Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Menjaga Hutan, Melindungi Masyarakat, Menegakkan Keadilan: Dua Institusi Siapkan Sinergi

10 August 2026 • 20:29 WIB

Pelatihan Prisma Menjadi Bukti Nyata MA RI Dalam Meraih Kembali Kepercayaan Publik

10 August 2026 • 19:40 WIB

Dari Kandang Rehabilitasi ke Langit Jawa: Perjalanan Panjang Penyelamatan Elang Jawa di PSSEJ

10 August 2026 • 19:30 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Inisiator Peradilan dan Keadilan Global

Inisiator Peradilan dan Keadilan Global

Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.28 January 2026 • 13:02 WIB7 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Di antara beberapa tokoh hukum dan peradilan yang termasyhur, ada satu tokoh yang mulai berpikir dan berbicara tentang hukum dan peradilan pada periode 634–644 M.

Dia dikenal dengan Amirul Mukiminin Umar ibn al-Khatab (Umar bin Khatab) dan diberi gelar Al Faruq yaitu seorang mampu membedakan antara yang benar dengan salah walaupun yang benar itu kelihatannya seperti salah, dan dia mampu memberikan perintah untuk menegakkan keadilan hanya dengan sebuah simbol.

Pada masa pemerintahannya (kekhalifahannya), ia menulis surat kepada Abu Musa Al Asy’ary (gubernur di wilayah Basrah dan Irak waktu itu) tentang petunjuk persidangan penyelesaian perkara yang dikenal dengan Risalah Qadha’ Umar bin Khatab. Isi dari Risalah Qadha tersebut adalah sebagai berikut :

– Peradilan mesti ada

Umar bin Khatab menyatakan bahwa Peradilan adalah kewajiban yang telah ditetapkan dan sunnah yang wajib diikuti. 

Al Quran dan hadis Nabi Muhammad SAW memerintahkan menegakan hukum dan keadilan. Hukum harus ditegakkan walaupun terhadap anak dan keluarga sendiri, sehingga Nabi Muhammad SAW pernah bersabda “Andaikata Fatimah, anakku, mencuri, niscaya akan kupotong tangannya” dan keadilan harus diberikan walaupun terhadap musuh dan orang yang kita benci. Al Quran memerintahkan “Janganlah karena kebencianmu terhadap suatu kaum membuat kamu berlaku zalim dan tidak adil terhadapnya”.[1]

Perintah Al Qur’an dan Sabda Nabi Muhammad SAW tersebut diterjemahkan oleh Umar bin Khatab bahwa “pengadilan mesti ada” sebagai lembaga resmi untuk menyelesaikan dan mengadili perkara di antara umat manusia.

– Setiap orang sama di depan hukum

Samakanlah setiap orang dalam sikap dan pandanganmu, dalam majelismu, dan dalam putusanmu, sehingga orang yang berkuasa tidak memanfaatkan tipu dayamu dan orang yang lemah tidak berputus asa dari keadilanmu.

Napoleon Bonaparte, dalam Code Napoleon (21 Maret 1804)  menyebutnya Equality Before the Law (Kesetaraan di Hadapan Hukum) tidak ada lagi pembedaan hukum berdasarkan kelas sosial. [2]

– Perdamaian

Perdamaian dalam penyelesaian perkara dibenarkan, kecuali perdamaian yang menghalalkan yang haram atau mengharamkan yang halal.

Perdamaian dalam penyelesaian perkara ini berkembang sedemikian rupa, baik perkara pidana (Restorative Justice) maupun dalam perkara perdata (Mediasi) yang salah satu syaratnya adalah “suatu sebab yang tidak terlarang dan tidak boleh ada mediasi/perdamaian/kesepakatan pada sebab yang tidak halal”.

– Pembuktian

Pembuktian dibebankan kepada orang yang mendalikan hak dan sumpah dibebankan kepada yang mengingkarinya.

Konsistensi pembuktian dalam peradilan Islam sangat penting. Dalam praktiknya kemudian, pernah khalifah Ali bin Abi Thalib, menemukan baju perangnya yang hilang (dengan tanda-tanda yang persis sama)  di rumah seorang Yahudi. Setelah ditanya dan diminta kembali oleh Ali bin Abi Tahlib, orang Yahudi membantah dan tidak mau menyerahkannya. Akhirnya Ali bin Abi Tahlib menggugat ke pengadilan. Ketika ditanya oleh Hakim, apakah Ali (yang waktu itu sedang menjadi Khalifah) punya bukti, Ali menjawab, yang tahu baju itu hanya istri saya Fatimah (anak Rasulullah SAW), Hakim menjelaskan bahwa istri tidak dapat diterima menjadi saksi, dan karena tidak ada bukti lain, maka gugatan Ali bin Abi Thalib ditolak.  Yahudi yang tadinya ketakutan, karena berperkara di peradilan Islam dan berhadapan dengan Ali bin Abi Tahli yang sedang berkuasa, menjadi sangat terharu dengan peradilan dan keadilan Islam. Akhirnya dia mengakui bahwa baju perang itu memang milik Ali bin Abi Tahlib yang ia curi dan kagum dengan peradilan berbasis pembuktian yang kemudian menyerahkan kembali baju perang kepada Ali bin Abi Thalib.

Baca Juga  Di Antara Rak dan Takdir : Korea, Perpustakaan, dan Mimpi Literasi Hakim Indonesia

– Penundaan persidangan

Barangsiapa mendalilkan sesuatu, akan tetapi bukti-bukti yang akan diajukan belum terkumpul/lengkap, berikanlah ia waktu dengan menunda persidangan. Jika ia dapat mengajukan bukti-bukti tersebut, maka berikanlah haknya, jika ia tidak dapat mengajukan bukti, maka engkau bebas memberikan putusan padanya. Penundaan persidangan adalah lebih baik dan lebih menjelaskan keadaan yang samar.

– Penemuan hukum

Kemudian fahamilah, jika engkau diserahi suatu perkara yang tidak terdapat dalam al Quran atau as- Sunnah, pergunakanlah qiyas (analog)[3] terhadap perkara tersebut, kaji dan telitilah contoh-contoh perkara lain yang serupa (yurisprudensi), kemudian berpeganglah pada keyakinanmu atas hal yang terbaik di sisi Allah dan hal yang paling mendekati kebenaran.

Dalam peradilan Umar bin Khatab yang ditetapkannya dalam masa 634–644 M telah berlaku apa yang sekarang disebut dengan Rechtvinding, Ius Curia Novit dan pengadilan tidak boleh menolak perkara dengan alasan hukum tidak ada atau tidak jelas.

– Putusan pengadilan harus dapat dieksekusi

Putusan yang benar tidak berarti apa-apa, jika tidak dapat dieksekusi.

Putusan adalah mahkotanya Hakim. Mahkota tersebut tidak hanya terletak pada tepat dan adilnya sebuah putusan, akan tetapi, terletak pada dapat atau tidaknya putusan tersebut dilaksanakan/dieksekusi.

– Upaya Hukum

Tidak ada larangan bagimu untuk mengadili ulang keputusan yang telah engkau jatuhkan. Jika engkau mendapatkan petunjuk/bukti baru, seyogyanya engkau meninjau ulang perkara tersebut demi sebuah kebenaran. Sungguh, kebenaran itu adalah qadim dan tidak ada hal apapun yang dapat membatalkan kebenaran. Meninjau ulang sebuah putusan demi kebenaran jauh lebih baik daripada terus menerus berkubang dalam kesalahan.

Dalam praktek saat ini, meninjau ulang putusan ini ada dalam bentuk “meninjau ulang putusan sendiri oleh Majelis yang memutus perkara (Verzet) dalam putusan verstek, ada Banding, Kasasi, dan PK.

Di samping hukum acara peradilan tersebut, ada hal menarik dari Umar bin Khatib tentang keadilan dan penegakan keadilan.

– Perintah keadilan dengan simbol

Adalah Amru bin Ash, Gubernur Mesir pada saat Umar bin Khatab menjadi Khalifah bermaksud membeli tanah dan gubuk milik Yahudi di samping istana. Setelah ditawar sedemikian rupa, orang Yahudi tetap tidak mau menjual tanah dan gubuknya, sehingga Amru bin ‘Ash menggusur paksa bagunan gubuk orang Yahudi. Karena tidak terima gubuknya digusur paksa, maka orang Yahudi mengadu kepada khalifah Umar bin Khatab di Madinah. Aduan tersebut diterima oleh Umar bin Khatab, dan menyuruh orang Yahudi pulang kembali ke Mesir dengan membawa sebuah tulang Unta yang digaris lurus dengan pedangnya. Meskipun dalam kebingungan dan tidak mengerti apa-apa dengan tulang Unta yang digaris lurus tersebut, orang Yahudi kembali ke Mesir dan menyerahkan tulang yang digaris lurus terbut kepada Amru bin ‘Ash. Menerima tulang unta yang digaris lurus oleh Umar bin Khatab tersebut, ‘Amru bin ‘Ash ketakutan dan mengambalikan tanah dan gubuk milik orang Yahudi. Begitulah dua orang hebat (Umar bin Khatab dan ‘Amru bin ‘Ash) yang berada dalam satu frekuensi, tidak perlu pakai perintah keras, cukup dengan simbol, perintah akan sampai dan dilaksanakan dengan sempurna. Melihat keadilan hukum dalam Islam yang tidak membedakan antara pejabat dengan orang miskin yang melarat, dan meskipun dia orang yang berbeda agama, tetapi tetap dimenangkan karena memang itu hak nya, maka Yahudi jadi puas yang merasa terbela haknya, kemudian ia merelakan tanahnya kepada Amru bin ‘Ash untuk perluasan istana gubernur.

Baca Juga  RUU Jabatan Hakim dan Pertaruhan Konstitusional Rekrutmen Hakim Pertama di Peradilan Agama

– Pidana dapat dijatuhkan kepada orang yang menyebabkan terjadi tindak pidana

Umar bin Khatab tidak menghukum (memotong tangan) pembantu yang mencuri unta. Ia melakukan penafsiran Argumentum a contrario terhadap aturan yang memerintahkan potong tangan bagi setiap orang yang mencuri. Menurutnya, pencuri yang diperintahkan untuk dipotong tangannya adalah pencuri dengan niat jahat untuk mengambil dan menguasai milik orang lain secara melawan hukum, sementara pembantu yang mencuri tersebut tidak punya niat jahat untuk mengambil dan menguasai miliki orang lain, akan tetapi dia terpaksa mencuri karena kelaparan dan untuk bertahan hidup, karena itu ia terlepas dari ketentuan potong tangan. Namun demikian, agar tidak merugikan pemilik unta, maka majikan yang menelantarkannya yang menyebabkan ia mencuri, harus dihukum mengganti unta yang dicuri anak buahnya. Pasal 12 ayat (3) UU Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHPidana menyebutnya “Setiap Tindak Pidana selalu bersifat melawan hukum, kecuali ada alasan pembenar” (seperti karena terpaksa untuk bertahan hidup atau untuk membela diri) dan Von Buri[4] menyebutnya conditio sine qua non (“tanpa itu, tidak mungkin”), Semua faktor yang berkontribusi (penyebab) terhadap suatu akibat dianggap setara, yang disebut teori ekuivalen.

Wallahu A’lam.


[1] Al-Qur’an surat Al-Ma’idah ayat 8.

[2] Muhamad Zaky Albana, Code Napoléon, Rasionalitas Kodifikasi Dan Warisan Bagi Tradisi Civil Law, Suara BSDK 14 January 2026.

[3] Menerapkan hukum terhadap kasus yang belum ada aturan hukumnya, sama dengan  kasus yang telah ada aturan hukumnya, karena kesamaan illatnya. Seperti didalam alquran belum ada ketentuan hukum terhadap narkoba, tapi hukumnya bisa disamakan dengan hukum khamar (minuman keras) karena sama-sama memabukan dan menghilangkan akal sehat.

[4] Lhedrik Lienarto, Penerapan Asas Conditio Sine Qua Non Dalam Tindak Pidana Di Indonesia, https://media.neliti.com/media/publications/148236-ID-none.pdf, diunduh 22 Januari 2026.

Abdul Hadi
Abdul Hadi
Hakim Tinggi Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil
Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
Kontributor
Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
Hakim Tinggi Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

artikel
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Innovation in the Supreme Court’s CPNS Basic Training Program in the Age of Artificial Intelligence: A Glimpse into Six Emerging Challenges

10 August 2026 • 15:54 WIB

Mengungkap Kecurangan di Balik Angka Bersih: Catatan Penting Pembuktian Ilmiah terhadap Limbah Industri

10 August 2026 • 10:25 WIB

“Koneksitas Jinayat dan Persamaan di Hadapan Hukum”

10 August 2026 • 09:02 WIB
Leave A Reply


Demo
Top Posts

Dari Monitoring Hingga Titik Nol: Sebuah Perjalanan Tentang Pengabdian

30 July 2026 • 15:00 WIB

Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim

27 July 2026 • 12:12 WIB

Menepi Sejenak di Tambak Bandeng

11 July 2026 • 09:06 WIB

Prediksi Juara World Cup 2026 Dari Pusdiklat Menpim

6 July 2026 • 21:16 WIB
Don't Miss

Menjaga Hutan, Melindungi Masyarakat, Menegakkan Keadilan: Dua Institusi Siapkan Sinergi

By Syihabuddin10 August 2026 • 20:29 WIB0

Megamendung, 10 Agustus 2026 — Hutan bukan sekadar hamparan pepohonan. Ia adalah ruang kehidupan, rumah…

Pelatihan Prisma Menjadi Bukti Nyata MA RI Dalam Meraih Kembali Kepercayaan Publik

10 August 2026 • 19:40 WIB

Dari Kandang Rehabilitasi ke Langit Jawa: Perjalanan Panjang Penyelamatan Elang Jawa di PSSEJ

10 August 2026 • 19:30 WIB

BSDK Mahkamah Agung Gelar Outbound, Perkuat Kebersamaan Peserta Sertifikasi Mediator dan Lingkungan Hidup

10 August 2026 • 19:21 WIB
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Menjaga Hutan, Melindungi Masyarakat, Menegakkan Keadilan: Dua Institusi Siapkan Sinergi
  • Pelatihan Prisma Menjadi Bukti Nyata MA RI Dalam Meraih Kembali Kepercayaan Publik
  • Dari Kandang Rehabilitasi ke Langit Jawa: Perjalanan Panjang Penyelamatan Elang Jawa di PSSEJ
  • BSDK Mahkamah Agung Gelar Outbound, Perkuat Kebersamaan Peserta Sertifikasi Mediator dan Lingkungan Hidup
  • Bentrokan Dua Tekad :  Harapan Naruto ditengah Tirani Danzo

Recent Comments

  1. cindy on Putusan untuk Bumi: Refleksi Hakim di Tengah Triple Planetary Crisis
  2. Jeje on Putusan untuk Bumi: Refleksi Hakim di Tengah Triple Planetary Crisis
  3. asyrof on Dapatkah Pemeriksaan Setempat Menjadi Bagian dari Mediasi di Pengadilan?
  4. AI API Directory on Sistem Pembuktian KUHAP 2025: Dr. Chairul Huda Tegaskan Hakim Harus Berani Menolak Alat Bukti Ilegal
  5. Syihabuddin on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Sadana
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Dr. Satria Perdana, S.H., M.H.
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.