Ali Sobirin
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anang Riyan Ramadianto
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Ariansyah
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Asep Ridwan Hotoya
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Billy Saut Mangoloi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Devita Aulia
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo Ichsan Muhammad
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Intan Widiastuti
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Kadek Dwi Krisna Ananda
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Deni Saputra
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Noak Mispa Sianturi
  • Avatar photo Noor Ichwan Ichlas Ria Adha
  • Avatar photo Novtri Nelli
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Reynold Mauliate Panggabean
  • Avatar photo Reza Kresna Adipraya
  • Avatar photo Peltu Ricko Rikardo, S.H
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.