Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tiga Pesan Penting Ketua PTA Palembang dalam Pelantikan Hakim Tinggi dan Panitera Pengganti

November 2, 2026

Menatap Wajah Keadilan dalam Penegakan Hukum Jinayat: Dialektika Syariat Lokal, Asas Hukum, dan Pembaruan Hukum Pidana Nasional

November 2, 2026

BSDK Buka Diklat SPPA Gelombang 2, Cetak Hakim Anak yang Humanis dan Berintegritas

November 2, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Ruang Sidang Ramah Hak Asasi: Diskusi Interaktif KUHAP 2025

Ruang Sidang Ramah Hak Asasi: Diskusi Interaktif KUHAP 2025

Ghesa Agnanto HutomoBy Ghesa Agnanto HutomoJune 6, 2026 · 13:48 WIB7 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Jakarta – Setelah memaparkan materi tentang hak tersangka, terdakwa, saksi, korban, penyandang disabilitas, perempuan, dan lanjut usia dalam KUHAP 2025, Dr. Eko Riyadi, S.H., M.H., dosen Pusat Studi Hak Asasi Manusia Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, membuka sesi diskusi interaktif dengan para hakim peserta Pelatihan Teknis Yudisial Gelombang 3 pada Jumat, 5 Juni 2026. Lewat Zoom Meeting, puluhan hakim dari Peradilan Umum dan Mahkamah Syar’iyah Aceh melontarkan pertanyaan kritis mulai dari problem restitusi korban, penyiksaan di tingkat penyidikan, hingga kompleksitas penanganan saksi dengan disabilitas intelektual dan anak usia belia.

Penyiksaan dan Rekaman Wajib: Antara Norma dan Realitas Lapangan

Seorang Hakim Tinggi dari Pengadilan Tinggi Banten membuka diskusi dengan tiga catatan. Pertama, soal penyiksaan yang kerap terungkap hanya melalui saksi verbalisan (polisi). “Kalau itu terungkap, hakim yang akan membuka bagaimana buktinya. Tapi verbalisan  sering gagal membuktikan karena yang dihadirkan polisi itu sendiri,” ujarnya. Kedua, terkait hak pemulihan psikologis dan kesehatan bagi korban kekerasan seksual. Ia mengakui keterbatasan pengadilan, baik sarana maupun anggaran. Ketiga, soal restitusi yang sering tidak dimintakan korban saat persidangan sehingga baru diajukan setelah putusan—sesuai PERMA Nomor 1 Tahun 2022.

Dr. Eko merespons bahwa penyiksaan termasuk kejahatan terhadap kemanusiaan (yurisdiksi universal) dan hak untuk tidak disiksa bersifat absolut. “Tubuh kita tidak boleh disiksa. Karena kejahatan dilakukan oleh jiwa yang ada di dalam tubuh itu,” tegasnya. Ia menyarankan agar pemeriksaan perkara utama bisa ditunda sementara untuk membuktikan dugaan penyiksaan. Terkait pemulihan korban, ia mengingatkan bahwa pengadilan tidak harus membiayai sendiri; bisa bekerja sama dengan rumah sakit jiwa, kampus dengan program psikologi klinis, atau psikiater. “Tugas pengadilan bukan menyediakan anggaran, tapi memerintahkan lembaga lain untuk melakukannya. Negara punya Kemensos,” jelasnya.

Salah seorang hakim juga menambahkan bahwa KUHAP 2025 Pasal 30 mewajibkan pemeriksaan tersangka direkam dengan kamera pengawas. Rekaman itu untuk kepentingan penyidikan, penuntutan, dan peradilan. Namun, di persidangan seringkali terdakwa mengaku dipukul saat pemeriksaan, sementara saksi verbalisan  tidak cukup kuat tanpa ada rekaman. “Kami mohon setiap penyidikan dilakukan rekaman,” pintanya.

Dr. Eko mengakui tantangan besar: penyiksaan sering terjadi bukan di ruang pemeriksaan, melainkan di mobil jemputan atau tempat lain yang tidak terjangkau kamera. Selain itu, ketersediaan kamera pengawas di kepolisian masih sangat terbatas. “Kami setuju, semoga ke depan kita punya cara mendorong perbaikan. Tapi tolong Bapak Ibu hakim selalu menyampaikan di level praktik peradilan untuk menghentikan praktik-praktik semacam itu,” pesannya. Ia juga mendukung ide penggunaan body cam yang menyala terus-menerus saat petugas melakukan penangkapan, seperti di negara maju.

Pendampingan Hukum bagi Saksi dan Korban: Siapa yang Membiayai?

Seorang Hakim Tinggi dari Pengadilan Tinggi Medan menanyakan mekanisme pendampingan hukum bagi saksi dan korban yang tidak mampu. Dalam KUHAP lama, hakim bisa menunjuk LBH untuk terdakwa tidak mampu. Kini, saksi dan korban juga berhak didampingi. “Bagaimana teknisnya? Biaya ditanggung siapa? Apakah negara sudah menyiapkan?” tanyanya.

Baca Juga  Di Hadapan Hakim Militer Matra Darat, Laut Dan Udara, Prof Eddy O Hiariej “KUHAP Dibentuk Bukan Untuk Memproses Pelaku Kejahatan & Haram Hukumnya Untuk Melakukan Tindakan Di Luar Apa Yang Tertulis”

Dr. Eko menjawab bahwa pendampingan tidak hanya pendampingan hukum, tetapi juga pendampingan psikologis, sosial, bahkan rohaniah. Sayangnya, hingga kini belum ada standar yang jelas. “Praktiknya, di beberapa perkara, kami patungan menghadirkan pendamping. Tapi ini harus jadi tanggung jawab negara. KUHAP sudah mengamanatkan, tinggal peraturan pelaksanaannya,” katanya. Ia mencontohkan kasus di Sukoharjo di mana seorang perempuan dengan disabilitas intelektual menjadi korban perkosaan berulang. Pengadilan, kejaksaan, dan kepolisian bekerja sama dengan psikolog perkembangan dari UGM untuk mencari cara komunikasi yang efektif—termasuk menggunakan boneka dan kalender.

Disabilitas Mental dan Intelektual sebagai Saksi: Kontradiksi antara KUHAP dan PERMA?

Seorang Hakim mempertanyakan kontradiksi antara Pasal 221 KUHAP 2025 dan PERMA Nomor 2 Tahun 2025. Pasal 221 menyatakan bahwa penyandang disabilitas mental dan/atau intelektual tidak dapat dimintai keterangan sebagai saksi di bawah sumpah (cukup sebagai keterangan biasa). Sementara PERMA 2/2025 Pasal 26 mengatur bahwa hakim tetap mengambil sumpah terhadap saksi disabilitas, dengan bantuan juru bahasa atau pendamping. “Apakah ini bentuk regresi perlindungan terhadap disabilitas?” tanyanya.

Dr. Eko meluruskan bahwa kedua norma sebenarnya tidak bertentangan jika dipahami konteksnya. Pasal 221 KUHAP bersifat lex specialis untuk disabilitas mental dan intelektual mereka dapat tidak disumpah, tergantung hasil penilaian personal (assessment) oleh psikolog atau psikiater. “Bukan zero sum game, bukan tidak boleh sama sekali. Kalau berdasarkan assessment mereka mampu bertanggung jawab dan kapasitas hukumnya cukup, ya boleh disumpah. Tapi jangan hakim yang menilai sendiri,” tegasnya. Sementara PERMA 2/2025 mengatur untuk semua jenis disabilitas, termasuk fisik dan sensorik, yang memang wajib disumpah (dengan bantuan juru bahasa).

Ia menjelaskan bahwa penyandang disabilitas mental (misalnya skizofrenia, bipolar) dan intelektual (IQ setara anak 6-7 tahun) memiliki kapasitas hukum yang berbeda. “Ada psikopat level tertentu yang masih mampu bertanggung jawab secara pidana. Ada juga yang tidak. Itu butuh ahli,” ujarnya. Ia mengingatkan kasus veteran perang di AS yang mengalami halusinasi dan menembak orang yang dianggap mengancam setelah di-assessment, tetap dihukum tapi dengan pendampingan intensif. Sebaliknya, ada kasus polisi di Kalimantan yang membunuh istri dan anak karena bisikan “guru spiritual” masuk kategori tidak mampu bertanggung jawab.

Autis dan Saksi Anak Usia Tiga Tahun: Metode Khusus dan Tantangan Pembuktian

Seorang Hakim melanjutkan dengan pertanyaan tentang autisme. “Autis ini masuk disabilitas yang mana? Tingkatannya bermacam-macam. Jika korban autis menjadi satu-satunya saksi, dan dia hanya bisa mengulang-ulang kata ‘orang itu jahat’ tanpa bisa menjelaskan detail, bagaimana hakim menilainya?”

Dr. Eko menjawab bahwa autis umumnya masuk kategori disabilitas intelektual. Ia menceritakan keberhasilan perkara di Sukoharjo: seorang perempuan usia 22 tahun dengan intelektualitas setara 7 tahun, bisu tuli, menjadi korban perkosaan. Psikolog perkembangan Prof. Endang Eko Warni dari UGM menemukan cara komunikasi lewat boneka dan kalender. Terbukti, pelaku dihukum PN Sembilan tahun, lalu banding diperberat menjadi 16 tahun. “Memang kita butuh psikolog dan psikiater. Tidak bisa sendiri. Tapi setidaknya kita punya pelajaran berharga,” katanya.

Baca Juga  Perlindungan terhadap Tersangka, Korban dan Penyandang Disabilitas dalam KUHAP 2025

Salah seorang hakim juga mengangkat kasus saksi korban berusia tiga tahun. Dalam BAP kepolisian, keterangannya ditulis panjang dan runtut padahal anak seusia itu belum mampu berkomunikasi kompleks. “Apakah ada metode khusus? Atau selama ini yang diperiksa sebenarnya orang tuanya?” tanyanya.

Dr. Eko menegaskan bahwa keterangan harus diambil langsung dari anak, bukan dari orang tua atau penerjemah yang ‘mewakili’. Prinsipnya, juru bahasa atau pendamping hanya menerjemahkan secara harfiah, tidak boleh menambah atau mengurangi satu kata pun. “Kalau BAP-nya terlalu panjang dan runtut untuk anak 3 tahun, itu tidak masuk akal. Harus diingatkan bahwa itu gak bener. Keterangan anak harus sesuai kapasitasnya sebagai anak,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa hakim perlu belajar dari psikolog perkembangan untuk mengetahui cara berkomunikasi efektif dengan anak seusia itu.

Ruang Aman dan Akomodasi Layak: Modifikasi Sederhana di Pengadilan

Moderator menyampaikan protes dari komunitas disabilitas terkait penggunaan penerjemah dari SLB (Sekolah Luar Biasa). Mereka lebih menginginkan penerjemah yang menguasai Bisindo (Bahasa Isyarat Indonesia) bukan Sibi (Sistem Isyarat Bahasa Indonesia), karena Bisindo bersifat simbolik dan lebih mudah dipahami sehari-hari. Ada juga bahasa isyarat ‘bahasa ibu’ yang hanya dimengerti oleh komunitas tertentu.

Dr. Eko menjelaskan tiga jenis bahasa isyarat: Sibi (wajah flat, tangan bergerak), Bisindo (wajah dan tangan bergerak ekspresif), dan bahasa ibu (tidak berpola). Komunitas tuli lebih nyaman dengan Bisindo. Ia juga mengingatkan adanya lip reader (pembaca gerak bibir). “Kalau ketemu lip reader, bapak-bapak yang punya kumis tebal, mohon kumisnya dipotong. Karena akan mengganggu,” sarannya.

Terkait ruang aman, ia mengusulkan agar pengadilan tidak perlu renovasi besar-besaran. Cukup modifikasi sederhana: ram portable untuk kursi roda dari kayu, toilet duduk dengan lubang tengah, ruang laktasi yang didesain nyaman untuk ibu menyusui sekaligus untuk penyandang disabilitas yang butuh istirahat dari posisi duduk lama (misalnya paraplegi). “Ini yang disebut reasonable accommodation—akomodasi yang layak,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya identifikasi awal di PTSP: tanyakan “Apakah Anda mengidentifikasi diri sebagai penyandang disabilitas? Disabilitas apa? Hambatan apa yang Anda hadapi? Apa yang bisa kami bantu?”.

Penutup: Hakim Sebagai Penjaga Norma Deklaratif yang Hidup

Diskusi ditutup dengan apresiasi dari moderator. Dr. Eko mengakui bahwa masih banyak PR: peraturan pelaksanaan, anggaran, pelatihan bagi petugas PTSP, ketersediaan psikolog dan psikiater, serta perubahan pola pikir penegak hukum. Namun, ia optimistis karena sudah ada Perma 2/2025, PP 39/2020, dan komitmen Mahkamah Agung. “Tolong terus suarakan di praktik peradilan. Kami di masyarakat sipil akan bekerja sama. Jangan takut menggunakan diskresi hakim untuk mewujudkan keadilan yang humanis,” pesannya.

Para hakim pun mengakhiri sesi dengan tepuk tangan virtual. Pelatihan Gelombang 3 akan dilanjutkan dengan materi lain. Satu pesan menguat: Pengadilan yang ramah disabilitas dan peka gender bukanlah beban, melainkan wujud nyata negara hadir untuk semua warganya

Ghesa Agnanto Hutomo
Kontributor
Ghesa Agnanto Hutomo
Hakim Pengadilan Negeri Namlea

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Akses Keadilan Hak Asasi Manusia kuhap 2025 Pengadilan Inklusif Perempuan Dan Anak Perlindungan Korban Saksi Disabilitas
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Tiga Pesan Penting Ketua PTA Palembang dalam Pelantikan Hakim Tinggi dan Panitera Pengganti

November 2, 2026

BSDK Buka Diklat SPPA Gelombang 2, Cetak Hakim Anak yang Humanis dan Berintegritas

November 2, 2026

Kepedulian Sebagai Wujud Nyata Pembangunan Zona Integritas (ZI) di Lingkungan Pengadilan Militer

November 1, 2026
Leave A Reply Cancel Reply


Demo
Top Posts

Dari FGD hingga Semangkuk Mi Kuah, BSDK Tunjukkan Wajah Pendidikan Peradilan yang Humanis

October 28, 2026

Adu Domba: Bukan Sekedar Adu Kekuatan

October 23, 2026

Asap di Bumi Serambi Makkah: Jauh dari Titik Api, Dekat dengan Ujian Keadilan

October 20, 2026

Menata Sekretariat, Menjaga Nalar Peradilan

October 19, 2026
Don't Miss

Tiga Pesan Penting Ketua PTA Palembang dalam Pelantikan Hakim Tinggi dan Panitera Pengganti

By AmanNovember 2, 20260

PALEMBANG — Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang Drs. Nur Khazim, SH, MH secara resmi…

Menatap Wajah Keadilan dalam Penegakan Hukum Jinayat: Dialektika Syariat Lokal, Asas Hukum, dan Pembaruan Hukum Pidana Nasional

November 2, 2026

BSDK Buka Diklat SPPA Gelombang 2, Cetak Hakim Anak yang Humanis dan Berintegritas

November 2, 2026

Kepedulian Sebagai Wujud Nyata Pembangunan Zona Integritas (ZI) di Lingkungan Pengadilan Militer

November 1, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Tiga Pesan Penting Ketua PTA Palembang dalam Pelantikan Hakim Tinggi dan Panitera Pengganti
  • Menatap Wajah Keadilan dalam Penegakan Hukum Jinayat: Dialektika Syariat Lokal, Asas Hukum, dan Pembaruan Hukum Pidana Nasional
  • BSDK Buka Diklat SPPA Gelombang 2, Cetak Hakim Anak yang Humanis dan Berintegritas
  • Kepedulian Sebagai Wujud Nyata Pembangunan Zona Integritas (ZI) di Lingkungan Pengadilan Militer
  • MOVE!

Recent Comments

  1. Abdul Mustopa on MOVE!
  2. Rizka on Problematika Pelaksanaan Eksekusi Pembayaran Sejumlah Uang Terhadap Objek Jaminan Berupa Benda Bergerak
  3. Auzir on KUHAP Baru: Menanggalkan Jubah Interogator, Transformasi Menuju Sistem Adversarial
  4. Budi Santoso on Titian Panjang Pengabdian Prajurit Setia Hingga Akhir
  5. PrP on Kajian Green Victimology Sebagai Pendekatan Perlindungan Hukum Korban Kebakaran Hutan di Indonesia
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Ahmad Muzayyin Destuladoe
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Ahmad Farhan Subhi
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dharma Setiawan Negara
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Azalia Purbayanti Sabana
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fadhilah Fauzan, S.H.
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Imaniar
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Misbah
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rifda Aprilia Rusfayanti
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Cholil
  • Avatar photo Adhlan Fadhilla Ahmad
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rikfi Fuadi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Ali Sobirin
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anang Riyan Ramadianto
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Antok Wibowo
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Ariansyah
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Asep Ridwan Hotoya
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Billy Saut Mangoloi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Avatar photo Danny Agus Setiyanto
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Devita Aulia
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Engli Thirta Satria
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo Ichsan Muhammad
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Intan Widiastuti
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Kadek Dwi Krisna Ananda
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Deni Saputra
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Noak Mispa Sianturi
  • Avatar photo Noor Ichwan Ichlas Ria Adha
  • Avatar photo Novtri Nelli
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Reynold Mauliate Panggabean
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.