Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Menimbang Kembali Pemidanaan Anak: Ketika Perundungan Berujung Kematian

October 31, 2026

Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta

October 31, 2026

Di Balik Asap Karhutla: Menelusuri Potensi Pencucian Uang dalam Green Financial Crime

October 31, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Kunjungan Perdana Tim BSDK Laksanakan Monev Pasca Pelatihan Teknis Yudisial di Pengadilan Militer Tinggi V Makassar

Kunjungan Perdana Tim BSDK Laksanakan Monev Pasca Pelatihan Teknis Yudisial di Pengadilan Militer Tinggi V Makassar

Ahmad JunaediBy Ahmad JunaediSeptember 14, 2026 · 18:56 WIB7 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Makassar, 14 September 2026 — Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) melaksanakan kegiatan Monev Pasca Pelatihan Teknis Yudisial bagi Hakim dan Panitera/Panitera Pengganti di lingkungan Peradilan Militer pada Pengadilan Militer Tinggi V Makassar, Senin (14/9/2026). Tim Monev berada di bawah koordinator Kolonel Kum Dr. Dahlan Suherlan, S.H., M.H., bersama Mayor Laut (H) A. Junaedi, S.H., M.H., dan I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra, S.E., M.H. Kegiatan ini dilaksanakan untuk melihat secara langsung sejauh mana pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang diperoleh peserta selama mengikuti pelatihan telah diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Evaluasi pasca pelatihan tidak hanya diarahkan untuk mengetahui apakah materi telah dipahami, tetapi juga untuk melihat apakah pembelajaran tersebut telah memberikan perubahan terhadap cara berpikir, perilaku kerja, serta kualitas pelaksanaan tugas di satuan kerja.

Kedatangan Tim Monev disambut hangat oleh Plt. Kepala Pengadilan Militer Tinggi V Makassar, Kolonel Chk Sultan, S.H., M.H. Dalam acara pembukaan, Kadilmilti V Makassar menyampaikan apresiasi atas kunjungan Tim Monev sekaligus menyatakan kesiapan jajaran Pengadilan Militer Tinggi V Makassar untuk mendukung pelaksanaan evaluasi. Monev dipandang sebagai momentum penting untuk memperoleh gambaran objektif mengenai penerapan hasil pelatihan sekaligus menyampaikan kondisi riil yang dihadapi satuan kerja. Keterbukaan dalam proses evaluasi menjadi penting karena keberhasilan suatu pelatihan pada akhirnya tidak cukup diukur dari terlaksananya proses pembelajaran, melainkan dari sejauh mana pengetahuan dan keterampilan tersebut dapat digunakan untuk menjawab persoalan konkret dalam pelaksanaan tugas peradilan.

Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Kum Dr. Dahlan Suherlan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa Monev Pasca Pelatihan dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana ilmu, keterampilan, dan kompetensi yang diperoleh alumni selama pelatihan benar-benar diterapkan setelah kembali ke satuan kerja. Selain mengukur penerapan kompetensi, Monev juga dimaksudkan untuk mengidentifikasi perubahan perilaku kerja, peningkatan kualitas pelaksanaan tugas, kontribusi hasil pelatihan terhadap kinerja, serta kendala yang muncul dalam penerapannya. Hal tersebut sejalan dengan tujuan evaluasi pasca pelatihan yang menempatkan penerapan kompetensi, perubahan perilaku kerja, kontribusi terhadap kinerja, dan identifikasi kendala sebagai bagian penting dari evaluasi. Karena itu, masukan dari para hakim dan panitera menjadi bahan penting bagi BSDK dalam menentukan arah pengembangan program pelatihan berikutnya agar semakin relevan dengan kebutuhan nyata di lingkungan Peradilan Militer.

Pelaksanaan Monev kali ini memiliki arti tersendiri karena Pengadilan Militer Tinggi V Makassar baru berdiri dan diresmikan pada 9 Juli 2026. Kunjungan tersebut menjadi kunjungan Monev perdana setelah terbentuknya Pengadilan Militer Tinggi V Makassar. Sebagai satuan kerja yang masih berada dalam tahap awal pembangunan organisasi, kondisi sarana dan prasarana yang tersedia masih terbatas. Gedung yang digunakan saat ini merupakan gedung yang dipinjamkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Demikian pula dengan sumber daya manusia yang masih jauh dari kebutuhan organisasi. Saat ini jumlah personel yang tersedia sebanyak 16 orang, dengan tiga orang hakim ditambah hakim yang diperbantukan, tiga orang pada kepaniteraan, sedangkan personel lainnya berada pada unsur kesekretariatan. Jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan sesuai Daftar Susunan Personel (DSP) yang mencapai 98 orang.

Baca Juga  Jangan Menunggu Pelanggaran untuk Menjaga Integritas

Kondisi tersebut diperberat dengan belum tersedianya dukungan anggaran operasional secara memadai. Meskipun demikian, keterbatasan tersebut tidak menjadi alasan bagi Pengadilan Militer Tinggi V Makassar untuk mengurangi pelaksanaan tugas dan fungsinya. Dengan personel dan fasilitas yang tersedia, jajaran tetap berupaya menjalankan tugas sehari-hari dan memberikan pelayanan peradilan sebagaimana mestinya. Situasi tersebut justru menunjukkan bahwa profesionalitas aparatur diuji bukan hanya ketika dukungan organisasi berada dalam kondisi ideal, tetapi juga ketika tugas harus tetap berjalan di tengah keterbatasan. Dalam konteks demikian, pelatihan menjadi instrumen penting untuk menjaga dan meningkatkan kapasitas aparatur, sehingga keterbatasan organisasi tidak berujung pada penurunan kualitas pelaksanaan tugas.

Hasil Monev terhadap hakim menunjukkan bahwa kompetensi hasil pelatihan telah diterapkan dalam pelaksanaan tugas, terutama dalam peningkatan kemampuan menganalisis permasalahan hukum serta penerapan kompetensi secara konsisten. Materi yang dinilai paling sering diterapkan antara lain Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH), implementasi KUHP Baru dan KUHAP Baru, serta prinsip restorative justice pada perkara yang relevan. Dalam diskusi, para hakim juga menyampaikan bahwa KUHP Baru pada dasarnya telah dapat diterapkan terhadap tindak pidana yang dilakukan oleh prajurit. Namun, pada penerapan KUHAP Baru masih ditemukan sejumlah ketentuan yang belum sepenuhnya sinkron dengan hukum acara Peradilan Militer, antara lain mengenai pidana pengawasan dan pemaafan hakim. Karena itu, diperlukan harmonisasi antara KUHAP Baru dengan hukum acara Peradilan Militer, baik melalui Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) maupun kebijakan dari Direktorat Jenderal yang berwenang. Selain itu, ditemukan pula beberapa template putusan dalam Buku II Peradilan Militer yang perlu disesuaikan dengan perkembangan KUHAP maupun hukum acara Peradilan Militer agar tidak menimbulkan ketidaksesuaian dalam praktik penyusunan putusan.

Masukan strategis juga disampaikan langsung oleh Plt.Kadilmilti V Makassar terkait kebutuhan pelatihan bagi hakim ke depan. Peningkatan kapasitas hakim dinilai perlu diarahkan pada pembahasan yang lebih konkret mengenai bentuk dan jenis putusan berdasarkan KUHAP Baru serta bagaimana ketentuan tersebut diterapkan dalam praktik peradilan militer. Selain itu, diperlukan pembahasan mengenai parameter penjatuhan pidana pengawasan sebagaimana penerapan Pasal 618 KUHAP, sehingga terdapat pemahaman dan parameter yang lebih jelas bagi hakim. Hal yang sama diperlukan dalam penjatuhan pidana mati, khususnya mengenai parameter yang dapat digunakan sebagai pedoman agar terdapat keseragaman dan kepastian dalam penerapan hukum di lingkungan Peradilan Militer. Perkara narkotika juga dinilai perlu mendapat perhatian khusus, mengingat masih terdapat persoalan dalam penyesuaian ketentuan pidana dan penerapannya. Hal ini sejalan dengan hasil Monev yang mencatat masih perlunya pengembangan kemampuan hakim dalam menganalisis Undang-Undang Penyesuaian Pidana dengan Undang-Undang Narkotika, termasuk persoalan restorative justice bagi penyalahguna narkotika dan dualisme penjatuhan pidana denda.

Baca Juga  Pusdiklat Teknis MA Gelar Monev Diklat Hakim Lingkungan Hidup di PTUN Denpasar

Sementara itu, pada unsur kepaniteraan, hasil Monev menunjukkan adanya penerapan hasil pelatihan dalam penggunaan format Berita Acara Sidang sesuai ketentuan serta pemanfaatan SIPP dalam pelaksanaan tugas. Namun, kebutuhan penguatan kompetensi kepaniteraan masih menjadi perhatian, khususnya dalam menghadapi tuntutan administrasi perkara yang semakin kompleks dan berbasis elektronik. Dari hasil diskusi, terdapat beberapa usulan tema pelatihan yang dinilai relevan untuk dikembangkan, yaitu Optimalisasi Kompetensi Kepaniteraan dalam Mendukung Kelengkapan Administrasi Kepaniteraan Perkara; Peningkatan Kualitas Penyusunan Berita Acara Sidang (BAS) dan Konsep Putusan bagi Panitera Pengganti; Peningkatan Akurasi dan Kecepatan Administrasi Perkara Berbasis e-Berpadu; serta Penyelesaian Perkara Secara Elektronik. Usulan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan pelatihan kepaniteraan tidak lagi semata-mata berkaitan dengan aspek administratif konvensional, tetapi juga menuntut penguasaan teknologi dan ketepatan proses kerja. Kebutuhan terhadap pelatihan sistem elektronik Peradilan Militer, termasuk E-Berpadu, juga tercermin dalam hasil evaluasi yang merekomendasikan pengembangan kompetensi lebih lanjut di bidang tersebut.

Rangkaian Monev kemudian dilanjutkan melalui pengisian kuisioner dan diskusi secara langsung dengan hakim serta panitera untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai penerapan hasil pelatihan. Berbagai masukan yang diperoleh menunjukkan bahwa keberhasilan pelatihan harus dilihat dari dampaknya terhadap praktik, bukan berhenti pada penyampaian materi di ruang kelas. Di sisi hakim, kebutuhan harmonisasi KUHAP Baru dengan hukum acara Peradilan Militer serta kejelasan parameter dalam penjatuhan pidana menjadi isu yang perlu mendapat perhatian dalam penyusunan program pelatihan berikutnya. Di sisi kepaniteraan, penguatan administrasi perkara, kualitas BAS dan konsep putusan, serta penguasaan sistem elektronik menjadi kebutuhan yang semakin mendesak. Bagi Pengadilan Militer Tinggi V Makassar, Monev perdana ini sekaligus menjadi ruang untuk menyampaikan kebutuhan satuan kerja yang baru berdiri di tengah keterbatasan sarana, personel, dan anggaran. Sementara bagi BSDK, berbagai temuan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memastikan pelatihan ke depan benar-benar menjawab persoalan hukum dan kebutuhan kerja yang berkembang. Pada akhirnya, Monev Pasca Pelatihan bukan sekadar kegiatan untuk mengukur apakah materi pelatihan telah diterapkan, melainkan bagian dari upaya membangun siklus pembelajaran yang berkelanjutan antara pelatihan, praktik peradilan, evaluasi, dan penyempurnaan kompetensi, sehingga hasil akhirnya dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan profesionalitas hakim dan aparatur kepaniteraan serta kualitas penyelenggaraan peradilan militer.

Ahmad Junaedi
Kontributor
Ahmad Junaedi
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Monev Teknis Peradilan monitoring dan evaluasi Pengadilan Militer Tinggi V Makassar Pusdiklat Teknis Peradilan teknis peradilan
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta

October 31, 2026

Merawat Janji 1928: Pengadilan Agama Jakarta Pusat Gelar Upacara Sumpah Pemuda Ke-98 Bersama BSDK MA RI

October 31, 2026

90 Warga di Gugat, Hakim PN Dataran Hunipopu Cek Langsung Objek Sengketa

October 31, 2026

Comments are closed.

Demo
Top Posts

Dari FGD hingga Semangkuk Mi Kuah, BSDK Tunjukkan Wajah Pendidikan Peradilan yang Humanis

October 28, 2026

Adu Domba: Bukan Sekedar Adu Kekuatan

October 23, 2026

Asap di Bumi Serambi Makkah: Jauh dari Titik Api, Dekat dengan Ujian Keadilan

October 20, 2026

Menata Sekretariat, Menjaga Nalar Peradilan

October 19, 2026
Don't Miss

Menimbang Kembali Pemidanaan Anak: Ketika Perundungan Berujung Kematian

By Wilmar Ibni Rusydan and Daniel H. NapitupuluOctober 31, 20260

Kabar meninggalnya seorang siswa sekolah dasar di Pemalang pada awal Oktober 2026 cukup menyita perhatian…

Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta

October 31, 2026

Di Balik Asap Karhutla: Menelusuri Potensi Pencucian Uang dalam Green Financial Crime

October 31, 2026

Merawat Janji 1928: Pengadilan Agama Jakarta Pusat Gelar Upacara Sumpah Pemuda Ke-98 Bersama BSDK MA RI

October 31, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Menimbang Kembali Pemidanaan Anak: Ketika Perundungan Berujung Kematian
  • Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta
  • Di Balik Asap Karhutla: Menelusuri Potensi Pencucian Uang dalam Green Financial Crime
  • Merawat Janji 1928: Pengadilan Agama Jakarta Pusat Gelar Upacara Sumpah Pemuda Ke-98 Bersama BSDK MA RI
  • 90 Warga di Gugat, Hakim PN Dataran Hunipopu Cek Langsung Objek Sengketa

Recent Comments

  1. Rizka on Problematika Pelaksanaan Eksekusi Pembayaran Sejumlah Uang Terhadap Objek Jaminan Berupa Benda Bergerak
  2. Auzir on KUHAP Baru: Menanggalkan Jubah Interogator, Transformasi Menuju Sistem Adversarial
  3. Budi Santoso on Titian Panjang Pengabdian Prajurit Setia Hingga Akhir
  4. PrP on Kajian Green Victimology Sebagai Pendekatan Perlindungan Hukum Korban Kebakaran Hutan di Indonesia
  5. Grace Hall on Abhinaya Upangga Wisesa: Ketika Kerja Sunyi Menjadi Penjaga Martabat Peradilan
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Ahmad Muzayyin Destuladoe
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Ahmad Farhan Subhi
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dharma Setiawan Negara
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Azalia Purbayanti Sabana
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fadhilah Fauzan, S.H.
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Imaniar
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Misbah
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rifda Aprilia Rusfayanti
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Cholil
  • Avatar photo Adhlan Fadhilla Ahmad
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rikfi Fuadi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Ali Sobirin
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anang Riyan Ramadianto
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Antok Wibowo
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Ariansyah
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Asep Ridwan Hotoya
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Billy Saut Mangoloi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Avatar photo Danny Agus Setiyanto
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Devita Aulia
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Engli Thirta Satria
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo Ichsan Muhammad
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Intan Widiastuti
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Kadek Dwi Krisna Ananda
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Deni Saputra
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Noak Mispa Sianturi
  • Avatar photo Noor Ichwan Ichlas Ria Adha
  • Avatar photo Novtri Nelli
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Reynold Mauliate Panggabean
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.