Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Evolusi Hukum Keluarga Indonesia: Refleksi Atas Putusan Mahkamah Konstitusi

September 16, 2026

Menelusuri Jejak Uang: Dari Data Intelijen Keuangan hingga Pembuktian di Persidangan

September 16, 2026

Memutus Aliran Dana Kejahatan: 25 Hakim Perdalam Penanganan Perkara TPPU di Depok

September 16, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Keterasingan Diri dan Harga Sejati Integritas Seorang Hakim: Refleksi Hukum Dalam Perspektif Eksistensialisme

Keterasingan Diri dan Harga Sejati Integritas Seorang Hakim: Refleksi Hukum Dalam Perspektif Eksistensialisme

Syailendra Anantya PrawiraSyailendra Anantya PrawiraNovember 24, 20256 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Pendahuluan

Integritas seorang Hakim adalah pilar utama tegaknya keadilan. Integritas tidak hanya berarti bebas dari korupsi maupun suap, tetapi juga mencakup kesatuan antara putusan, tindakan, ucapan dan nilai-nilai luhur yang diyakini. Ketika seorang Hakim mengkhianati hati nuraninya demi kepentingan material ataupun kekuasaan, ia tidak hanya merusak wibawa institusi peradilan, tetapi juga mengalami kehancuran dari dalam dirinya sendiri. Fenomena ini, yang dikenal sebagai alienasi atau keterasingan.

Integritas Hakim sebagai Keutuhan Diri (Self-Possession)

Integritas berasal dari bahasa Latin integer yang berarti utuh, lengkap, dan tidak terbagi. Bagi seorang Hakim, integritas adalah kemampuan untuk bertindak konsisten dengan sumpah jabatan, Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH), dan yang terpenting, dengan hati nuraninya sendiri.

Rollo May (2019) dalam bukunya “Manusia Mencari Dirinya” (Man’s Search for Himself) menawarkan landasan psikologis-eksistensial yang berharga. Ia berpendapat bahwa manusia modern sering mengalami kecemasan dan kesepian karena krisis identitas—mereka terasing dari diri otentik mereka (true self).

Seorang Hakim yang berintegritas adalah Hakim yang telah menemukan jati dirinya. Ia membuat keputusan berdasarkan nilai-nilai yang ia yakini (keadilan, kemanfaatan, kepastian, kasih sayang) dan bukan didorong oleh ketakutan, iming-iming materi, atau tekanan eksternal. Integritas adalah buah dari keberanian untuk memilih eksistensi otentik di tengah kecemasan kebebasan—kebebasan untuk memilih yang benar meskipun sulit, kebebasan untuk memilih yang hak dan menjauhi yang bathil, kebebasan untuk memilih kesederhanaan dan menjauhi hedonisme, kebebasan untuk menggunakan akal pikiran dan hati nuraninya. Ketika Hakim menyangkal potensi dirinya untuk menjadi pelayan keadilan yang sejati (seperti disinggung May (2019) dalam konsep existential guilt), ia mulai kehilangan integritas.

Alienasi: Ketika Hakim Terasing dari Peran Mulianya

Fenomena ketiadaan integritas pada Hakim—yaitu, ketika ia bersikap koruptif, memihak yang salah, atau bahkan memanipulasi hukum—dapat dipahami sebagai bentuk sempurna dari apa yang dinamakan alienasi atau keterasingan.

Richard Schacht (1971) dalam karyanya “Alienation” memberikan analisis komprehensif mengenai konsep keterasingan. Schacht, yang menelusuri akar alienasi dari pemikiran Hegel dan Marx, mendefinisikannya secara umum sebagai pemisahan antara seseorang (subjek/agen) dan sesuatu yang seharusnya tidak terpisah darinya. Keterasingan adalah hubungan yang tidak sempurna/cacat (defective relationship).

Dalam konteks jabatan Hakim, alienasi terwujud dalam beberapa bentuk:

A. Keterasingan dari Karya (Alienation from Product)

Karya utama Hakim adalah putusannya, mahkotanya seorang Hakim ada di putusan yang ia ciptakan. Hakim yang korup atau salah memahami hukum dapat menciptakan putusan yang cacat—produk yang sejatinya bertentangan dengan tujuan mulia peradilan. Ia menjadi terasing dari putusannya sendiri karena putusan itu kini melayani tuan yang lain (uang, kekuasaan), bukan keadilan. Ia kehilangan rasa kepemilikan (sense of belonging) atas profesi yang seharusnya menjadi sumber kehormatannya.

Baca Juga  CATATAN KEHILANGAN

B. Keterasingan dari Diri Sendiri (Self-Alienation)

May (2019) menunjukkan bahwa manusia “seharusnya” mengalami rasa bersalah saat menyangkal potensi yang ada pada dirinya. Hakim yang menjual jabatannya pada dasarnya menyangkal identitasnya sebagai penegak keadilan. Ia menjadi orang asing bagi dirinya sendiri (estranged from himself). Ia membiarkan Id atau tekanan lingkungan mendikte Ego. Id adalah bagian paling primitif dari kepribadian yang beroperasi berdasarkan prinsip kesenangan (pleasure principle). Id tidak mengenal logika, nilai-nilai, norma, maupun konsekuensi; ia hanya menginginkan kepuasan instan/sesaat atas dorongan seperti makan, tidur, seks, materi dan agresi.

Karena sifatnya yang impulsif dan intuitif, Id dapat menyebabkan perilaku yang tidak terkontrol jika tidak dikendalikan oleh Ego. Misalnya, jika seorang Hakim mempunyai kebutuhan ekonomi yang sangat mendesak, Id akan mendorongnya untuk segera mencari sebanyak-banyaknya penghasilan tanpa mempertimbangkan apakah penghasilan tersebut halal atau haram. Oleh karena itu, peran Ego sangat penting dalam mengontrol Id agar tidak bertindak sembrono. Sigmun Freud (2006) pernah berkata, “Dalam bertindak, anak kecil didorong oleh Id mereka, tanpa mempertimbangkan konsekuensi.”

Di sisi lain, Ego bertumbuh sebagai jembatan yang menghubungkan antara Id dan realitas. Bila diibaratkan sebuah kendaraan, Id ialah pedal gas, sedangkan Ego ialah rem-nya. Ego mempertimbangkan konsekuensi sebelum bertindak dan mencari cara yang lebih bijak dalam memenuhi keinginan daripada Id. Ego mengutamakan logika dan pemikiran yang rasional untuk menghindari masalah atau konflik sosial. Kemampuan Ego yang sehat membantu seorang Hakim dalam mengambil keputusan yang seimbang antara keinginan jangka pendek dan tujuan jangka panjang yang berdampak pada penjatuhan putusan yang berlandaskan keadilan, kemanfaatan serta kepastian hukum. Sehingga, penulis berpendapat, seorang Hakim yang menjual jiwanya untuk menghamba pada perilaku koruptif, layaknya seorang anak kecil yang belum mempunyai rasio, akal pikiran dalam bertindak  atau bersikap, dan ketika itu semua terjadi, ia tidak lagi bertindak berdasarkan kehendak otentiknya. Schacht (1971) menyebut ini sebagai kondisi dimana seseorang tidak lagi menyadari siapa dirinya atau apa yang seharusnya ia yakini.

Baca Juga  Antara Buku, Pena, dan Penghapus

C. Keterasingan dari Lembaga dan Masyarakat

Ketika seorang Hakim terasing dari peran mulianya, ia juga terasing dari institusi yang memberinya kehormatan. Pengadilan, yang seharusnya menjadi suaka bagi para pencari keadilan, dicemari oleh tindak tanduknya. Konsekuensinya, legitimasi publik terhadap peradilan akan runtuh, menyebabkan masyarakat menjadi terasing dari sistem hukum itu sendiri—sebuah bentuk alienasi sosial yang sangat berbahaya bagi negara hukum (rechsstaat).

Integritas sebagai Tindakan Pemulihan Diri

May (2019) menekankan pentingnya Intensionalitas (Intentionality)—struktur yang memberikan makna pada pengalaman dan memungkinkan manusia memilih masa depan. Bagi seorang Hakim, intensionalitas ini harus diarahkan pada kepedulian (caring) terhadap keadilan, sehingga pada akhirnya seorang Hakim akan mempunyai compassion sebagai seniman hukum dengan memilih Integritas sebagai jalan mulia.

Ketika Hakim menghadapi godaan suap, gratifikasi atau intervensi dalam menegakkan keadilan, ia dihadapkan pada sebuah pilihan eksistensial:

  1. Memilih Alienasi: Membuka ruang transaksional, bertindak tidak adil, dan secara sadar menukar keutuhan diri dengan kepuasan sesaat.
  2. Memilih Integritas: Berani menghadapi kecemasan dan ketidaknyamanan, mempertahankan kebebasan hati nurani, dan bertindak selaras dengan nilai-nilai luhur profesinya.

Penutup

Integritas adalah manifestasi keberanian moral seorang individu yang terlepas dari segala tekanan dan memilih untuk tetap pada jalan kebenaran. Bagi seorang Hakim, integritas adalah satu-satunya cara untuk menyatukan kembali dirinya yang terpisah dari putusannya, dari sumpah jabatannya, dan dari panggilan jiwa untuk menegakkan keadilan dan kebenaran. Upaya tersebut adalah jalan terbaik dari seorang Hakim untuk mencari dan menemukan kembali dirinya dalam peran mulianya. Maka, seorang Hakim yang teralienasi dari dirinya sendiri, sudah barang tentu tidak bisa memberikan jawaban atas permasalahan-permasalahan yang ada di tengah-tengah para pencari keadilan seperti yang diungkapkan oleh Freud (2006), “Semakin seseorang mampu memahami konflik yang ada di dalam dirinya, semakin ia dapat mengendalikan hidupnya”.

Daftar Referensi

Bertens, K. (2006). Psikoanalisis Sigmun Freud. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

May, Rollo. (2019). Manusia Mencari Dirinya (Man’s Search for Himself). Jakarta: BASABASI.

Schacht, Richard. (1971). Alienation. New York: Doubleday & Company, Inc.

Syailendra Anantya Prawira
Kontributor
Syailendra Anantya Prawira
Hakim Pengadilan Negeri Bantaeng

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

roman
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Evolusi Hukum Keluarga Indonesia: Refleksi Atas Putusan Mahkamah Konstitusi

September 16, 2026

Meredefinisi Peran Ahli Hukum dalam Persidangan Perkara Pidana

September 16, 2026

Jadi Hakim Tuh Harus Pinter!

September 14, 2026
Leave A Reply


Demo
Top Posts

Senja di Losari dengan Secangkir Saraba dan Sepiring Pisang Epe

September 16, 2026

Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan

September 13, 20261,403 Views

Titah Leviathan

September 11, 2026

Di Balik Tradisi ‘Mohon Izin’: Meneguhkan Etika dan Jati Diri Prajurit pada HUT ke-81 TNI AL

September 10, 2026
Don't Miss

Evolusi Hukum Keluarga Indonesia: Refleksi Atas Putusan Mahkamah Konstitusi

By Sri Nurmina Sari, S.HSeptember 16, 20260

PENDAHULUAN Salah satu adagium hukum yang pertama kali diperkenalkan pada telinga penulis saat menjadi mahasiswa…

Menelusuri Jejak Uang: Dari Data Intelijen Keuangan hingga Pembuktian di Persidangan

September 16, 2026

Memutus Aliran Dana Kejahatan: 25 Hakim Perdalam Penanganan Perkara TPPU di Depok

September 16, 2026

Senja di Losari dengan Secangkir Saraba dan Sepiring Pisang Epe

September 16, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Evolusi Hukum Keluarga Indonesia: Refleksi Atas Putusan Mahkamah Konstitusi
  • Menelusuri Jejak Uang: Dari Data Intelijen Keuangan hingga Pembuktian di Persidangan
  • Memutus Aliran Dana Kejahatan: 25 Hakim Perdalam Penanganan Perkara TPPU di Depok
  • Senja di Losari dengan Secangkir Saraba dan Sepiring Pisang Epe
  • Meredefinisi Peran Ahli Hukum dalam Persidangan Perkara Pidana

Recent Comments

  1. Masjudul Haq on Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan
  2. Ahmad Satiri on Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan
  3. Burhan on Dari Prajurit Hukum ke Mahkamah Agung: Letkol Chk Sudiyo Pesan ‘Menulis dan Menulislah’
  4. Vanimut on Ketua PTA Kepri Buka Pendampingan Monev KIP Tahun 2026
  5. Ekasari on BSDK MA Run 2026: 10 Kilometer Pelari CADAS, Berlari Bersama Menjaga Semangat Pengabdian dan Integritas
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Penulis adalah Filsuf - Analis Politik dan Kebangsaan
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Sri Nurmina Sari, S.H
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
  • Avatar photo Zidny Taqiyya
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.