Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Membedah Teknik Penyelesaian Konflik: Dr. Dra. Siti Zurbaniyah, S.H., M.H.I. Kupas Tuntas Materi Penanganan dan Penyelesaian Konflik & Sengketa

6 August 2026 • 23:24 WIB

Mengubah Kesan Tanpa Mengubah Pesan: Empat Prinsip Reframing Dalam Mediasi Untuk Menurunkan Tensi Konflik

6 August 2026 • 23:20 WIB

Mempermudah Mediasi: Perangkat Diagnostik Bantu Mediator Fasilitasi Perdamaian

6 August 2026 • 16:04 WIB
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
Home » Menata Kehidupan, Menyiapkan Masa Depan

Menata Kehidupan, Menyiapkan Masa Depan

Ahmad JunaediAhmad Junaedi6 August 2026 • 13:57 WIB6 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Pembinaan teknis yudisial bukan semata-mata forum untuk membicarakan persoalan teknis peradilan, regulasi, administrasi, maupun dinamika pelaksanaan tugas sehari-hari. Di balik rutinitas tersebut, sesungguhnya terdapat ruang yang lebih luas untuk melakukan refleksi mengenai bagaimana aparatur peradilan menjalani kehidupannya sebagai manusia, sebagai bagian dari keluarga, sekaligus sebagai insan yang mengemban tanggung jawab institusional. Pesan tersebut terasa kuat dalam Pembinaan Teknis Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Mahkamah Agung Republik Indonesia bulan Agustus 2026 yang dilaksanakan secara daring pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan yang diikuti jajaran Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara seluruh Indonesia tersebut dibuka oleh Marsda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H., selaku Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI. Dalam pembukaannya, Dirjen menegaskan kembali bahwa pembinaan teknis merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan pembinaan dan komunikasi di lingkungan peradilan. Namun, pembinaan kali ini membawa pesan yang melampaui rutinitas kedinasan: menata kehidupan ke depan.

Materi tersebut pada awalnya tampak sederhana. Namun, semakin direnungkan, semakin terasa bahwa substansinya justru menyentuh persoalan yang sering luput dari perhatian seseorang yang terlalu lama tenggelam dalam kesibukan pekerjaan. Dalam paparannya, Dirjen mengangkat kisah seorang pensiunan yang mengungkapkan bahwa apabila diberikan kesempatan kembali ke usia 40 tahun, ada satu keputusan yang ingin diubahnya. Bukan bekerja lebih keras, bukan pula mengejar jabatan yang lebih tinggi. Justru yang ingin diubah adalah keinginannya untuk lebih cepat mempersiapkan kehidupan setelah pensiun. Pesan ini sederhana, tetapi sekaligus menohok. Sebab, selama puluhan tahun seseorang dapat terlalu sibuk mengejar karier, terlalu fokus mencari penghasilan, dan terlalu yakin bahwa waktu masih panjang. Padahal, waktu tidak pernah benar-benar menunggu. Usia bertambah, kondisi fisik berubah, dan pada suatu titik masa pengabdian akan berakhir. Yang sering terlupakan adalah bahwa pekerjaan memiliki batas waktu, sedangkan kehidupan setelah pekerjaan tetap harus dijalani.

Sebagai peserta pembinaan dari lingkungan Peradilan Militer, saya melihat pesan tersebut bukan hanya sebagai nasihat tentang pensiun. Lebih jauh, materi ini merupakan ajakan untuk mengubah cara pandang mengenai keberhasilan dalam menjalani kehidupan. Selama seseorang masih aktif bekerja, ukuran keberhasilan sering kali diletakkan pada jabatan, prestasi, penghasilan, penghargaan, dan capaian karier. Semua itu tentu penting dan merupakan bagian dari tanggung jawab profesional. Namun, kehidupan tidak berhenti pada ukuran-ukuran tersebut. Ada fase ketika jabatan tidak lagi melekat, kewenangan tidak lagi berada di tangan, ruang kerja tidak lagi menjadi tempat datang setiap pagi, dan agenda kedinasan tidak lagi memenuhi kalender harian. Pada saat itulah seseorang akan berhadapan dengan dirinya sendiri: apakah selama puluhan tahun bekerja ia juga telah menyiapkan kehidupan yang layak dijalani setelah pekerjaan berakhir? Pertanyaan ini penting karena masa depan tidak seharusnya dipersiapkan ketika masa depan itu sudah berada di depan mata. Masa depan harus disiapkan ketika seseorang masih mempunyai waktu, kesehatan, kesempatan, dan kemampuan untuk memilih.

Baca Juga  Dirjen Badilmiltun MA Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Strategis bagi Hakim TUN

Slide yang disampaikan dalam pembinaan tersebut menggambarkan lima hal yang dibutuhkan seseorang ketika memasuki masa pensiun. Pertama, bukan hanya uang semata. Kedua, kesehatan yang terjaga. Ketiga, hubungan yang hangat dengan keluarga. Keempat, aktivitas yang membuat hidup tetap bermakna. Kelima, ketenangan karena telah mempersiapkan masa depan sejak jauh-jauh hari. Kelima hal tersebut menunjukkan bahwa pensiun tidak dapat dipahami secara sempit sebagai persoalan finansial. Uang memang diperlukan, tetapi uang tidak dengan sendirinya menghadirkan kesehatan, keharmonisan keluarga, makna hidup, ataupun ketenangan batin. Bahkan, seseorang dapat memiliki kecukupan secara ekonomi, tetapi tetap mengalami kekosongan apabila selama masa aktif bekerja ia kehilangan kedekatan dengan keluarga, tidak menjaga kesehatan, atau tidak mempunyai aktivitas yang bermakna setelah tidak lagi bekerja. Karena itu, persiapan masa depan seharusnya bersifat menyeluruh. Menabung bukan hanya menabung uang, tetapi juga menabung kesehatan, menabung hubungan baik dengan keluarga, menabung pengetahuan, membangun kebiasaan positif, dan menemukan aktivitas yang membuat kehidupan tetap mempunyai tujuan.

Bagi seorang aparatur peradilan, refleksi tersebut menjadi semakin penting. Tugas di lingkungan peradilan menuntut konsentrasi, integritas, disiplin, dan tanggung jawab yang tinggi. Tidak sedikit waktu dan energi dicurahkan untuk menyelesaikan pekerjaan, menjaga kualitas pelayanan, memenuhi target kelembagaan, mengikuti perkembangan hukum, dan menjalankan tugas-tugas lain yang melekat pada jabatan. Semua itu merupakan bagian dari pengabdian yang patut dihormati. Namun, pengabdian kepada institusi tidak boleh membuat seseorang lupa bahwa dirinya juga memiliki kehidupan di luar institusi. Keluarga tetap membutuhkan kehadiran, tubuh membutuhkan perhatian, dan kehidupan pribadi membutuhkan ruang untuk berkembang. Karena itu, menata kehidupan ke depan bukan berarti mengurangi semangat bekerja atau menurunkan loyalitas terhadap institusi. Justru sebaliknya, seseorang yang mampu menata kehidupan secara seimbang akan memiliki fondasi yang lebih kuat dalam menjalankan tugas. Ia bekerja dengan kesadaran bahwa karier adalah bagian dari kehidupan, bukan keseluruhan kehidupan.

Baca Juga  Membuat “Roadmap” Dalam Meniti Karir Asn Dengan Menggali Potensi Individu

Materi tersebut juga mengingatkan bahwa pensiun bukanlah akhir dari kehidupan produktif. Pensiun adalah perubahan fase kehidupan. Dalam slide ditegaskan bahwa pensiun bukan sekadar berhenti bekerja, melainkan saat seseorang menikmati hasil dari keputusan yang telah diambil selama puluhan tahun. Pandangan ini penting untuk menghindarkan kita dari anggapan bahwa masa pensiun identik dengan kehilangan peran. Justru pada fase tersebut seseorang dapat memiliki kesempatan untuk melakukan hal-hal yang selama masa aktif belum sempat dilakukan. Akan tetapi, kesempatan itu hanya dapat dinikmati apabila dipersiapkan sejak sekarang. Karena itu, pertanyaan yang semestinya kita ajukan bukan kapan kita pensiun, melainkan apa yang sedang kita persiapkan untuk kehidupan setelah pensiun. Apakah kesehatan telah dijaga? Apakah hubungan dengan keluarga telah dibangun dengan baik? Apakah kita memiliki aktivitas yang memberikan makna? Apakah kondisi keuangan telah dikelola secara bertanggung jawab? Dan yang tidak kalah penting, apakah kita telah berdamai dengan kenyataan bahwa setiap jabatan pada akhirnya akan berakhir?

Pada akhirnya, pembinaan teknis bulan Agustus 2026 tersebut memberikan pelajaran bahwa menata masa depan bukan pekerjaan yang dapat ditunda tanpa batas. Kita sering mengatakan masih ada waktu, padahal waktu justru merupakan sesuatu yang paling cepat berkurang. Penyesalan terbesar bukan selalu karena seseorang gagal mencapai sesuatu, melainkan karena ia terlambat menyadari bahwa kesempatan untuk mempersiapkannya telah berlalu. Pesan penutup dalam materi tersebut, “Better late than never,” menjadi pengingat bahwa meskipun persiapan mungkin belum dilakukan secara sempurna, tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai. Sebagai peserta pembinaan sekaligus penulis, saya memaknai materi Dirjen Badilmiltun ini bukan sekadar sebagai bahan pembinaan bulanan, tetapi sebagai teguran yang halus sekaligus ajakan yang kuat untuk berhenti sejenak dari kesibukan. Karier perlu ditata, tetapi kehidupan juga harus ditata. Jabatan perlu dijalankan dengan penuh tanggung jawab, tetapi keluarga, kesehatan, dan masa depan juga tidak boleh dikorbankan. Sebab pada akhirnya, setiap orang akan sampai pada satu titik ketika jabatan ditinggalkan, ruang kerja ditutup, dan rutinitas kedinasan berhenti. Pada saat itulah yang tersisa bukan lagi pangkat dan jabatan, melainkan bagaimana kita telah menjalani kehidupan dan seberapa baik kita telah mempersiapkan hari esok.

Ahmad Junaedi
Kontributor
Ahmad Junaedi
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Aparatur Peradilan Badilmiltun integritas Pembinaan Teknis Pengembangan SDM Peradilan Militer Peradilan TUN
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Membedah Teknik Penyelesaian Konflik: Dr. Dra. Siti Zurbaniyah, S.H., M.H.I. Kupas Tuntas Materi Penanganan dan Penyelesaian Konflik & Sengketa

6 August 2026 • 23:24 WIB

Mengubah Kesan Tanpa Mengubah Pesan: Empat Prinsip Reframing Dalam Mediasi Untuk Menurunkan Tensi Konflik

6 August 2026 • 23:20 WIB

Mempermudah Mediasi: Perangkat Diagnostik Bantu Mediator Fasilitasi Perdamaian

6 August 2026 • 16:04 WIB
Leave A Reply


Demo
Top Posts

Dari Monitoring Hingga Titik Nol: Sebuah Perjalanan Tentang Pengabdian

30 July 2026 • 15:00 WIB

Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim

27 July 2026 • 12:12 WIB

Menepi Sejenak di Tambak Bandeng

11 July 2026 • 09:06 WIB

Prediksi Juara World Cup 2026 Dari Pusdiklat Menpim

6 July 2026 • 21:16 WIB
Don't Miss

Membedah Teknik Penyelesaian Konflik: Dr. Dra. Siti Zurbaniyah, S.H., M.H.I. Kupas Tuntas Materi Penanganan dan Penyelesaian Konflik & Sengketa

By Fauzia Rohmah6 August 2026 • 23:24 WIB0

Bogor, 6 Agustus 2026 – Keberhasilan mediasi di lingkungan peradilan merupakan salah satu indikator utama…

Mengubah Kesan Tanpa Mengubah Pesan: Empat Prinsip Reframing Dalam Mediasi Untuk Menurunkan Tensi Konflik

6 August 2026 • 23:20 WIB

Mempermudah Mediasi: Perangkat Diagnostik Bantu Mediator Fasilitasi Perdamaian

6 August 2026 • 16:04 WIB

Menata Kehidupan, Menyiapkan Masa Depan

6 August 2026 • 13:57 WIB
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Membedah Teknik Penyelesaian Konflik: Dr. Dra. Siti Zurbaniyah, S.H., M.H.I. Kupas Tuntas Materi Penanganan dan Penyelesaian Konflik & Sengketa
  • Mengubah Kesan Tanpa Mengubah Pesan: Empat Prinsip Reframing Dalam Mediasi Untuk Menurunkan Tensi Konflik
  • Mempermudah Mediasi: Perangkat Diagnostik Bantu Mediator Fasilitasi Perdamaian
  • Menata Kehidupan, Menyiapkan Masa Depan
  • Kebijaksanaan dan Kontrol Diri: Standar Baru Profesionalisme Mediator Masa Kini

Recent Comments

  1. Syihabuddin on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
  2. Sub2API AI Proxy Directory on Membuat “Roadmap” Dalam Meniti Karir Asn Dengan Menggali Potensi Individu
  3. Ahmad on Anak yang Tak Ikut Mutasi
  4. Isty on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
  5. Abdul Kasim on Sebelum Karangan Bunga Berikutnya Dikirim
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Dr. Drs. H. Abdul Hadi, M.H.I.
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Dr. Satria Perdana, S.H., M.H.
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.