Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Urgensi Restitusi dalam Mekanisme Keadilan Restoratif

September 14, 2026

Syamsul Arief: Hakim Niaga Harus Menghubungkan Pengetahuan Hukum dengan Nilai Kemanusiaan

September 14, 2026

PN Tapaktuan Catat Putusan Pemaafan Hakim Pertama di Era KUHP Nasional

September 14, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Urgensi Restitusi dalam Mekanisme Keadilan Restoratif

Urgensi Restitusi dalam Mekanisme Keadilan Restoratif

Deka Rachman BudihantoDeka Rachman BudihantoSeptember 14, 20266 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Pendahuluan

Dalam suatu podcast Podium yang membahas tentang Mekanisme Keadilan Restoratif oleh narasumber dinyatakan “KPN tidak berada dalam porsi layak atau tidak layak proporsional atau tidak proporsional menilai isi kesepakatannya” selanjutnya dijelaskan pula apabila kerugian ringan, namun penggantian atas kerugian tersebut lebih besar berdasarkan kesepakatan, maka hal tersebut tidak bisa dinilai oleh KPN dalam hal penetapan sah atau tidaknya penghentian penyidikan dan penuntutan.

Pertanyaannya adalah apakah proposisi di atas dapat dibenarkan dan memenuhi nilai-nilai keadilan, jika dinyatakan “KPN tidak berada dalam porsi layak atau tidak layak proporsional atau tidak proporsional menilai isi kesepakatannya”?

Pembahasan

Prinsip Proposionalitas dan Relasi Kuasa dalam Perjanjian MKR

Dalam praktik adanya kesepakatan akan terlihat apakah dalam suatu perjanjian telah menerapkan prinsip proposionalitas dalam setiap ketentuan yang disepakati (Agus Yudha Hernoko, 2016), lebih jauh sebenarnya dapat pula mengindikasikan apakah telah terjadi relasi kuasa antara korban dan pelaku misalnya hubungan tidak setara yang dapat menekan pihak lain, dalam hal ini bisa terjadi kerugian ringan tetapi penggantiannya besar diakibatkan korban memeras pelaku atau sebaliknya penggantiannya besar sementara kerugiannya ringan diakibatkan pelaku memaksa korban untuk menerima ganti rugi tersebut.

Dalam penyelesaian perkara pidana biasa yang dibarengi tuntutan ganti kerugian dikenal adanya restitusi maupun kompensasi berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2026 tentang Perlindungan Saksi dan Korban yang merupakan dasar utama dan juga diatur dalam peraturan pelaksana PP Nomor 7 Tahun 2018 sebagaimana diubah dengan PP Nomor 35 Tahun 2020 jo PERMA Nomor 1 Tahun 2022 jis PERMA Nomor 1 Tahun 2024.

Peran LPSK dalam Mekanisme Keadilan Restoratif

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) diberi kewenangan berdasarkan Pasal 19 ayat (2) untuk mengajukan perhitungan ganti kerugian restitusi baik sebelum atau sesudah putusan berkekuatan hukum tetap. Hak korban atas restitusi ditegaskan dalam Pasal 19 ayat (1) yang meliputi: a. ganti rugi atas kehilangan kekayaan atau penghasilan; b. ganti rugi yang ditimbulkan akibat penderitaan yang berkaitan langsung sebagai akibat tindak pidana; c. penggantian biaya perawatan medis dan/atau psikologis; dan/atau d. ganti rugi lain yang diderita Korban sebagai akibat tindak pidana.

Perma Nomor 1 Tahun 2024 tidak menjadi dasar utama hak restitusi melainkan merupakan pedoman ketika hakim mengadili perkara pidana berdasarkan keadilan retoratif. Dalam perkara yang memenuhi syarat PERMA Nomor 1 Tahun 2024 restitusi merupakan bagian dari upaya pemulihan korban namun perdamaian antara pelaku dan korban tidak otomatis sama dengan restitusi.

Baca Juga  Pertanggungjawaban Pidana dalam KUHP Nasional: Menentukan Batas Kesalahan dan Keadilan dalam Pemidanaan

Dalam pandangan saya, seharusnya untuk menghindari ketidaksesuaian kehendak antara pelaku dan korban dalam menyepakati besarnya ganti kerugian dalam Mekanisme Keadilan Restoratif (Taufiq Yulianto, 2023), LPSK  dapat memberikan andil untuk menghitung berapa sebenarnya besar kerugian yang dialami oleh korban sehingga apabila antara korban dan pelaku akan menyepakati perjanjian damai dalam hal penggantian ganti kerugian mengacu pada hasil penghitungan LPSK dan menurut pendapat saya dapat diajukan sebagai syarat bersama-sama dengan permohonan penghentian penyidikan, penuntutan dan persidangan dalam pelaksanaan Mekanisme Keadilan Restoratif.

Berdasarkan Pasal 1 angka 14 UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Perlindungan Saksi dan Korban yang menyatakan “Restitusi adalah pembayaran ganti rugi yang dibebankan kepada pelaku atau pihak ketiga berdasarkan penetapan atau putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, atas kerugian materiel dan/ atau immateriel yang diderita Korban atau ahli warisnya”. Selanjutnya disebutkan dalam Pasal 19 ayat (2) UU 3/2026 menyatakan “Pengajuan permohonan Restitusi dapat diajukan kepada Ketua Pengadilan sebelum putusan pengadilan atau setelah putusan pengadilan telah memperoleh kekuatan hukum tetap, baik secara langsung maupun melalui LPSK, penyidik, atau penuntut umum”. Oleh karena itu, dalam pandangan saya, adanya andil LPSK dalam Mekanisme Keadilan Retoratif akan mengakibatkan suatu penetapan/putusan Pengadilan lebih mendekati tujuannya yaitu keadilan, kepastian dan kemanfaatan serta proses keadilan yang harapkan bisa dilaksanakan lebih fair, efektif dan efisien.

Upaya Hukum terhadap Perjanjian Perdamaian yang Cacat Hukum

Tentunya dengan membaca SEMA Nomor 1 Tahun 2026 diterbitkannya penetapan sah/tidaknya penghentian penyidikan dan penuntutan menutup ruang untuk korban melakukan upaya praperadilan dan dikenakan asas nebis in idem apabila perkara dilanjutkan oleh Penuntut Umum termasuk apakah di dalamnya ketika perjanjian perdamaian korban melakukannya dengan adanya dwang (paksaan), dwaling (kekhilafan) atau misbruijk van omstandighheden (penyalahgunaan keadaan) (Hendri Jayadi, 2023).

Artinya hak tersebut akan dihilangkan ditutup bingkai pengesahan dari Ketua Pengadilan Negeri dinilai justru mencederai keadilan itu sendiri, sementara kewenangan Ketua Pengadilan Negeri dipangkas hanya memeriksa kebenaran formil / verifikasi syarat-syarat Mekanisme Keadilan Restoratif bukan selayaknya proses yudikatif “memeriksa dan mengadili” untuk mengetahui fakta konkret adanya perjanjian perdamaian dikaitkan dengan hukum terkait akhirnya pertanyaan filosofis ini muncul dapatkah Ketua Pengadilan Negeri mengesahkan penghentian penyidikan dan penuntutan sementara fakta digantungkan pada penilaian Aparat Penegak Hukum lain (Polisi dan Jaksa) (di luar persidangan) bukan pada persidangan? Sementara waktu yang diberikan hanya 3 (tiga) hari untuk mempertimbangkan hak korban jangan sampai hilang atas kesewenang-wenangan Ketua Pengadilan Negeri melalui penetapannya?

Baca Juga  Antinomi dalam KUHAP dan Beberapa Pesan Penting Wamenkum dalam Webinar KUHAP 2025

Selanjutnya apabila penghentian penuntutan dan penyidikan tidak sah hanya berdampak pada dikembalikan berkas, pertanyaan filosofis akan muncul selama tidak ada upaya praperadilan (Anang Shophan Tornado, 2019) berapa lama bertahan penuntutan dan penyidikan yang tidak sah? Mungkin akan selamanya karena tidak ada kepastian hukum sebagai ciri hukum pidana.

Kesimpulan

Restitusi dalam Mekanisme Keadilan Restoratif sangat penting untuk dilakukan melalui sidang insidentiil dan hadirnya LPSK dalam rangka menjamin hak korban mendapat restitusi yang layak dan adil merupakan pandangan agar Mekanisme Keadilan Restitusi yang merupakan amanah dari Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana yang baru dapat kiranya dilaksanakan secara lebih terarah dan terukur.

Saran

Solusi yang diberikan adalah memberikan ruang dan waktu yang cukup kepada Ketua Pengadilan Negeri untuk kembali kepada “khittah” melaksanakan fungsi yudikatif memeriksa dan mengadili secara mandiri bebas dari intervensi manapun bukan sekedar memverifikasi syarat-syarat Mekanisme Keadilan Restoratif terhadap sah/tidaknya penghentian penyidikan/penuntutan dengan jalan melaksanakan Sidang Insidentil dengan harapan fakta hukum yang dipegang Ketua Pengadilan Negeri sendiri dan diyakini kebenarannya tanpa bergantung pada fakta hukum Aparat Penegak Hukum lainnya.

Daftar Pustaka

Hernoko, Agus Yudha. “Asas Proporsionalitas sebagai landasan pertukaran hak dan kewajiban para pihak dalam kontrak komersial.” Jurnal Hukum dan Peradilan 5.3 (2016): 447-466.

Jayadi, Hendri. “Proving The State Of Dwang, Dwaling And Bedrog In A Lawsuit For Annulment Of An Agreement In An Indonesian Civil Court.” BALTIC JOURNAL OF LAW & POLITICS 16.3 (2023): 3663-3667.

Tornado, Anang Shophan, MH SH, and M. Kn. Praperadilan: Sarana perlindungan tersangka dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Nusamedia, 2019.

Yulianto, Taufiq. “Keadilan restoratif (restorative justice) sebagai alternatif penyelesaian perkara tindak pidana.” Orbith: Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa dan Sosial 19.2 (2023): 154-159.

Deka Rachman Budihanto
Kontributor
Deka Rachman Budihanto
Ketua Pengadilan Negeri Paringin

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Hak Korban hukum pidana Keadilan Restoratif KPN KUHAP Baru LPSK Mekanisme Keadilan Restoratif Perjanjian Perdamaian PERMA Nomor 1 Tahun 2024 Praperadilan Prinsip Proporsionalitas Relasi Kuasa Restitusi SEMA Nomor 1 Tahun 2026
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan

September 13, 2026

Menguatkan Kapabilitas Peradilan Agraria

September 12, 2026

Terbukti Bantu Sembunyikan Jasad Chelsea alias Santi dalam Karung, Dua Pemuda di Halmahera Utara Divonis 8 Bulan Penjara

September 10, 2026
Leave A Reply


Demo
Top Posts

Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan

September 13, 20261,146 Views

Titah Leviathan

September 11, 2026

Di Balik Tradisi ‘Mohon Izin’: Meneguhkan Etika dan Jati Diri Prajurit pada HUT ke-81 TNI AL

September 10, 2026

Resensi Game: Final Fantasy VII

September 7, 2026
Don't Miss

Urgensi Restitusi dalam Mekanisme Keadilan Restoratif

By Deka Rachman BudihantoSeptember 14, 20260

Pendahuluan Dalam suatu podcast Podium yang membahas tentang Mekanisme Keadilan Restoratif oleh narasumber dinyatakan “KPN…

Syamsul Arief: Hakim Niaga Harus Menghubungkan Pengetahuan Hukum dengan Nilai Kemanusiaan

September 14, 2026

PN Tapaktuan Catat Putusan Pemaafan Hakim Pertama di Era KUHP Nasional

September 14, 2026

Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan

September 13, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Urgensi Restitusi dalam Mekanisme Keadilan Restoratif
  • Syamsul Arief: Hakim Niaga Harus Menghubungkan Pengetahuan Hukum dengan Nilai Kemanusiaan
  • PN Tapaktuan Catat Putusan Pemaafan Hakim Pertama di Era KUHP Nasional
  • Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan
  • Menguatkan Kapabilitas Peradilan Agraria

Recent Comments

  1. Masjudul Haq on Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan
  2. Ahmad Satiri on Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan
  3. Burhan on Dari Prajurit Hukum ke Mahkamah Agung: Letkol Chk Sudiyo Pesan ‘Menulis dan Menulislah’
  4. Vanimut on Ketua PTA Kepri Buka Pendampingan Monev KIP Tahun 2026
  5. Ekasari on BSDK MA Run 2026: 10 Kilometer Pelari CADAS, Berlari Bersama Menjaga Semangat Pengabdian dan Integritas
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Penulis adalah Filsuf - Analis Politik dan Kebangsaan
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
  • Avatar photo Zidny Taqiyya
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.