Megamendung, 22 Juli 2026, Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya pola makan seimbang, para ahli gizi dan institusi kesehatan terus mengedukasi masyarakat mengenai komposisi nutrisi yang ideal untuk tubuh. Manusia memerlukan berbagai zat gizi makro dan mikro untuk menjalankan fungsi tubuh secara optimal. Zat gizi makro meliputi karbohidrat, protein, dan lemak yang berperan sebagai sumber energi utama. Sementara itu, zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral dibutuhkan dalam jumlah lebih kecil namun tetap esensial untuk metabolisme, pertumbuhan, dan pemeliharaan jaringan tubuh. Paket lengkap nutrisi demikian akan membentuk jasmani manusia menjadi jasmani yang sehat.

Demikian juga seorang Ketua dan Kepala Pengadilan, yang seharusnya menjadi Sosok Pribadi dengan Paket Lengkap. Ketua Pengadilan haruslah memiliki karekter yang penuh integritas, memiliki kecerdasan yang tinggi, kemampuan memimpin dengan kombinasi ketegasan dan kesabaran dan kebaikan lainnya, sehingga menuju arti dari kesempurnaan. Hal itu disampaikan oleh Kepala BSDK MA RI, Syamsul Arief dalam ceramah inspirasi dalam Pelatihan Penguatan Integritas dan Anti Korupsi bagi Ketua dan Kepala Pengadilan
Integritas menjadi landasan mendasar dalam diri Ketua Pengadilan, karena sebagai Pimpinan di Pengadilan, yang dimana merupakan tempat masyarakat dalam mencari keadilan. Tidak boleh terjadi lagi tindakan – tindakan koruptif dan transaksional di pengadilan. Saat ini semua Lembaga publik akan selalu dinilai tentang Indeks Persepsi Korupsi (IPK) dalam penyelenggaraan pelayanannya, termasuk dengan kantor Pengadilan. Dan saat ini IPK menjadi salah satu acuan dari penilaian kinerja dari suatu Lembaga. Oleh karena Kepala BSDK MA RI mengharapkan peran Ketua Pengadilan haruslah mampu memberikan dampak peningkatan nilai dari IPK dari satker yang dipimpinnya.

Selain itu, Ketua Pengadilan haruslah memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi. Kepala BSDK MA RI berharap Ketua Pengadilan harus mampu terus mengupdate kompetensi secara terus menerus. Jangan sampai Ketua Pengadilan sering dibohongi anggotanya karena tidak tahuan literasi dari Ketua Pengadilan. Ketua Pengadilan harus paham dengan anggaran. Periksa anggaran yang ada di Pengadilan yang Anda pimpin, pastikan penggunaan anggaran dikantor dilaksanakan secara optimal dan benar. Jangan sampai semua penggunaan anggaran hanya diketahui oleh seorang Sekretaris Pengadilan saja, sehingga Ketua Pengadilan tidak tahu, jika ternyata ada penyimpangan dalam penggunaan anggaran kantor. Dalam hal Judicial, Ketua Pengadilan saat ini juga harus paham terhadap perubahan – perubahan dan perkembangan hukum yang terbaru. Adanya KUHAP dan KUHP yang baru, Ketua Pengadilan haruslah mengupdate kompetensi judicial dengan perubahan – perubahan yang ada. Kemudian, Ketua Pengadilan juga harus bertransformasi dengan perkembangan zaman, dimana Artificial Intelligent sudah masuk ke semua lini kehidupan, termasuk di dalam bidang hukum. Begitu juga dengan perkembangan – perkembangan yang lain, yang terjadi di saat ini.
Selanjutnya, Kepemimpinan di Pengadilan haruslah dikombinasikan antara ketegasan dan kesantunan. Saat ini , perhatikanlah sosok YM. Ketua MA RI, Prof. Sunarto dalam memimpim. Dalam kepemimpinanya, Ketua MA RI selalu mengayomi semua aparatur peradilan diseluruh Indonesia. Kepemimpinan yang santun dan tegas, telah berhasil memberikan kesejahteraan yang baik kepada aparatur peradilan, serta mampu meningkatkan kinerja Mahkamah Agung dalam menyelesaikan tunggakan perkara dari setiap tahunnya.
Kesimpulannya, Kepala BSDK MA RI menyampaikan, bahwa jika Anda adalah seorang Ketua atau Kepala Pengadilan, maka seharusnya Anda adalah Sosok Pribadi dengan Paket Lengkap. Bisa dipastikan promosi yang Anda dapatkan selalu didasarkan atas pertimbangan yang sangat valid dari Pimpinan Mahkamah Agung RI, tentang kinerja dan perilaku anda selama ini.

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

