Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Menakar Pidana di Era KUHP Nasional

4 August 2026 • 11:26 WIB

Membuka Wawasan, Membakar Semangat: Awal Diklat Sertifikasi Mediasi

4 August 2026 • 09:55 WIB

Pelatihan Sertifikasi Mediator Bekali Hakim dengan Mediasi Penal

4 August 2026 • 08:28 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Pengakuan Bersalah dalam Pasal 234 KUHAP Terhadap Surat Dakwaan yang Berbentuk Alternatif
Artikel

Pengakuan Bersalah dalam Pasal 234 KUHAP Terhadap Surat Dakwaan yang Berbentuk Alternatif

Firzi RamadhanFirzi Ramadhan27 February 2026 • 08:42 WIB5 Mins Read
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Pendahuluan

Dengan pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang salah satunya bertujuan menjamin hak Terdakwa, pengakuan bersalah hadir sebagai mekanisme untuk mempercepat proses penyelesaian perkara dan memastikan hukuman yang sesuai bagi Terdakwa.

Terdapat 3 (tiga) jenis mekanisme pengakuan bersalah yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru, yaitu: Pasal 78, Pasal 205, dan Pasal 234. Penulis tidak akan membahas panjang lebar mengenai mekanisme dalam Pasal 78 dan Pasal 205 KUHAP karena seperti judul diatas, dalam tulisan ini dikhususkan untuk Pasal 234 KUHAP.

Permasalahan Terkait Pengakuan Bersalah Dalam Pasal 234 KUHAP

Pasal 234 KUHAP ayat (1) menyebutkan, “Pada saat Penuntut Umum membacakan surat dakwaan, Terdakwa mengakui semua perbuatan yang didakwakan dan mengaku bersalah melakukan tindak pidana yang ancaman pidana yang didakwakan tidak lebih dari 7 (tujuh) tahun, Penuntut Umum dapat melimpahkan perkara ke sidang acara pemeriksaan singkat”.

Bertitik tolak dari Pasal 234 ayat (1) KUHAP di atas, muncul pertanyaan:

  1. Apakah Terdakwa cukup mengakui bersalah saja?
  2. Bagaimana jika surat dakwaan berbentuk alternatif dengan salah satu dakwaan ancaman pidana tidak lebih dari 7 (tujuh) tahun namun dakwaan yang lain ancaman pidana lebih dari 7 (tujuh) tahun?
  3. Apakah jika Penuntut Umum dan Terdakwa telah menandatangani berita acara pengakuan bersalah, pengakuan bersalah Terdakwa telah dinyatakan diterima?
  4. Apakah jika Penuntut Umum tidak mengusulkan ke sidang acara pemeriksaan singkat membuat pengakuan bersalah Terdakwa tidak diterima?

Untuk menjawab pertanyaan pertama, kembali kepada bunyi Pasal 234 ayat (1) KUHAP, khususnya frasa “Terdakwa mengakui semua perbuatan yang didakwakan dan mengaku bersalah”. Dari frasa inilah muncul 2 poin penting yang harus Terdakwa tekankan dalam pengakuannya yaitu mengakui rangkaian perbuatan yang dilakukan (actus reus) dan mengakui kesalahannya (mens rea), maka apabila dakwaan berbentuk alternatif, selain memastikan Terdakwa telah mengaku bersalah, maka perlu lagi bagi Majelis Hakim untuk memastikan rangkaian perbuatan yang dilakukan oleh Terdakwa agar nantinya pengakuan bersalah tersebut dapat dilanjutkan ke tahap penandatanganan oleh Terdakwa dan Penuntut Umum sebagaimana ditentukan Pasal 234 ayat (2) KUHAP.

Baca Juga  Dialektika Upaya Hukum: Analisis Pemeriksaan Sidang, Pengakuan Bersalah, dan Restriksi Kasasi dalam KUHAP BARU

Mengenai jawaban untuk pertanyaan kedua, oleh karena ketentuan pasal tersebut belum diatur lebih lanjut dalam peraturan lain, maka penulis berdasarkan pemahaman dan pengalaman mengambil keputusan yang berkaca dari Asas Lex Favor Reo dan Perma Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pedoman Mengadili Perkara Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif, apabila surat dakwaan penuntut umum berbentuk alternatif namun dalam salah satu Pasal yang didakwakan terdapat ancaman pidana tidak lebih dari 7 (tujuh) tahun, maka Majelis Hakim tetap menawarkan kepada Terdakwa terkait dengan pengakuan bersalah.

Sebagai contoh dalam salah satu persidangan perkara pidana acara biasa pada hari Kamis tanggal 5 Februari 2026, penulis sebagai Hakim Ketua Majelis memeriksa perkara dengan surat dakwaan alternatif. Dakwaan kesatu berupa pencurian dengan pemberatan dan perbarengan (Pasal 363 ayat (1) ke-3 jo. Pasal 65 ayat (1) KUHPidana Lama) sedangkan dakwaan kedua berupa pencurian biasa dengan perbarengan (Pasal 362 jo. Pasal 65 ayat (1) KUHPidana Lama). Penulis kembali mengacu ke jawaban pertanyaan pertama dengan memeriksa rangkaian perbuatan yang dilakukan oleh Terdakwa yang memang ternyata keterangannya bersesuaian dengan unsur dalam Pasal 362 jo. Pasal 65 ayat (1) KUHPidana Lama yang ancaman pidana maksimumnya adalah 5 (lima) tahun ditambah sepertiga, sehingga tidak lebih dari 7 (tujuh) tahun. Oleh karena Terdakwa mengakui rangkaian perbuatan tersebut dan mengakui dirinya bersalah, pengakuan bersalah dalam Pasal 234 KUHAP dapat diberikan kepada Terdakwa sebagai haknya untuk kemudian dibuatkan berita acara yang ditandatangani oleh Terdakwa dan Penuntut Umum.

Selanjutnya mengenai pertanyaan ketiga, jika Terdakwa dan Penuntut Umum telah menandatangani pengakuan bersalah sebagaimana di tentukan Pasal 234 KUHAP, apakah pengakuan bersalah tersebut dapat diterima? Penulis mengambil sikap bahwa diterimanya pengakuan bersalah ini pada pokoknya adalah untuk memberikan keringanan hukuman kepada Terdakwa sebagaimana dijelaskan Pasal 234 ayat (5) KUHAP. Untuk menilai diterima atau tidaknya pengakuan bersalah, tentulah pengakuan tersebut harus bersesuaian dengan unsur yang didakwakan dan fakta hukum yang terungkap di persidangan yang mana penentuan tersebut dipertimbangkan oleh Hakim di dalam putusan.

Baca Juga  Menimbang Keabsahan Bukti Digital yang Diperoleh Tanpa Kesadaran Subjek

Tentang pertanyaan keempat apakah jika Penuntut Umum tidak mengusulkan ke sidang acara pemeriksaan singkat membuat pengakuan bersalah Terdakwa tidak diterima? Pada persidangan hari Kamis tanggal 5 Februari 2026, Penulis sebagai Hakim Ketua memberikan hak kepada Terdakwa untuk mengakui perbuatan dan mengaku bersalah dan berita acaranya telah ditandatangani oleh Terdakwa dan Penuntut Umum, namun setelah itu Penuntut Umum mengusulkan tetap melaksanakan sidang dengan acara pemeriksaan biasa. Majelis Hakim tentulah harus menjamin hak penuntut umum tersebut sebagaimana maksud Pasal 234 ayat (1) KUHAP dengan frasa “Penuntut Umum dapat melimpahkan perkara ke sidang acara pemeriksaan singkat”. Apabila penuntut umum tetap melanjutkan perkara ke sidang acara pemeriksaan biasa bukan merupakan penghalang bagi Terdakwa untuk mengaku bersalah, sebab diterima atau tidaknya pengakuan bersalah tersebut adalah berdasarkan penilaian hakim dalam pertimbangannya berdasarkan pengakuan yang bersesuaian dengan unsur yang didakwakan dan fakta hukum yang terungkap di persidangan ditambah prosedur yang harus hakim sampaikan kepada Terdakwa di persidangan sebagaimana Pasal 234 ayat (3) KUHAP;

Penutup

Pengakuan bersalah merupakan hak bagi Terdakwa, sekalipun Terdakwa didakwa dengan surat dakwaan yang berbentuk alternatif, dimana salah satu pasal yang didakwakan kepada Terdakwa diancam dengan pidana tidak lebih dari 7 (tujuh) tahun sedangkan Pasal lainnya yang didakwakan diancam dengan pidana lebih dari 7 (tujuh) tahun. Diterima atau tidaknya pengakuan bersalah tersebut adalah berdasarkan penilaian hakim dalam pertimbangannya berdasarkan pengakuan yang bersesuaian dengan unsur yang didakwakan dan fakta hukum yang terungkap di persidangan ditambah prosedur yang harus hakim sampaikan kepada Terdakwa di persidangan sebagaimana dijelaskan Pasal 234 ayat (3) KUHAP yang mana tujuannya adalah untuk memberikan keringanan hukuman kepada Terdakwa sebagaimana Pasal 234 ayat (5) KUHAP.

Firzi Ramadhan
Kontributor
Firzi Ramadhan
Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Redeb

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

KUHAP pengakuan bersalah
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

121 Rekomendasi Sanksi Hakim: Jangan Mengubah Perkara Warisan Menjadi Klaim Kinerja

2 August 2026 • 15:58 WIB

Perbandingan KUHAP Lama dengan KUHAP Baru serta Implikasi SEMA Nomor 2 Tahun 2026

31 July 2026 • 18:53 WIB

Mahasiswa Magang, Bagian Konsumsi…Bikin Kopi atau Membuat Aplikasi

31 July 2026 • 08:14 WIB
Leave A Reply


Demo
Top Posts

Dari Monitoring Hingga Titik Nol: Sebuah Perjalanan Tentang Pengabdian

30 July 2026 • 15:00 WIB58 Views

Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim

27 July 2026 • 12:12 WIB40 Views

Menepi Sejenak di Tambak Bandeng

11 July 2026 • 09:06 WIB2 Views

Prediksi Juara World Cup 2026 Dari Pusdiklat Menpim

6 July 2026 • 21:16 WIB0 Views
Don't Miss

Menakar Pidana di Era KUHP Nasional

By Ahmad Junaedi4 August 2026 • 11:26 WIB8 Views0

Megamendung – Implementasi KUHP Nasional tidak cukup hanya dipahami melalui perubahan pasal dan ancaman pidana.…

Membuka Wawasan, Membakar Semangat: Awal Diklat Sertifikasi Mediasi

4 August 2026 • 09:55 WIB

Pelatihan Sertifikasi Mediator Bekali Hakim dengan Mediasi Penal

4 August 2026 • 08:28 WIB

Mengubah Paradigma Hukum Baru Demi Atasi Krisis Bumi di Era Antroposen

4 August 2026 • 08:25 WIB
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Menakar Pidana di Era KUHP Nasional
  • Membuka Wawasan, Membakar Semangat: Awal Diklat Sertifikasi Mediasi
  • Pelatihan Sertifikasi Mediator Bekali Hakim dengan Mediasi Penal
  • Mengubah Paradigma Hukum Baru Demi Atasi Krisis Bumi di Era Antroposen
  • Dua Kajian Tajam Warnai Terbitan Terbaru Jurnal Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung

Recent Comments

  1. Ahmad on Anak yang Tak Ikut Mutasi
  2. Isty on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
  3. Abdul Kasim on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
  4. Agus A on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
  5. Sarmin syukur on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Dr. Satria Perdana, S.H., M.H.
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.