Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Evolusi Hukum Keluarga Indonesia: Refleksi Atas Putusan Mahkamah Konstitusi

September 16, 2026

Menelusuri Jejak Uang: Dari Data Intelijen Keuangan hingga Pembuktian di Persidangan

September 16, 2026

Memutus Aliran Dana Kejahatan: 25 Hakim Perdalam Penanganan Perkara TPPU di Depok

September 16, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Latar Belakang dan Urgensi di Balik Rancangan Standardisasi TIK Mahkamah Agung dalam Menjawab Tantangan Peradilan Modern

Latar Belakang dan Urgensi di Balik Rancangan Standardisasi TIK Mahkamah Agung dalam Menjawab Tantangan Peradilan Modern

SobandiSobandiOctober 22, 20255 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia sudah bertransformasi. Berkat inovasi seperti SIPP, e-Court, dan e-Berpadu, wajah layanan peradilan kini lebih efisien dan transparan. Namun, di balik kemajuan digital ini, tersembunyi sebuah masalah besar yang harus segera diatasi: fondasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang belum seragam dan andal di seluruh pengadilan di Indonesia. Inilah alasan mengapa standardisasi TIK menjadi begitu mendesak, bukan sekadar wacana melainkan sebuah keharusan.

Insiden Kritis dan Potret Nyata Kesenjangan

Kebutuhan standardisasi ini dipicu oleh sejumlah insiden kritis. Bayangkan, terjadi pemadaman listrik di Pusat Data MA yang berujung pada kerusakan database SIPP dan melumpuhkan layanan di seluruh pengadilan. Insiden lain yang tak kalah serius adalah habisnya lisensi sebuah aplikasi vital yang membuat proses administrasi perkara mandek secara nasional. Peristiwa-peristiwa ini menunjukkan adanya kelemahan sistemik dalam tata kelola infrastruktur TIK.

Tak hanya di pusat, tantangan di daerah, terutama di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), jauh lebih nyata dan seragam. Di sebuah pengadilan kecil di wilayah kepulauan terpencil, suara tegas seorang sekretaris menggambarkan realitas lapangan yang sering luput dari perhatian pusat.

“Ya bagaimana Pak, kalau di sini tidak ada yang mengerti IT, ya saya sebagai sekretaris berusaha mengerti. Kadang juga minta bantuan staf yang ngerti sedikit-sedikit. Tapi memang di satker kami tidak ada ahlinya, Pak,” ujarnya dengan nada apa adanya.

Kalimat sederhana itu adalah cermin ketangguhan aparatur peradilan di garis depan. Di tengah segala keterbatasan sumber daya, mereka tetap berupaya memastikan layanan peradilan berbasis digital terus berjalan. Inilah potret nyata kesenjangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) antara pengadilan di kota besar dan satuan kerja di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

  • Kesenjangan Infrastruktur.

Isu strategis di lingkungan peradilan salah satunya adalah belum ada standar TIK. Saat ini, infrastruktur digital di berbagai satuan kerja peradilan masih dikembangkan secara parsial dan tidak seragam. Setiap satker memiliki pendekatan sendiri, baik dari perangkat keras hingga jaringan, karena belum ada acuan teknis yang menyeluruh.

Banyak pengadilan di daerah kepulauan berjuang melawan pemadaman listrik yang bisa terjadi berkali-kali sehari. Kondisi ini bertambah sulit dengan Genset atau UPS yang rusak atau tidak memadai, membuat layanan digital lumpuh total.

  • Kerentanan Keamanan Siber.

Keamanan siber juga menjadi tantangan besar, karena belum terdapat standar keamanan yang seragam, yang membuat banyak satker menjadi sasaran serangan siber. Insiden peretasan situs web dan penyisipan konten judi online adalah temuan berulang di berbagai daerah. Ini sering terjadi karena belum adanya antivirus berlisensi dan minimnya pembaruan keamanan (security update) yang teratur.

  • Kekurangan SDM TIK.

Faktor sumber daya manusia adalah tantangan lain. Beberapa pengadilan, terutama di daerah terpencil, tidak punya personel IT yang mumpuni, bahkan ada yang sama sekali tidak memiliki SDM IT, atau hanya bergantung pada staf non-IT yang belajar secara otodidak. Belum ada program pelatihan teknis yang merata dan terpusat dari Mahkamah Agung untuk menjembatani kesenjangan keahlian ini. Pengelolaan teknologi terpaksa dilakukan oleh staf non-teknis, yang tentu berisiko tinggi.

  • Tata Kelola Aset yang Lemah.

Inventarisasi aset TIK yang belum tertata dengan baik dan maraknya penggunaan laptop pribadi untuk tugas kedinasan menciptakan risiko keamanan serius dan kerumitan dalam pengelolaan aset negara.

Fokus Strategis dengan Membangun Fondasi yang Sama

Menanggapi semua tantangan ini, Badan Strategi Kebijakan dan Pembangunan Hukum (BSDK) ditugaskan untuk melakukan kajian mendalam dan menyusun naskah urgensi sebagai landasan bagi kebijakan strategis standardisasi TIK. Upaya penyusunan naskah urgensi ini dikoordinatori oleh Dr. Sobandi, S.H., M.H., yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung.

Keputusan strategis penyusunan naskah urgensi ini sebagai upaya standardisasi yang akan difokuskan terlebih dahulu pada fondasi paling fundamental, yaitu perangkat keras (hardware), sarana, dan prasarana TIK. Langkah ini diambil karena infrastruktur yang andal dan seragam adalah prasyarat utama agar semua aplikasi dan layanan digital MA dapat berjalan dengan baik.

Arah kebijakan ini sepenuhnya selaras dengan struktur tata kelola TIK di lingkungan Mahkamah Agung yang tertuang dalam Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor 93A/KMA/SK.TI2/IV/2024 bertanggal 18 April 2024, yang mengamanatkan Sekretaris Mahkamah Agung sebagai Chief Information Officer (CIO) dengan kewenangan tertinggi dalam pengelolaan TIK.

Langkah Konkret Menuju Keadilan yang Merata

Untuk menjalankan transformasi ini, kajian strategis MA mengajukan rekomendasi pembentukan Tim Standardisasi TIK Nasional. Tim ini akan merumuskan, mengimplementasikan, dan mengawasi standardisasi di seluruh lingkungan peradilan.

Selain itu, akan ada:

  • Penetapan Standar Teknis.

Penyusun naskah urgensi mengajukan rekomendasi pembentukan Tim Standardisasi TIK Nasional. Tim ini akan merumuskan, mengimplementasikan, dan mengawasi kebijakan standardisasi TIK di seluruh lingkungan peradilan.

Langkah ini akan dibarengi dengan penetapan standar teknis infrastruktur dan keamanan, mencakup spesifikasi perangkat keras, jaringan, kebijakan kata sandi, enkripsi data, penggunaan VPN, firewall, hingga sistem deteksi ancaman siber.

  • Program Pelatihan SDM.

Mahkamah Agung juga mendorong program pelatihan TIK terpusat dan terstandar, guna meningkatkan kompetensi aparatur di semua level. “Kami ingin setiap petugas, baik di kota besar maupun di daerah terpencil, punya kemampuan yang setara untuk mengelola sistem peradilan digital,” ujar salah satu perumus kebijakan TIK MA. Program pelatihan TIK terpusat dan terstandar ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi aparatur, serta memastikan pemerataan kompetensi di seluruh peradilan.

  • Audit dan Evaluasi Berkala.

Agar kebijakan standardisasi tidak berhenti di atas kertas, kajian ini juga menekankan pentingnya audit dan evaluasi berkala. Setiap unit kerja akan diperiksa tingkat kepatuhannya terhadap standar TIK nasional. Hasil audit menjadi dasar perbaikan berkelanjutan sehingga sistem peradilan digital selalu adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Pada intinya, penyusunan kebijakan standardisasi TIK ini bukanlah tujuan akhir, melainkan langkah awal yang paling penting dalam kerangka transformasi digital MA yang jauh lebih besar. Standardisasi TIK ini adalah investasi dalam ketangguhan digital peradilan Indonesia agar keadilan bisa diakses merata dari Sabang sampai Merauke.

Dengan standar yang sama, MA dapat menjamin sistem yang saling terhubung (interoperabilitas), meningkatkan keamanan data, mencapai efisiensi anggaran, dan yang terpenting, memperkecil jurang kualitas layanan publik antarwilayah. Ini adalah fondasi untuk memastikan bahwa setiap warga negara, di mana pun mereka berada, mendapatkan akses terhadap keadilan (access to justice) yang andal, aman, dan setara di era digital. Keadilan tidak boleh terhambat oleh sinyal yang lemah atau server yang usang. Keadilan harus hadir cepat, tangguh, dan setara di mana pun masyarakat berada.

Sobandi
Kontributor
Sobandi
Kepala Badan Urusan Administrasi

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Evolusi Hukum Keluarga Indonesia: Refleksi Atas Putusan Mahkamah Konstitusi

September 16, 2026

Senja di Losari dengan Secangkir Saraba dan Sepiring Pisang Epe

September 16, 2026

Meredefinisi Peran Ahli Hukum dalam Persidangan Perkara Pidana

September 16, 2026
Leave A Reply


Demo
Top Posts

Senja di Losari dengan Secangkir Saraba dan Sepiring Pisang Epe

September 16, 2026

Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan

September 13, 20261,401 Views

Titah Leviathan

September 11, 2026

Di Balik Tradisi ‘Mohon Izin’: Meneguhkan Etika dan Jati Diri Prajurit pada HUT ke-81 TNI AL

September 10, 2026
Don't Miss

Evolusi Hukum Keluarga Indonesia: Refleksi Atas Putusan Mahkamah Konstitusi

By Sri Nurmina Sari, S.HSeptember 16, 20260

PENDAHULUAN Salah satu adagium hukum yang pertama kali diperkenalkan pada telinga penulis saat menjadi mahasiswa…

Menelusuri Jejak Uang: Dari Data Intelijen Keuangan hingga Pembuktian di Persidangan

September 16, 2026

Memutus Aliran Dana Kejahatan: 25 Hakim Perdalam Penanganan Perkara TPPU di Depok

September 16, 2026

Senja di Losari dengan Secangkir Saraba dan Sepiring Pisang Epe

September 16, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Evolusi Hukum Keluarga Indonesia: Refleksi Atas Putusan Mahkamah Konstitusi
  • Menelusuri Jejak Uang: Dari Data Intelijen Keuangan hingga Pembuktian di Persidangan
  • Memutus Aliran Dana Kejahatan: 25 Hakim Perdalam Penanganan Perkara TPPU di Depok
  • Senja di Losari dengan Secangkir Saraba dan Sepiring Pisang Epe
  • Meredefinisi Peran Ahli Hukum dalam Persidangan Perkara Pidana

Recent Comments

  1. Masjudul Haq on Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan
  2. Ahmad Satiri on Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan
  3. Burhan on Dari Prajurit Hukum ke Mahkamah Agung: Letkol Chk Sudiyo Pesan ‘Menulis dan Menulislah’
  4. Vanimut on Ketua PTA Kepri Buka Pendampingan Monev KIP Tahun 2026
  5. Ekasari on BSDK MA Run 2026: 10 Kilometer Pelari CADAS, Berlari Bersama Menjaga Semangat Pengabdian dan Integritas
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Penulis adalah Filsuf - Analis Politik dan Kebangsaan
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Sri Nurmina Sari, S.H
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
  • Avatar photo Zidny Taqiyya
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.