Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syamsul Arief Menembus Puncak: Pelari Ultra yang Membawa Mimpi Hakim Muda ke Mahkamah Agung

13 August 2026 • 18:11 WIB

Lolos Uji Kepatutan DPR, Ini Rincian Lengkap 14 Hakim Agung dan Ad Hoc MA Terbaru 2026!

13 August 2026 • 17:21 WIB

Di Hadapan Komisi III DPR, Syamsul Arief Tegaskan AI Tak Boleh Mengambil Alih Nurani Hakim

13 August 2026 • 15:19 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Ketika Pengadilan Tak Lagi Sunyi: Court Security, Kontestasi Makna, dan Janji Legislasi

Ketika Pengadilan Tak Lagi Sunyi: Court Security, Kontestasi Makna, dan Janji Legislasi

Redpel SuaraBSDKRedpel SuaraBSDK18 December 2025 • 12:01 WIB5 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Diskusi Publik tentang Court Security dan Contempt of Court dalam Bingkai Independence Judiciary yang digelar Pustrajak Mahkamah Agung bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Lampung segera bergerak melampaui batas forum akademik biasa. Sejak awal, terasa bahwa yang dipertaruhkan bukan sekadar konsep pengamanan pengadilan, melainkan masa depan cara negara menjaga martabat keadilan.

Forum ini tidak berlangsung datar. Ia bergerak dinamis, penuh silang pendapat, dan sesekali meletupkan kegelisahan yang selama ini kerap terpendam di balik tembok pengadilan. Di satu sisi, ada pengalaman institusional Mahkamah Agung; di sisi lain, suara masyarakat sipil, kritik filsafat, dan akhirnya kepastian politik hukum dari DPR.

Dari perspektif akademik, Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Lampung membuka diskusi dengan meletakkan court security sebagai persoalan sistemik. Gangguan terhadap pengadilan, menurutnya, tidak selalu berwujud kriminalitas, tetapi sering kali berakar pada emosi para pihak, kerusakan fasilitas, pencurian dokumen, hingga pengabaian prosedur persidangan. Literatur hukum bahkan menempatkan desain arsitektur, sarana-prasarana, dan pengamanan fisik sebagai satu kesatuan yang bermuara pada perlindungan integritas hakim dan aparatur peradilan.

Kerangka akademik itu menemukan pembuktiannya dalam pemaparan Kepala BSDK Mahkamah Agung, Dr. Syamsul Arif. Dengan nada tenang namun tegas, ia menegaskan bahwa keamanan pengadilan bukanlah fasilitas tambahan, melainkan bagian inheren dari independensi peradilan itu sendiri. Tanpa rasa aman, kebebasan hakim justru terancam, baik oleh tekanan fisik maupun intimidasi psikologis.

Menariknya, Dr. Syamsul Arif justru mengkritik model pengawalan personal terhadap hakim. Pengalaman negara-negara seperti Australia dan Amerika Serikat menunjukkan bahwa pengawalan melekat membuat hakim tidak nyaman dan justru menjauhkan mereka dari kebebasan sosial. Keamanan, dalam pandangannya, tidak boleh berubah menjadi isolasi.

Ia mengingatkan bahwa yang dilindungi oleh court security sejatinya bukan hakim sebagai individu, melainkan masyarakat dan proses keadilan itu sendiri. Pengadilan adalah ruang dengan intensitas emosi tinggi—perkara pidana, perceraian, sengketa harta—yang kerap memantik ledakan konflik. Di ruang inilah negara wajib hadir secara sistemik.

Pengalaman empiris Indonesia memperkuat argumen tersebut. Dr. Syamsul Arif menyebut kerusuhan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kerusuhan di Jakarta Utara, hingga kasus pembunuhan di lingkungan pengadilan. Fakta-fakta itu menyingkap ironi: pengadilan yang dibayangkan paling aman justru sering menjadi ruang paling rentan.

Baca Juga  Ketika Ruang Sidang Tak Lagi Aman: Pustrajak MA gelar Diskusi Publik Court Security dan Contempt of Court

Dari sudut pandang masyarakat sipil, Haris Azhar menggeser fokus diskusi ke dimensi hak asasi manusia. Baginya, pengadilan adalah ruang terakhir pencari keadilan—tempat korban dan pelaku sama-sama menguji kebenaran. Karena itu, akses terhadap keadilan tidak boleh berhenti pada jargon “sidang terbuka untuk umum”.

Haris mengkritik paradoks praktik peradilan: secara normatif terbuka, tetapi secara faktual kerap tidak aksesibel. Prosedur berlapis dan pengamanan yang kaku justru menjauhkan publik biasa, sementara perkara kontroversial dipenuhi kamera dan pengamanan ketat. Di titik inilah, court security diuji: melindungi atau malah membatasi.

Ia juga mengingatkan bahwa meningkatnya kesadaran hukum publik menjadikan pengadilan sebagai tempat terakhir berbagai konflik sosial bermuara. Beban itu tidak hanya ditanggung pencari keadilan, tetapi juga hakim sebagai manusia yang bekerja di bawah tekanan politik, ekonomi, dan budaya lokal. Karena itu, keamanan harus bersifat suportif—melindungi keselamatan dan kesehatan mental hakim, bukan membebani mereka sendirian.

Tensi diskusi mencapai puncaknya ketika Rocky Gerung mengambil alih ruang. Dengan gaya khasnya, Rocky membedakan secara filosofis antara ruang akademik dan ruang pengadilan. Kampus, menurutnya, adalah ruang tanpa kebenaran final; tempat kepastian diuji dan dibatalkan. Pengadilan, sebaliknya, adalah ruang di mana negara dituntut menghadirkan kepastian hukum yang final.

Namun justru karena sifat final itulah, Rocky menegaskan bahwa pengadilan tidak boleh menutup mata dari kompleksitas manusia. Asas “sama di depan hukum” sering disalahpahami sebagai perlakuan seragam, padahal manusia datang ke ruang sidang dengan pengalaman, emosi, dan kerentanan yang berbeda.

Rocky secara tajam mengkritik kultur ruang sidang yang rasional dan maskulin. Perempuan dan kelompok rentan kerap gugup dan terintimidasi bukan karena dalilnya lemah, melainkan karena desain keadilan yang tidak sensitif terhadap pengalaman mereka. Keadilan prosedural yang dingin, dalam pandangannya, berisiko berubah menjadi arogansi hukum.

Dalam kerangka itu, integritas hakim tidak cukup dimaknai sebagai kepatuhan pada aturan. Integritas, kata Rocky, adalah kemampuan membaca manusia—seperti dokter membaca pasien. Hakim dituntut peka terhadap suasana batin, emosi, dan kondisi sosial para pihak, tanpa kehilangan objektivitasnya.

Baca Juga  Ruang Sidang Bukan Panggung Opini: Membaca Ulang Pasal 269 KUHAP dan Pasal 281 KUHP

Rocky juga mengingatkan bahaya trial by media. Ketika suasana ruang sidang dibajak oleh emosi jalanan, pengadilan kehilangan otonominya. Keterbukaan tetap penting, tetapi intervensi massa yang tidak memahami konteks justru mendelegitimasi proses peradilan.

Di tengah silang gagasan tersebut, forum ini akhirnya menemukan penutup yang menentukan dari sisi legislasi. Anggota Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyampaikan pernyataan yang mengubah diskusi menjadi agenda kebijakan negara. “Forum ini sesungguhnya sudah selesai,” ujarnya, menandai bahwa arah politik hukum telah diputuskan.

Habiburokhman menegaskan bahwa Komisi III DPR RI segera membahas dan mengesahkan RUU Jabatan Hakim, yang di dalamnya akan memuat pengaturan court security dan contempt of court. Pernyataan ini menjadi jawaban konkret atas kegelisahan seluruh pemateri sebelumnya.

Lebih jauh, ia menyampaikan komitmen kolaboratif: Komisi III akan meminta Ketua Mahkamah Agung membentuk tim khusus dari MA yang dipimpin Kepala BSDK, Dr. Syamsul Arif, untuk menyusun naskah akademik dan berdialog langsung dengan DPR. Legislasi, dalam konteks ini, tidak berjalan sepihak.

Penegasan Habiburokhman sekaligus menunjukkan bahwa court security bukan sekadar isu teknis pengamanan, melainkan bagian dari desain besar menjaga independensi kekuasaan kehakiman. Politik hukum DPR, tegasnya, mendukung penuh agenda tersebut.

Dengan demikian, diskusi publik ini memperlihatkan satu hal penting: pengadilan tidak lagi bisa dipahami sebagai ruang sunyi yang steril dari dinamika sosial. Ia adalah arena kontestasi makna—antara hukum, emosi, kekuasaan, dan nurani.

Pertanyaannya kini bukan lagi apakah court security diperlukan, melainkan bagaimana ia dirancang agar melindungi tanpa mengasingkan, mengamankan tanpa membungkam, dan menjaga wibawa tanpa memutus hubungan dengan publik.

Diskusi di Lampung ini mungkin telah selesai secara forum. Namun sebagai kerja peradaban, ia baru saja dimulai.

Tim Redaksi

Redpel SuaraBSDK
Kontributor
Redpel SuaraBSDK

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Contempt of Court
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Ruang Sidang Bukan Panggung Opini: Membaca Ulang Pasal 269 KUHAP dan Pasal 281 KUHP

4 July 2026 • 08:42 WIB

Keterbukaan Proses Persidangan: Sebuah Perbandingan dari Tanah Hindustan

28 April 2026 • 19:23 WIB

Keynote Speech Diskusi Publik “Masyarakat Berhak Merasa Aman Ketika Memasuki Ruang Sidang, Berhak Dilindungi Dari Intimidasi, Dan Berhak Menyaksikan Proses Hukum Berjalan Tanpa Gangguan Demikian Juga Hakim Dan Aparatur Peradilan.”

18 December 2025 • 10:01 WIB
Leave A Reply


Demo
Top Posts

Dari Monitoring Hingga Titik Nol: Sebuah Perjalanan Tentang Pengabdian

30 July 2026 • 15:00 WIB

Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim

27 July 2026 • 12:12 WIB

Menepi Sejenak di Tambak Bandeng

11 July 2026 • 09:06 WIB

Prediksi Juara World Cup 2026 Dari Pusdiklat Menpim

6 July 2026 • 21:16 WIB
Don't Miss

Syamsul Arief Menembus Puncak: Pelari Ultra yang Membawa Mimpi Hakim Muda ke Mahkamah Agung

By Khoiruddin Hasibuan13 August 2026 • 18:11 WIB0

Jakarta — Kamis sore, 13 Agustus 2026, menjadi salah satu titik terpenting dalam perjalanan karier…

Lolos Uji Kepatutan DPR, Ini Rincian Lengkap 14 Hakim Agung dan Ad Hoc MA Terbaru 2026!

13 August 2026 • 17:21 WIB

Di Hadapan Komisi III DPR, Syamsul Arief Tegaskan AI Tak Boleh Mengambil Alih Nurani Hakim

13 August 2026 • 15:19 WIB

Pembuktian Ilmiah Menjadi Fondasi Keadilan Lingkungan

13 August 2026 • 14:58 WIB
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Syamsul Arief Menembus Puncak: Pelari Ultra yang Membawa Mimpi Hakim Muda ke Mahkamah Agung
  • Lolos Uji Kepatutan DPR, Ini Rincian Lengkap 14 Hakim Agung dan Ad Hoc MA Terbaru 2026!
  • Di Hadapan Komisi III DPR, Syamsul Arief Tegaskan AI Tak Boleh Mengambil Alih Nurani Hakim
  • Pembuktian Ilmiah Menjadi Fondasi Keadilan Lingkungan
  • Tantangan Kapasitas Hakim dan Sistem Peradilan dalam Menghadapi Kejahatan Modern: Penggunaan Kecerdasan Buatan, Manipulasi hingga Bias Algoritma

Recent Comments

  1. Noezafri Amar on Peran dan Kedudukan Juru Bahasa Asing dalam Pemenuhan Hak Fair Trial bagi Terdakwa Warga Negara Asing Menurut KUHAP Baru
  2. cindy on Putusan untuk Bumi: Refleksi Hakim di Tengah Triple Planetary Crisis
  3. Jeje on Putusan untuk Bumi: Refleksi Hakim di Tengah Triple Planetary Crisis
  4. asyrof on Dapatkah Pemeriksaan Setempat Menjadi Bagian dari Mediasi di Pengadilan?
  5. AI API Directory on Sistem Pembuktian KUHAP 2025: Dr. Chairul Huda Tegaskan Hakim Harus Berani Menolak Alat Bukti Ilegal
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Dr. Satria Perdana, S.H., M.H.
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.