Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dua Kajian Tajam Warnai Terbitan Terbaru Jurnal Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung

3 August 2026 • 18:41 WIB

Ketika KUHP Nasional Bersinggungan dengan UU Khusus

3 August 2026 • 16:00 WIB

PTA Kepri Gelar Pertemuan Ketujuh Bimtek Pembangunan Pengadilan Berpredikat Informatif Tahun 2026

3 August 2026 • 15:50 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Menteri LH: Keadilan Ekologis Harus Berujung pada Pemulihan, Bukan Sekadar Putusan
Berita

Menteri LH: Keadilan Ekologis Harus Berujung pada Pemulihan, Bukan Sekadar Putusan

Redpel SuaraBSDKRedpel SuaraBSDK3 August 2026 • 12:05 WIB4 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Ceramah Umum Menteri Lingkungan Hidup pada Pelatihan Sertifikasi Hakim Lingkungan Hidup Angkatan XXIII

MEGAMENDUNG — Putusan hakim dalam perkara lingkungan hidup tidak cukup berhenti pada siapa yang menang dan siapa yang kalah. Putusan harus memastikan lingkungan yang rusak benar-benar memiliki jalan untuk dipulihkan, sekaligus menjaga hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Di tengah krisis iklim, kerusakan hutan, pencemaran dan ancaman terhadap keanekaragaman hayati, fungsi peradilan bahkan menentukan kualitas kehidupan generasi yang belum lahir.

Pesan itu disampaikan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, dalam ceramah umum pada Pelatihan Sertifikasi Hakim Lingkungan Hidup Angkatan XXIII di Auditorium Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan (BSDK) Mahkamah Agung, Megamendung, Bogor, Senin (3/8/2026). Ceramah dipandu Kepala BSDK Mahkamah Agung, Syamsul Arif.

“Putusan hakim memiliki makna yang jauh melampaui penyelesaian sengketa antar pihak,” kata Jumhur. Putusan, menurutnya, ikut menentukan apakah sumber daya yang terdegradasi dapat kembali pulih, apakah hutan yang rusak masih memiliki kesempatan diperbaiki, serta apakah hak konstitusional masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat sungguh-sungguh diwujudkan.

Jumhur mengingatkan bahwa krisis ekologis bukan lagi ancaman yang datang dari masa depan. Perubahan iklim, kebakaran hutan dan lahan, banjir, longsor, kekeringan serta berbagai bencana hidrometeorologi telah menjadi kenyataan hari ini. Dunia, katanya, sedang menghadapi triple planetary crisis: krisis iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, serta pencemaran dan kerusakan lingkungan. Dalam situasi demikian, hakim lingkungan tidak cukup hanya menjadi pembaca norma, tetapi dituntut memahami dimensi ilmiah, sosial dan ekologis dari setiap perkara yang diperiksa.

Ia menyampaikan empat pesan kepada para hakim. Pertama, pemulihan lingkungan harus ditempatkan sebagai wujud nyata keadilan ekologis. Kedua, prinsip kehati-hatian, pencemar membayar (polluter pays) dan tanggung jawab mutlak harus diterapkan secara konsisten berbasis ilmu pengetahuan. Ketiga, hukum harus memberi perlindungan kepada masyarakat serta para pejuang lingkungan, termasuk masyarakat adat, petani, nelayan, akademisi dan jurnalis. Keempat, setiap putusan harus dipandang sebagai warisan bagi masa depan Indonesia.

Baca Juga  Implementasi Konsep Tauliyah  ( التَّوْلِيَةِ ) dalam Pelantikan Hakim Peradilan Agama di Setiap Mutasi

“Menjaga independensi peradilan dan menegakkan keadilan ekologis adalah dua hal yang berjalan beriringan, bukan dua hal yang bertentangan,” tegasnya. Bagi Jumhur, ukuran keberhasilan penegakan hukum lingkungan tidak dapat sekadar dihitung dari banyaknya perkara yang selesai, tetapi dari sejauh mana putusan mampu menghentikan kerusakan, memulihkan ekosistem dan mencegah pelanggaran serupa berulang kembali.

Kepala BSDK Syamsul Arif sebelumnya mengantar ceramah dengan menyinggung sejumlah kebijakan lingkungan yang sedang dikembangkan pemerintah, mulai tata kelola karbon, tanggung jawab korporasi hingga penggunaan dana lingkungan. Ia juga menggarisbawahi pentingnya membedakan kerugian lingkungan dengan kerugian perekonomian negara. Kerugian ekologis, menurut Syamsul, pada akhirnya harus kembali diarahkan pada pemulihan lingkungan itu sendiri. Ia mengingatkan bahwa peserta pelatihan akan banyak bersentuhan dengan persoalan ganti kerugian dan biaya pemulihan lingkungan dalam perkara yang mereka tangani.

Diskusi kemudian bergerak lebih kritis ketika seorang hakim dari PN Pulang Pisau mempertanyakan perubahan politik hukum kehutanan dalam rezim Undang-Undang Cipta Kerja, khususnya menyangkut batas perlindungan kawasan hutan dan semakin terbukanya ruang bagi investasi besar pada sektor ekstraktif. Menanggapi pertanyaan itu, Jumhur tidak menutup kritiknya terhadap desain kebijakan sebelumnya. Ia menyebut UU Cipta Kerja pada masa lalu telah memberi “karpet merah” terlalu luas kepada pemilik modal besar, termasuk pada kegiatan bisnis ekstraktif, dan mengatakan pemerintah saat ini sedang melakukan peninjauan terhadap kebijakan tersebut.

Kritik itu kemudian dihubungkan dengan nasib masyarakat adat. Menurut Jumhur, perjuangan lingkungan hampir tidak mungkin dipisahkan dari perlindungan terhadap masyarakat adat dan kebudayaan lokal. Pembangunan, katanya, tidak boleh dilakukan dengan pemaksaan, pengusiran atau penghilangan hak masyarakat yang telah hidup turun-temurun dalam suatu kawasan. “Indonesia Raya itu akan hilang kalau kita mengabaikan masyarakat lokal dan budaya lokal,” ujarnya dalam diskusi.

Baca Juga  Lika-Liku Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Paska Perceraian

Pertanyaan peserta lain dari Jayapura membawa forum pada dilema yang tidak kalah rumit: bagaimana menyeimbangkan perlindungan lingkungan dengan kebutuhan pangan nasional. Jumhur mengakui bahwa ketahanan pangan merupakan kebutuhan strategis, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik dan risiko terganggunya rantai pasok global. Namun kebutuhan pangan, menurutnya, tidak berarti seluruh pilihan pembukaan lahan harus diterima begitu saja. Lokasi, skala dan dampaknya masih dapat dievaluasi, termasuk dengan mengarahkan pengembangan ke lahan kritis, lahan yang telah terdegradasi atau kawasan bekas konsesi yang secara ekologis lebih memungkinkan.

Di tengah perdebatan antara kebutuhan pembangunan dan batas daya dukung alam itu, pesan utama Menteri kembali pada satu titik: negara tidak boleh memilih antara pembangunan dan lingkungan seolah keduanya selalu berlawanan. Yang dibutuhkan adalah cara pembangunan yang tidak mewariskan kerusakan kepada generasi berikutnya. Bagi peradilan, tanggung jawab itu menemukan bentuk konkretnya melalui putusan yang berani, berbasis ilmu pengetahuan, berpihak pada pemulihan, dan benar-benar dapat dilaksanakan.

Ceramah umum itu akhirnya menempatkan pendidikan sertifikasi hakim lingkungan bukan sekadar ruang memperbarui pengetahuan teknis. Di hadapan para hakim, diskusi justru membuka pertanyaan yang lebih mendasar: ketika pembangunan, investasi, pangan dan lingkungan saling berhadapan, hukum harus memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak dibayar dengan hilangnya hutan, tersingkirnya masyarakat adat, atau rusaknya ruang hidup. Dalam konteks itulah putusan hakim menjadi lebih dari dokumen hukum—ia dapat menjadi warisan ekologis bagi Indonesia yang akan datang.

Redpel SuaraBSDK
Kontributor
Redpel SuaraBSDK

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

hakim menteri lingkungan hidup Moh. Jumhur Hidayat Pelatihan Sertifikasi Hakim Lingkungan Hidup Angkatan XXIII Syamsul Arief
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Dua Kajian Tajam Warnai Terbitan Terbaru Jurnal Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung

3 August 2026 • 18:41 WIB

Ketika KUHP Nasional Bersinggungan dengan UU Khusus

3 August 2026 • 16:00 WIB

PTA Kepri Gelar Pertemuan Ketujuh Bimtek Pembangunan Pengadilan Berpredikat Informatif Tahun 2026

3 August 2026 • 15:50 WIB
Leave A Reply


Demo
Top Posts

Dari Monitoring Hingga Titik Nol: Sebuah Perjalanan Tentang Pengabdian

30 July 2026 • 15:00 WIB55 Views

Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim

27 July 2026 • 12:12 WIB38 Views

Menepi Sejenak di Tambak Bandeng

11 July 2026 • 09:06 WIB2 Views

Prediksi Juara World Cup 2026 Dari Pusdiklat Menpim

6 July 2026 • 21:16 WIB0 Views
Don't Miss

Dua Kajian Tajam Warnai Terbitan Terbaru Jurnal Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung

By Redpel SuaraBSDK3 August 2026 • 18:41 WIB31 Views0

Jurnal Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung kembali menerbitkan edisi terbaru sebagai bagian dari upaya penyebarluasan…

Ketika KUHP Nasional Bersinggungan dengan UU Khusus

3 August 2026 • 16:00 WIB

PTA Kepri Gelar Pertemuan Ketujuh Bimtek Pembangunan Pengadilan Berpredikat Informatif Tahun 2026

3 August 2026 • 15:50 WIB

Hakim Dituntut Kuasai Bukti Ilmiah dan Utamakan Prinsip Keadilan Ekologis dalam Menerima, Memeriksa dan Mengadili Perkara Lingkungan Hidup

3 August 2026 • 15:11 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Dua Kajian Tajam Warnai Terbitan Terbaru Jurnal Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung
  • Ketika KUHP Nasional Bersinggungan dengan UU Khusus
  • PTA Kepri Gelar Pertemuan Ketujuh Bimtek Pembangunan Pengadilan Berpredikat Informatif Tahun 2026
  • Hakim Dituntut Kuasai Bukti Ilmiah dan Utamakan Prinsip Keadilan Ekologis dalam Menerima, Memeriksa dan Mengadili Perkara Lingkungan Hidup
  • Menteri Lingkungan Hidup: Hakim Lingkungan adalah Penjaga Konstitusi dan Keadilan Ekologis

Recent Comments

  1. Ahmad on Anak yang Tak Ikut Mutasi
  2. Isty on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
  3. Abdul Kasim on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
  4. Agus A on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
  5. Sarmin syukur on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Dr. Satria Perdana, S.H., M.H.
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.