Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BSDK MA merespon isu Kepabeanan dan Cukai dalam Penyusunan RUU Pengadilan Pajak

7 August 2026 • 19:03 WIB

Ketika Hakim Harus Membaca Bahasa Sains

7 August 2026 • 18:35 WIB

Peran Pengadilan dalam Pengembangan Hukum Perubahan Iklim: Komitmen Indonesia dan Tantangan Regulasi

7 August 2026 • 18:19 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Peran Pengadilan dalam Pengembangan Hukum Perubahan Iklim: Komitmen Indonesia dan Tantangan Regulasi

Peran Pengadilan dalam Pengembangan Hukum Perubahan Iklim: Komitmen Indonesia dan Tantangan Regulasi

Garin Purna SanjayaGarin Purna Sanjaya7 August 2026 • 18:19 WIB6 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Megamendung, Bogor – Memasuki hari kelima Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Peradilan Militer, dan Peradilan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII Tahun 2026, para peserta pada sesi pertama kelas gabungan ini mendapatkan materi bertajuk “Peran Pengadilan dalam Pengembangan Hukum Perubahan Iklim” pada Jumat, 7 Agustus 2026. Materi disampaikan oleh Prof. Andri G. Wibisana, S.H., LL.M., Ph.D., Guru Besar Hukum Lingkungan pada Fakultas Hukum Universitas Indonesia, yang memaparkan secara mendalam tentang dampak gas rumah kaca, komitmen internasional Indonesia, serta tantangan regulasi dan penegakan hukum di tengah kepentingan nasional.

Memahami Gas Rumah Kaca dan Komitmen Global Indonesia

Dalam sesi pemaparan, narasumber mengawali diskusi dengan menjelaskan konsep gas rumah kaca (GRK) beserta perannya dalam memicu pemanasan global. Beliau menguraikan karakteristik berbagai jenis GRK, seperti karbon dioksida (CO₂) dan metana (CH₄), yang mampu menjebak panas di atmosfer sehingga meningkatkan suhu bumi. Menurutnya, dampak perubahan iklim tidak hanya dirasakan oleh negara-negara maju, tetapi juga negara berkembang, termasuk Indonesia. Oleh karena itu, penanganan perubahan iklim memerlukan kolaborasi internasional yang kuat dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, narasumber memaparkan dua instrumen internasional yang menjadi fondasi pengendalian emisi GRK, yakni Protokol Kyoto dan Perjanjian Paris. Beliau menjelaskan bahwa Protokol Kyoto yang diadopsi pada tahun 1997 merupakan perjanjian internasional pertama yang menetapkan kewajiban hukum bagi negara-negara maju untuk menurunkan emisi gas rumah kaca. Sementara itu, Perjanjian Paris yang disepakati pada tahun 2015 menghadirkan pendekatan yang lebih inklusif dengan melibatkan seluruh negara, baik maju maupun berkembang, dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Menurutnya, Perjanjian Paris menjadi tonggak penting karena menegaskan bahwa perubahan iklim merupakan persoalan global yang menuntut kontribusi bersama dari seluruh negara, termasuk Indonesia.

Dalam konteks tersebut, Indonesia telah menyampaikan komitmennya melalui Nationally Determined Contribution (NDC) kepada Sekretariat United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC), dengan target penurunan emisi sebesar 29 persen secara mandiri pada tahun 2030 dan hingga 41 persen apabila memperoleh dukungan internasional. Narasumber menjelaskan bahwa pencapaian target tersebut menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan pembiayaan hingga minimnya komitmen politik. Di sisi lain, pemanfaatan teknologi dan inovasi dipandang sebagai faktor penting dalam mendukung keberhasilan upaya penurunan emisi.

Implikasi Ekonomi, Sosial, dan Tantangan Implementasi

Pada bagian berikutnya, narasumber membahas konsekuensi ekonomi dan sosial dari kebijakan perubahan iklim, khususnya bagi negara berkembang seperti Indonesia. Beliau menekankan bahwa pembangunan ekonomi perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga keberlanjutan lingkungan. Dalam pandangannya, pengembangan energi terbarukan menjadi salah satu strategi utama untuk mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon. Namun demikian, proses transisi tersebut harus tetap memperhatikan aspek keadilan sosial dan ekonomi, terutama bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan penghidupan pada sektor-sektor dengan intensitas emisi tinggi.

Baca Juga  Membaca Rantai Pencegahan Kerusakan Lingkungan dari Hulu

Selain itu, beliau menyoroti sejumlah kendala dalam implementasi kebijakan iklim nasional. Kebutuhan investasi yang besar untuk transisi energi dan adaptasi perubahan iklim masih menjadi tantangan utama. Hambatan lain yang tidak kalah penting adalah lemahnya koordinasi antarlembaga serta belum optimalnya komitmen politik dalam mendukung implementasi kebijakan. Menurut narasumber, keberhasilan kebijakan iklim tidak hanya ditentukan oleh regulasi yang tersedia, tetapi juga oleh keberanian pemerintah dalam mengalokasikan sumber daya, memperkuat penegakan hukum, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan.

Mekanisme Pengurangan Emisi dan Inisiatif Lokal-Nasional

Dalam sesi diskusi, narasumber turut menjelaskan berbagai mekanisme yang dapat digunakan untuk menekan emisi gas rumah kaca, salah satunya melalui skema perdagangan karbon (carbon trading) dan karbon kredit (carbon credit). Ia menerangkan bahwa mekanisme tersebut memungkinkan negara maupun perusahaan yang berhasil menurunkan emisi di bawah target untuk memperjualbelikan kelebihan kuota emisinya kepada pihak lain yang belum mampu memenuhi target pengurangan emisi.

Meskipun demikian, beliau mengingatkan bahwa efektivitas mekanisme tersebut sangat bergantung pada transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaannya. Menurutnya, setiap kredit karbon yang diperdagangkan harus benar-benar mencerminkan pengurangan emisi yang nyata dan dapat diverifikasi sehingga tidak menimbulkan penyalahgunaan.

Di tingkat nasional, narasumber mengapresiasi sejumlah inisiatif yang telah dilakukan Indonesia dalam mendukung pengurangan emisi, antara lain rehabilitasi hutan dan lahan gambut, pengembangan energi baru terbarukan, serta berbagai program konservasi keanekaragaman hayati. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan berbagai program tersebut memerlukan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, masyarakat sipil, dan komunitas lokal.

Kerangka Hukum, Pemantauan, dan Kesadaran Publik

Narasumber selanjutnya mengulas perkembangan kerangka hukum perubahan iklim di Indonesia. Beliau menyampaikan bahwa Indonesia telah memiliki berbagai instrumen hukum, termasuk Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2016 tentang Pengesahan Paris Agreement, beserta sejumlah peraturan pelaksana yang mengatur pengendalian emisi, pengembangan energi terbarukan, dan perlindungan lingkungan hidup. Menurutnya, regulasi tersebut perlu terus disempurnakan agar mampu menjawab dinamika dan tantangan perubahan iklim yang terus berkembang.

Beliau juga menekankan pentingnya sistem pemantauan dan pelaporan emisi GRK sebagai dasar evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan iklim. Ketersediaan data yang akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan dinilai sangat penting untuk mengukur capaian sekaligus mengidentifikasi sektor-sektor yang masih memerlukan perbaikan. Di samping itu, narasumber menilai bahwa peningkatan literasi dan kesadaran masyarakat mengenai perubahan iklim menjadi faktor penting dalam membangun budaya yang mendukung praktik pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga  Hakim Lingkungan sebagai Penjaga Amanah Ciptaan Tuhan: Refleksi atas Pertanggungjawaban Hukum, Moral, dan Spiritual dalam Perkara Lingkungan Hidup

Obligation of Result, Peran Regulator, dan AMDAL

Salah satu materi yang mendapat perhatian khusus dalam diskusi adalah konsep obligation of result, yaitu kewajiban negara untuk mencapai target yang telah ditetapkan dalam komitmen internasional. Narasumber menegaskan bahwa pemenuhan komitmen tersebut harus tetap memperhatikan kepentingan nasional sebagai prioritas utama dalam penyusunan maupun pelaksanaan regulasi.

Beliau menjelaskan bahwa regulator memiliki tanggung jawab strategis dalam memastikan kepatuhan terhadap standar nasional sekaligus menjaga agar implementasi komitmen internasional tidak mengabaikan kepentingan domestik. Di tengah meningkatnya kompleksitas regulasi, regulator dituntut mampu memperkuat pengawasan serta penegakan hukum. Dalam kesempatan tersebut, narasumber juga mengulas konsep Scope 2 yang berkaitan dengan penggunaan energi tidak langsung, termasuk peran PT PLN dalam penyediaan energi nasional yang selaras dengan target pengurangan emisi.

Lebih lanjut, narasumber menegaskan bahwa Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) merupakan instrumen yang sangat penting dalam memastikan setiap kegiatan pembangunan memenuhi standar perlindungan lingkungan. Menurutnya, AMDAL tidak semata-mata merupakan persyaratan administratif, melainkan instrumen substantif yang harus menjadi dasar dalam pengambilan keputusan terhadap suatu proyek pembangunan.

Standar Nasional, Penegakan Regulasi, dan Peran Pengadilan

Pada bagian akhir pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara standar nasional dan komitmen internasional dalam penyelenggaraan kebijakan perubahan iklim. Beliau menilai bahwa regulator menghadapi tantangan yang tidak ringan dalam memastikan kedua kepentingan tersebut berjalan secara harmonis, terutama di tengah keterbatasan sumber daya dan kompleksitas regulasi yang terus berkembang.

Narasumber juga menyoroti peran strategis lembaga peradilan dalam perkembangan hukum perubahan iklim di Indonesia. Menurutnya, hakim tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga memiliki ruang untuk mendorong lahirnya kebijakan lingkungan yang lebih progresif melalui putusan-putusan pengadilan. Dengan penafsiran hukum yang berorientasi pada perlindungan lingkungan dan kepentingan generasi mendatang, pengadilan dapat menjadi instrumen penting dalam memastikan implementasi komitmen perubahan iklim berjalan secara efektif.

Sebagai penutup, narasumber menegaskan bahwa pemahaman yang komprehensif mengenai hukum perubahan iklim, komitmen internasional, mekanisme pengurangan emisi, instrumen AMDAL, serta konsep obligation of result merupakan bekal penting bagi para hakim dalam menangani perkara lingkungan yang semakin kompleks. Penguatan kapasitas aparatur peradilan diharapkan mampu menghasilkan putusan yang tidak hanya memberikan keadilan bagi para pihak, tetapi juga mendukung agenda mitigasi perubahan iklim dan perlindungan lingkungan hidup secara berkelanjutan di Indonesia.

Garin Purna Sanjaya
Kontributor
Garin Purna Sanjaya
Hakim Pengadilan Negeri Namlea

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Carbon Trading Emisi Karbon Keadilan Lingkungan Paris Agreement Pembangunan Berkelanjutan Perubahan Iklim Sertifikasi Lingkungan Hidup
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

BSDK MA merespon isu Kepabeanan dan Cukai dalam Penyusunan RUU Pengadilan Pajak

7 August 2026 • 19:03 WIB

Ketika Hakim Harus Membaca Bahasa Sains

7 August 2026 • 18:35 WIB

Penguatan Keamanan Peradilan: Rapat Koordinasi Naskah Urgensi Pembentukan Polisi Khusus Pengadilan (Polsusdil) Digelar di Bogor

7 August 2026 • 17:58 WIB
Leave A Reply


Demo
Top Posts

Dari Monitoring Hingga Titik Nol: Sebuah Perjalanan Tentang Pengabdian

30 July 2026 • 15:00 WIB

Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim

27 July 2026 • 12:12 WIB

Menepi Sejenak di Tambak Bandeng

11 July 2026 • 09:06 WIB

Prediksi Juara World Cup 2026 Dari Pusdiklat Menpim

6 July 2026 • 21:16 WIB
Don't Miss

BSDK MA merespon isu Kepabeanan dan Cukai dalam Penyusunan RUU Pengadilan Pajak

By Dewi Maharati7 August 2026 • 19:03 WIB0

Batam – Tim Penyusun Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengadilan Pajak Badan Strategi Kebijakan dan…

Ketika Hakim Harus Membaca Bahasa Sains

7 August 2026 • 18:35 WIB

Peran Pengadilan dalam Pengembangan Hukum Perubahan Iklim: Komitmen Indonesia dan Tantangan Regulasi

7 August 2026 • 18:19 WIB

Penguatan Keamanan Peradilan: Rapat Koordinasi Naskah Urgensi Pembentukan Polisi Khusus Pengadilan (Polsusdil) Digelar di Bogor

7 August 2026 • 17:58 WIB
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • BSDK MA merespon isu Kepabeanan dan Cukai dalam Penyusunan RUU Pengadilan Pajak
  • Ketika Hakim Harus Membaca Bahasa Sains
  • Peran Pengadilan dalam Pengembangan Hukum Perubahan Iklim: Komitmen Indonesia dan Tantangan Regulasi
  • Penguatan Keamanan Peradilan: Rapat Koordinasi Naskah Urgensi Pembentukan Polisi Khusus Pengadilan (Polsusdil) Digelar di Bogor
  • Evaluasi Kinerja dan Serapan Anggaran BSDK Mahkamah Agung RI Wajib Dilaksanakan Secara Semesteran

Recent Comments

  1. AI API Directory on Sistem Pembuktian KUHAP 2025: Dr. Chairul Huda Tegaskan Hakim Harus Berani Menolak Alat Bukti Ilegal
  2. Syihabuddin on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
  3. Sub2API AI Proxy Directory on Membuat “Roadmap” Dalam Meniti Karir Asn Dengan Menggali Potensi Individu
  4. Ahmad on Anak yang Tak Ikut Mutasi
  5. Isty on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Dr. Satria Perdana, S.H., M.H.
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.