Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Yulius: Kewenangan Pejabat Pajak Harus Dibatasi

20 July 2026 • 16:21 WIB

80 Hakim Ikuti Orientasi Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup Angkatan XXIII Secara Daring

20 July 2026 • 11:40 WIB

Peradilan Berubah, Juru Sita Tidak Boleh Tertinggal

20 July 2026 • 10:06 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Istidraj Ekologi dan NIMBY Syndrome: Sebuah Renungan di Penempatan Kepulauan
Artikel Uncategorized

Istidraj Ekologi dan NIMBY Syndrome: Sebuah Renungan di Penempatan Kepulauan

Anton Ahmad SogiriAnton Ahmad Sogiri24 November 2025 • 09:27 WIB5 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Genap lima bulan penempatan pertama sebagai Hakim yang harus siap ditempatkan dimana saja, itu adalah bunyi kesepakatan atas jabatan ini. Sebagai Hakim dengan jabatan yang belum sepanjang jalan deandels, penempatan Kepulauan adalah sebuah keniscayaan yang diniscayakan.

Beda dengan zaman para Hakim terdahulu, akses komunikasi dan transportasi sekarang lebih mudah, sayangnya kemudahan-kemudahan tersebut sebanding juga dengan kemudahan perolehan barang dengan kemasan plastik yang sulit didaur ulang. Sebagai wilayah kepulauan, sangat wajar sekali jika pantainya dikelilingi dengan bakau atau mangrove. Di Larantuka, mangrove atau bakau seharusnya menjadi pahlawan tanpa tanda jasa. Ia menahan abrasi, menjaga kestabilan garis pantai, menjadi tempat bertelurnya ikan, dan mengurangi dampak badai. Namun, di wilayah yang paling memerlukan mangrove, terdapat segelintir orang yang menolak adanya penanaman mangrove dengan alasan “menghalangi sampan berlabuh”, bahkan ada yang sengaja merusaknya demi membuka jalur cepat ke pantai.

Alasan penolakan bakau sebenarnya sederhana. Warga ingin sampan mudah keluar masuk, tanpa akar mangrove yang menurut mereka mengganggu. Secara praktis, alasan ini terdengar rasional. Namun dalam perspektif ekologi dan hukum lingkungan, ini contoh klasik bagaimana “short-term interests overriding long-term environmental protection” atau kebutuhan jangka pendek bertabrakan dengan keselamatan lingkungan jangka panjang. Tanpa mangrove, garis pantai tidak hanya mundur, tetapi bisa hilang sama sekali. Ketika itu terjadi, bukan hanya sampan yang kehilangan tempat berlabuh, rumah, jalan, bahkan mata pencaharian bisa ikut hanyut. Ironinya, bakau yang dianggap sebagai penghalang sebenarnya sedang melindungi pantai agar tetap bisa dihampiri oleh sampan itu sendiri.

Fenomena lain yang semakin memprihatinkan adalah NIMBY Syndrome, atau perilaku penolakan terhadap suatu kebijakan padahal kebijakan tersebut baik untuk kepentingannya juga. Contoh konkritnya adalah tindakan aktor-aktor lokal yang merusak bakau secara sengaja. Mereka membuka jalur sampan dengan menebang atau menarik mangrove, seolah ekosistem pesisir adalah rintangan, bukan pelindung. Padahal setiap satu meter bakau yang hilang meningkatkan risiko abrasi dan mengurangi habitat ikan.

Kritik ini tidak berhenti pada perilaku masyarakat semata. Di banyak kasus, penolakan muncul karena edukasi ekologi tidak merata dan proyek penanaman dilakukan tanpa melibatkan warga. Penanaman mangrove sering dilakukan sekadar untuk laporan kegiatan, tanpa merawat bibit, tanpa dialog, dan tanpa menjelaskan manfaatnya. Warga melihatnya hanya sebagai proyek singgah sebentar, bukan program jangka panjang. Kecurigaan lahir, dan bakau pun menerima stigma negatif yang tidak pantas.

Namun ada dimensi lain yang lebih dalam, yaitu dimensi spiritual. Di sini muncul konsep istidraj ekologi, suatu keadaan ketika masyarakat merasa hidupnya dimudahkan, diberkahi, dan dicukupi oleh alam, padahal semua “kemudahan” itu justru sedang memanjakan manusia hingga lalai, sebelum akhirnya menjerumuskan mereka dalam bencana yang mereka buat sendiri. Banyak warga menikmati kemudahan memakai pantai tanpa hambatan, bebas membuang sampah ke laut, dan tetap merasa rezeki laut tidak akan pernah habis. Mereka yakin alam selalu memaafkan. Padahal alam hanya diam, bukan karena rela, tetapi karena proses kehancuran bekerja pelan-pelan seperti istidraj yang menguji, bukan memberkati.

Berbeda dengan bakau yang penanamannya butuh dicerna lebih lama, sampah tidak pernah diprotes selantang protes kenaikan harga solar. Belum ada warga yang keberatan bahwa plastik menutupi permukaan air atau botol bekas mengganggu jalur nelayan. Sampah menjadi bagian dari lanskap, seolah natural. Inilah bentuk istidraj paling nyata: masyarakat merasa baik-baik saja, menikmati laut yang “masih terlihat aman”, sambil terus mencemarinya sedikit demi sedikit, tanpa sadar bahwa yang mereka lakukan sedang mempercepat liburnya rezeki laut. Pertanyaannya kemudian menjadi: mengapa bakau ditolak, tetapi sampah dibiarkan? Karena bakau menuntut penyesuaian perilaku, sementara sampah tidak. Mangrove meminta masyarakat sedikit berubah untuk dapat mengatur jalur sampan, merawat bibit, menjaga ruang pesisir. Sampah tidak meminta apa-apa; ia tinggal, mengotori, merusak, tetapi tidak mengganggu rutinitas sehari-hari. Maka dari itu sampah dibiarkan.

Larantuka di Flores Timur adalah tempat yang dianugrahi gugusan gunung, bukit, dan laut biru yang memukau. Keindahan itu bukan hanya panorama, tetapi juga bagian dari spiritualitas masyarakatnya. Dalam sejarah Semana Santa, tertulis bahwa patung Tuan Ma (Bunda Maria) terdampar dan ditemukan di pesisir pantai Larantuka setengah abad yang lalu, sebuah peristiwa yang diyakini bukan kebetulan semata. Banyak yang percaya, jika Tuan Ma memilih singgah di Larantuka dengan alasan yang diyakini sebagai berkah oleh umat katolik. Setengah abad yang lalu plastik belum ditemukan, maka bisa dipastikan Tuan Ma saat singgah di Larantuka disambut dengan bentang alam yang indah, bukan dengan popok yang mengapung di tepi pantai atau styrofoam bekas angkut ikan hasil tangkapan.

Di Larantuka, laut yang dulu bersih kini mulai menyamai laut kota-kota besar, entah sampah tersebut hanyut dari pulau seberang, entah sampah lokal, tapi semua Ibu-Ibu yang sayang anaknya setuju bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati, atau setiap orang baiksetuju bahwa sampah di laut seyogyanya ditindaklanjuti dengan dipungut lalu diproses dengan baik sehingga tidak perlu menunggu Larantuka menjadi pantai seperti pantai Teluk Labuan di Pandeglang, Banten yang mendapat predikat pantai terkotor di Indonesia menurut Pandawara Group.

Jika masyarakat ingin laut tetap kaya ikan, pantai tetap stabil, dan hidup pesisir tetap aman, maka pola pikirnya harus berubah. Menolak bakau berarti menolak perlindungan alami. Membiarkan sampah berarti membuka pintu kerusakan. Dan istidraj ekologi adalah peringatan halus: jangan sampai kita merasa aman justru pada saat kita sedang perlahan-lahan menuju keruntuhan. (wallahu a’lam)

Anton Ahmad Sogiri
Kontributor
Anton Ahmad Sogiri
Hakim Pengadilan Negeri Larantuka

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Asimilasi Konseptual Dalam Menakar Alasan Rendahnya Gugatan Maskan dan Kiswah Dalam Perkara Perceraian

18 July 2026 • 21:05 WIB

The Multiverse of Justice in Indonesian Law: An Introduction to Indonesian Law

18 July 2026 • 08:17 WIB

Widyaiswara : Mentor, Fasilitator, dan Penggerak Inovasi ASN

17 July 2026 • 20:58 WIB
Leave A Reply

Demo
Top Posts

Menepi Sejenak di Tambak Bandeng

11 July 2026 • 09:06 WIB

Prediksi Juara World Cup 2026 Dari Pusdiklat Menpim

6 July 2026 • 21:16 WIB

Meneguhkan Negara Hukum Melalui Perlindungan Sosial: Sinergi Kebijakan Publik dan Lembaga Peradilan bagi Petani dan Pekerja Sektor Informal

1 July 2026 • 14:00 WIB

Peradilan Militer Bukan Ruang Gelap: Menepis Narasi Impunitas dengan Fakta dan Akuntabilitas

9 May 2026 • 18:38 WIB
Don't Miss

Yulius: Kewenangan Pejabat Pajak Harus Dibatasi

By Irvan Mawardi20 July 2026 • 16:21 WIB0

JAKARTA— Ketua Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung, Prof. Yulius, menegaskan bahwa setiap aturan yang…

80 Hakim Ikuti Orientasi Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup Angkatan XXIII Secara Daring

20 July 2026 • 11:40 WIB

Peradilan Berubah, Juru Sita Tidak Boleh Tertinggal

20 July 2026 • 10:06 WIB

Finding the Soul of Justice: Why Indonesia’s New Terrorism Sentencing Guidelines Matter Beyond the Courtroom

20 July 2026 • 09:57 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Yulius: Kewenangan Pejabat Pajak Harus Dibatasi
  • 80 Hakim Ikuti Orientasi Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup Angkatan XXIII Secara Daring
  • Peradilan Berubah, Juru Sita Tidak Boleh Tertinggal
  • Finding the Soul of Justice: Why Indonesia’s New Terrorism Sentencing Guidelines Matter Beyond the Courtroom
  • Pemeriksaan Setempat PN Poso di Pulau Vulkanik Una-Una, Ketika Geografi Menguji Akses Peradilan

Recent Comments

  1. mostbet_djkr on Independensi Pengawasan Syariah Dan Implikasinya Terhadap Kewenangan Pengadilan Agama Dalam Sengketa Ekonomi SYARIAH
  2. Alexei_Rombov on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  3. JeffreyPrigo on Ketika Kontrak Diputus Sepihak: Pelanggaran Biasa atau Perbuatan Melawan Hukum?
  4. Ignaciavof on Irah-Irah Putusan Hakim: Jejak Pancasila dalam Ruang Sidang
  5. DavidJes on Wamenkum dan DPR: Terhadap Putusan Bebas, Tidak Ada Upaya Hukum
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Dr. Satria Perdana, S.H., M.H.
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.