Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Menjaga Hutan, Melindungi Masyarakat, Menegakkan Keadilan: Dua Institusi Siapkan Sinergi

10 August 2026 • 20:29 WIB

Pelatihan Prisma Menjadi Bukti Nyata MA RI Dalam Meraih Kembali Kepercayaan Publik

10 August 2026 • 19:40 WIB

Dari Kandang Rehabilitasi ke Langit Jawa: Perjalanan Panjang Penyelamatan Elang Jawa di PSSEJ

10 August 2026 • 19:30 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Menjaga Hutan, Melindungi Masyarakat, Menegakkan Keadilan: Dua Institusi Siapkan Sinergi

Menjaga Hutan, Melindungi Masyarakat, Menegakkan Keadilan: Dua Institusi Siapkan Sinergi

SyihabuddinSyihabuddin10 August 2026 • 20:29 WIB7 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Megamendung, 10 Agustus 2026 — Hutan bukan sekadar hamparan pepohonan. Ia adalah ruang kehidupan, rumah bagi satwa, penyangga keseimbangan ekologis, sumber penghidupan masyarakat, sekaligus warisan yang menentukan masa depan generasi yang belum lahir.

Dari kesadaran itulah sebuah langkah kolaboratif mulai dibangun.

Badan Strategi Kebijakan dan Diklat (BSDK) Mahkamah Agung Republik Indonesia dan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BP2SDM) Kementerian Kehutanan menggelar pertemuan di Kantor BSDK MA, Megamendung, Senin (10/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum awal untuk membangun kolaborasi antarlembaga, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, dan penguatan perspektif hukum dalam upaya menjaga kelestarian hutan sekaligus memastikan pembangunan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.

Lebih jauh, pertemuan ini membuka ruang bagi lahirnya sebuah paradigma penting: bahwa perlindungan hutan tidak boleh dipandang semata-mata sebagai persoalan administrasi, ekonomi, atau konservasi, tetapi juga sebagai persoalan keadilan.

Dari Antroposentrisme Menuju Keadilan Ekologis

Dalam perspektif sustainable development, pembangunan tidak semestinya hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan manfaat yang dirasakan oleh generasi sekarang. Pembangunan harus mampu mempertemukan tiga kepentingan sekaligus: kemajuan ekonomi, kesejahteraan sosial, dan keberlanjutan lingkungan.

Artinya, pembangunan tidak boleh meninggalkan masyarakat, tetapi juga tidak boleh menghancurkan ekosistem yang menopang kehidupan masyarakat itu sendiri.

Di titik inilah hukum memiliki peran yang sangat penting.

Hukum tidak hanya hadir ketika kerusakan telah terjadi. Hukum juga harus menjadi instrumen untuk memastikan bahwa proses pembangunan sejak awal berlangsung secara adil, hati-hati, berkelanjutan, dan menghormati daya dukung lingkungan.

Perspektif tersebut semakin kuat apabila didekati melalui pemikiran Deep Ecology. Berbeda dari pandangan yang menempatkan alam semata-mata sebagai instrumen untuk memenuhi kebutuhan manusia, deep ecology mengajak manusia melihat alam sebagai sesuatu yang memiliki nilai intrinsik.

Hutan bernilai bukan hanya karena kayunya. Sungai bukan hanya bernilai karena airnya. Satwa bukan hanya bernilai ketika memberikan manfaat ekonomi. Ekosistem memiliki kebermaknaan dan nilai keberadaannya sendiri.

Dalam kerangka inilah, keadilan ekologis memperoleh makna yang lebih dalam: manusia bukan penguasa tunggal atas alam, melainkan bagian dari jejaring kehidupan yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlangsungannya.

Kepala BSDK dengan Mahkamah Agung, Dr. H. Syamsul Arief, S.H., M.H., menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama BSDK MA dan BP2SDM Kementerian Kehutanan memiliki arti strategis, terutama dalam membangun pemahaman bersama mengenai kelestarian hutan dan keadilan lingkungan.

“Pohon dan satwa adalah subjek hukum yang harus dilindungi dan mendapatkan perhatian khusus dari stakeholder lingkungan hidup”, demikian papar pria yang hobi naik gunung dan menanam berbagai macam tumbuhan.

Pernyataan tersebut membawa diskusi pada pertanyaan yang lebih mendasar: sejauh mana hukum kita memberikan ruang bagi alam untuk dipertimbangkan bukan hanya sebagai objek perlindungan, tetapi sebagai bagian yang memiliki kepentingan dalam proses penegakan hukum?

Bagi dunia peradilan, pertanyaan tersebut menjadi semakin relevan.

Hakim tidak hanya dituntut mampu membaca norma hukum, tetapi juga memahami konteks ekologis dari sebuah perkara. Sebuah putusan mengenai hutan, pertambangan, perkebunan, pencemaran, perusakan lingkungan, atau konflik sumber daya alam pada akhirnya dapat menentukan nasib ekosistem dan kehidupan masyarakat dalam jangka panjang.

Karena itu, penguatan perspektif keadilan ekologis dan Deep Ecology bagi aparatur penegak hukum menjadi kebutuhan yang semakin penting, termasuk juga di Kementerian Kehutanan

Hutan dan Masyarakat Sama-Sama Penting

Sementara itu, Kepala BP2SDM Kementerian Kehutanan, Drh. Indra Exploitasia Semiawan, M.S, juga menegaskan pentingnya kolaborasi tersebut. BP2SDM Kementerian Kehutanan yang baru saja meluncurkan konsep Corporate University menyatakan kesiapan untuk membangun kerja sama dengan BSDK yang juga telah mengimplementasikan Corporate University.

“Kolaborasi BSDK dan BP2SDM Kemenhut diharapkan tidak berhenti pada pertukaran pengetahuan, tetapi dapat berkembang menjadi penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui pembelajaran lintas institusi. Bahkan, terbuka peluang bagi para Hakim untuk berkontribusi sebagai mentor dalam pengembangan kompetensi di lingkungan BP2SDM Kementerian Kehutanan”, demikian beliau mengawali sambutannya.

Yang menarik, semangat kolaborasi tersebut bertemu pada satu kepentingan yang sama, yakni keadilan ekologis.

“Hutan dan masyarakat sama-sama penting. Jadi, dalam proses pembangunan tidak boleh ada yang dirugikan,” demikian, Kepala BP2SDM menegaskan dalam paparannya. Pernyataan tersebut sekaligus menggambarkan esensi pembangunan berkelanjutan: tidak mempertentangkan manusia dengan alam, tetapi mencari titik keseimbangan agar masyarakat memperoleh manfaat tanpa mengorbankan keberlanjutan ekosistem.

Membangun Jembatan antara Pengetahuan Kehutanan dan Perspektif Hakim

Kolaborasi BSDK MA dan BP2SDM Kementerian Kehutanan membuka kemungkinan terbentuknya ruang pembelajaran yang unik.

Di satu sisi, dunia kehutanan memiliki pengetahuan mengenai ekosistem, konservasi, tata kelola hutan, penyuluhan, pembangunan sumber daya manusia, serta dinamika masyarakat sekitar hutan.

Di sisi lain, dunia peradilan memiliki perspektif mengenai keadilan, pembuktian, pertanggungjawaban hukum, perlindungan hak, serta bagaimana hukum diterapkan terhadap konflik kepentingan yang terjadi di lapangan.

Pertemuan dua perspektif tersebut dapat menghasilkan sesuatu yang lebih besar daripada sekadar transfer pengetahuan.

Ia dapat membangun ekosistem pembelajaran hukum lingkungan yang lebih komprehensif.

Hakim dapat memahami bagaimana sebuah kerusakan ekologis terjadi. Para ahli kehutanan dapat memahami bagaimana fakta ekologis diterjemahkan ke dalam bahasa hukum dan pembuktian di persidangan. Pada akhirnya, keduanya bertemu pada satu tujuan: mewujudkan keadilan yang tidak hanya berpihak kepada manusia hari ini, tetapi juga kepada keberlanjutan kehidupan.

Dari Ruang Diklat Menuju Ruang Perubahan

Kerja sama ini sekaligus memperlihatkan bahwa pendidikan dan pelatihan aparatur tidak boleh berhenti pada transfer pengetahuan.

Diklat harus mampu membentuk cara pandang.

Dalam konteks lingkungan hidup, cara pandang itu adalah kesadaran bahwa setiap keputusan hukum dapat memiliki konsekuensi ekologis.

Putusan pengadilan mungkin menyelesaikan satu perkara, tetapi dampaknya dapat berlangsung puluhan bahkan ratusan tahun. Ketika sebuah kawasan hutan hilang, ketika habitat satwa terfragmentasi, atau ketika sebuah ekosistem mengalami kerusakan serius, konsekuensinya tidak selalu dapat dipulihkan hanya dengan pembayaran ganti rugi.

Karena itu, paradigma restorative environmental justice, prinsip kehati-hatian, kepentingan generasi mendatang, dan keberlanjutan ekologis perlu semakin mendapat tempat dalam pendidikan hukum dan pendidikan hakim.

Catatan untuk Hakim: Ketika Putusan Menyentuh Masa Depan

Ada satu kesadaran penting yang layak dibawa pulang dari pertemuan BSDK MA dan BP2SDM Kementerian Kehutanan:

Hakim tidak hanya mengadili peristiwa masa lalu. Dalam perkara lingkungan hidup, putusan hakim dapat menentukan kualitas kehidupan di masa depan.

Karena itu, ketika berhadapan dengan perkara lingkungan, pertanyaan hakim tidak cukup berhenti pada:

“Apa yang telah terjadi?”

Tetapi juga perlu bergerak menuju:

“Apa dampaknya bagi ekosistem?”
“Siapa yang menanggung kerugiannya?”
“Apakah masyarakat memperoleh keadilan?”
“Bagaimana nasib generasi yang akan datang?”
“Dan apakah putusan ini turut menjaga keberlanjutan kehidupan?”

Di situlah hukum bertemu dengan etika ekologis.

Dan di situlah pula makna keadilan menjadi lebih luas: bukan hanya keadilan antarmanusia, tetapi juga keadilan antara manusia, alam, dan generasi mendatang.

Kolaborasi untuk Hutan, Masyarakat, dan Masa Depan

Pertemuan BSDK MA dan BP2SDM Kementerian Kehutanan akhirnya bukan sekadar agenda kelembagaan.

Ia merupakan awal dari sebuah kemungkinan besar: membangun kolaborasi antara hukum dan kehutanan, pengadilan dan pengetahuan ekologis, pendidikan hakim dan pembangunan berkelanjutan.

Tim BP2SDM Kementerian Kehutanan yang hadir, yaitu:Kepala Badan Drh. Indra Exploitasia Semiawan, M.S., Sekretaris Badan Dr. Ir. Kusdamayanti, M.Si., Kepala Pusat Penyuluhan Kehutanan Wahju Rudianto, S.Pi., M.S., dan Kepala Pusat Perencanaan Pengembangan SDM Dr. U. Mamat Rahmat, S.Hut., M.P. beserta Tim.

Sementara dari BSDK Mahkamah Agung hadir Kepala Badan Dr. H. Syamsul Arief, S.H., M.H., Sekretaris Badan Dr. Drs. Ach. Jufri, S.H., M.H., Hakim Yustisial BSDK Syihabuddin, S.H., M.H., serta Kepala Bidang Program dan Evaluasi BSDK I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra, S.E., M.H.

Dari Megamendung, sebuah gagasan mulai menemukan jalannya:

“Bahwa menjaga hutan bukan hanya tugas rimbawan; menegakkan keadilan ekologis bukan hanya tugas hakim; dan pembangunan berkelanjutan bukan hanya agenda pemerintah.”

Semuanya membutuhkan kolaborasi.

Sebab ketika hutan kehilangan masa depannya, sesungguhnya manusia sedang kehilangan sebagian dari masa depannya sendiri.

Dan ketika hukum mampu berdiri di antara kepentingan pembangunan, masyarakat, dan kelestarian alam, keadilan tidak lagi sekadar menyelesaikan perkara—ia ikut menjaga kehidupan.

Syihabuddin
Kontributor
Syihabuddin
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

#HukumLingkungan #KeadilanEkologis #KolaborasiAntarlembaga #PembangunanBerkelanjutan #PerlindunganHutan
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Pelatihan Prisma Menjadi Bukti Nyata MA RI Dalam Meraih Kembali Kepercayaan Publik

10 August 2026 • 19:40 WIB

Dari Kandang Rehabilitasi ke Langit Jawa: Perjalanan Panjang Penyelamatan Elang Jawa di PSSEJ

10 August 2026 • 19:30 WIB

BSDK Mahkamah Agung Gelar Outbound, Perkuat Kebersamaan Peserta Sertifikasi Mediator dan Lingkungan Hidup

10 August 2026 • 19:21 WIB
Leave A Reply


Demo
Top Posts

Dari Monitoring Hingga Titik Nol: Sebuah Perjalanan Tentang Pengabdian

30 July 2026 • 15:00 WIB

Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim

27 July 2026 • 12:12 WIB

Menepi Sejenak di Tambak Bandeng

11 July 2026 • 09:06 WIB

Prediksi Juara World Cup 2026 Dari Pusdiklat Menpim

6 July 2026 • 21:16 WIB
Don't Miss

Menjaga Hutan, Melindungi Masyarakat, Menegakkan Keadilan: Dua Institusi Siapkan Sinergi

By Syihabuddin10 August 2026 • 20:29 WIB0

Megamendung, 10 Agustus 2026 — Hutan bukan sekadar hamparan pepohonan. Ia adalah ruang kehidupan, rumah…

Pelatihan Prisma Menjadi Bukti Nyata MA RI Dalam Meraih Kembali Kepercayaan Publik

10 August 2026 • 19:40 WIB

Dari Kandang Rehabilitasi ke Langit Jawa: Perjalanan Panjang Penyelamatan Elang Jawa di PSSEJ

10 August 2026 • 19:30 WIB

BSDK Mahkamah Agung Gelar Outbound, Perkuat Kebersamaan Peserta Sertifikasi Mediator dan Lingkungan Hidup

10 August 2026 • 19:21 WIB
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Menjaga Hutan, Melindungi Masyarakat, Menegakkan Keadilan: Dua Institusi Siapkan Sinergi
  • Pelatihan Prisma Menjadi Bukti Nyata MA RI Dalam Meraih Kembali Kepercayaan Publik
  • Dari Kandang Rehabilitasi ke Langit Jawa: Perjalanan Panjang Penyelamatan Elang Jawa di PSSEJ
  • BSDK Mahkamah Agung Gelar Outbound, Perkuat Kebersamaan Peserta Sertifikasi Mediator dan Lingkungan Hidup
  • Bentrokan Dua Tekad :  Harapan Naruto ditengah Tirani Danzo

Recent Comments

  1. cindy on Putusan untuk Bumi: Refleksi Hakim di Tengah Triple Planetary Crisis
  2. Jeje on Putusan untuk Bumi: Refleksi Hakim di Tengah Triple Planetary Crisis
  3. asyrof on Dapatkah Pemeriksaan Setempat Menjadi Bagian dari Mediasi di Pengadilan?
  4. AI API Directory on Sistem Pembuktian KUHAP 2025: Dr. Chairul Huda Tegaskan Hakim Harus Berani Menolak Alat Bukti Ilegal
  5. Syihabuddin on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Sadana
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Dr. Satria Perdana, S.H., M.H.
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.