Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Siaga Karhutla, PN Dataran Hunipopu Gelar Sosialisasi dan Praktik Pemadaman Api

October 22, 2026

Tanam Pohon Santigi di Papandayan, Syamsul Arief: Alam Juga Punya Hak untuk Hidup

October 22, 2026

PTUN Banda Aceh Selaraskan Peran SPI Kawal Tindak Lanjut Pengawasan

October 22, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Jejak Aktivis Syamsul Arief dalam Ingatan Sahabat

Jejak Aktivis Syamsul Arief dalam Ingatan Sahabat

Anton Bahtiar Rifa'iBy Anton Bahtiar Rifa'iSeptember 7, 20265 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Saya mengenal Syamsul Arief pada pertengahan 1990-an, ketika kami sama-sama menjadi aktivis mahasiswa di Universitas Lampung. Saat itu, dunia aktivisme sedang mekar-mekarnya. Dorongan perubahan politik dan demokratisasi menjelang akhir masa Orde Baru terasa semakin kuat. Semangat itu pula yang menular kepada kami.

Sebagai aktivis, saya dan Syamsul Arief memilih pers mahasiswa sebagai jalan. Ketika itu, saya menjadi Pemimpin Redaksi Teknokra, tabloid yang diterbitkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Mahasiswa. Sementara Syamsul Arief menjadi Pemimpin Redaksi majalah Saksi Keadilan, yang diterbitkan mahasiswa Fakultas Hukum. Berbeda media, tetapi kami punya semangat yang sama: melawan ketidakadilan serta berkontribusi mendorong perubahan sosial dan politik. Di masa Orde Baru, tentu ini bukan pilihan yang mudah. Lebih tepatnya, penuh risiko. Teknokra, misalnya, pernah membuat polling calon presiden pengganti Soeharto. Ketika itu, berbicara soal suksesi merupakan hal yang “haram”. Setelah hasil polling diterbitkan, Teknokra mendapat tekanan, baik dari internal maupun eksternal kampus.

Nasib Teknokra masih “beruntung”. Kami tidak sampai dibredel. Berbeda dengan majalah Saksi Keadilan yang dibredel setelah mengangkat laporan bertajuk “Siapa Bilang Golkar Tidak Curang”. Laporan itu tentu membuat gerah aparat dan birokrat kala itu karena dianggap mencoreng Golkar, mesin politik Orde Baru.

Meski berkiprah sebagai aktivis pers mahasiswa, bukan berarti kami tidak ikut turun ke jalan. Kami juga kerap mengikuti aksi unjuk rasa. Salah satunya, saya dan Syamsul Arief pernah menggagas aksi memprotes pembredelan Tempo, Detik, dan Editor, yang kami anggap sebagai puncak pengekangan kebebasan pers. Dalam aksi itu, kami membakar majalah Gatra. Bagi kami, terbitnya Gatra bukan sekadar pengganti Tempo yang telah dibredel, melainkan simbol kooptasi Orde Baru terhadap pers: mengganti media yang kritis dengan media yang kami anggap lebih dekat dan lebih tunduk kepada kekuasaan.

Salah satu kelebihan Syamsul Arief dalam menjalani aktivisme adalah kemampuannya terlibat langsung dalam gerakan advokasi. Ini tak lepas dari latar belakangnya sebagai mahasiswa Fakultas Hukum. Ia berkolaborasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung, yang ketika itu menjadi salah satu motor gerakan pro-demokrasi di Lampung. Sebagai catatan, LBH Bandar Lampung merupakan bagian dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), yang ketika itu dipimpin oleh pendekar hukum Adnan Buyung Nasution.

Baca Juga  "Datang dari Langit Mana Anak Ini?” Kesaksian Zaid Burhan Ibrahim tentang Syamsul Arief

Di luar urusan aktivisme, bagi saya, Syamsul Arief adalah sahabat yang hangat, teman diskusi yang menyenangkan. Saat masih mahasiswa, saya mengingatnya sebagai sosok yang ceplas-ceplos, agak urakan, dengan tampang agak sangar. Dengan profil seperti itu, salah satu cara memastikan bahwa ia bukan preman adalah dengan menyimak kemampuan intelektualitasnya yang kuat. Salah satu kesamaan saya dan Syamsul Arief adalah ketertarikan pada dunia pemikiran, baik melalui buku bacaan maupun diskusi. Kami juga sama-sama memiliki ketertarikan pada karya sastra.

Setelah lulus kuliah, saya memilih untuk terus menggeluti bidang jurnalistik. Saya pernah bekerja di majalah Tiras, majalah Forum Keadilan, Metro TV, dan kini di Liputan 6 SCTV. Syamsul Arief sendiri pernah menjadi jurnalis tabloid AKSI (grup Pos Kota). Namun, pada akhirnya ia memilih jalur karier di bidang hukum.  Meski tidak pernah bertemu lagi, saya mengikuti perjalanan kariernya sebagai hakim hingga kini menjadi Hakim Agung Kamar Pidana di Mahkamah Agung. Sesekali, kami berkomunikasi melalui media sosial dan WhatsApp.

Saya meyakini, perjalanan hidup sebagai aktivis tidak begitu saja berlalu. Ia akan membekas, termasuk dalam menjalani profesi masing-masing. Saya sendiri, sebagai jurnalis, tetap berusaha menunjukkan kepedulian sosial. Pada 2002, saya membuat liputan bertajuk “Mereka yang Terlupakan”, mengangkat soal belum tuntasnya penanganan kasus penghilangan orang secara paksa, termasuk yang dialami Wiji Thukul. Dari liputan ini, saya mendapat penghargaan “The IFJ Journalism for Tolerance Prize in Southeast Asia” dari International Federation of Journalists (IFJ). Pada 2018, saya meraih Anugerah Jurnalistik Adinegoro untuk liputan bertajuk “Suara dari Rimba”, mengangkat kehidupan Suku Anak Dalam di Sarolangun, Jambi yang kerap dimanfaatkan untuk kepentingan elektabilitas saat pemilu, tetapi diabaikan dalam kebijakan.

Saya meyakini, latar belakang sebagai aktivis juga membekas pada Syamsul Arief saat menjalani karier sebagai hakim dan kini berada di posisi sebagai Hakim Agung. Dari yang saya baca, Syamsul Arief cukup progresif dalam melakukan terobosan hukum. Salah satunya, pada 2015, ketika menjadi hakim di Pengadilan Negeri Bengkulu dalam perkara yang kemudian dikenal sebagai kasus “polisi playboy”. Dalam perkara tersebut, ia melakukan penemuan hukum (rechtsvinding) melalui penafsiran progresif terhadap unsur “kekerasan” dalam perkara pemerkosaan. Ia tidak semata-mata melihat kekerasan sebagai tindakan fisik, tetapi juga mempertimbangkan bujuk rayu dan janji-janji palsu yang menempatkan korban dalam posisi rentan. Pendekatan ini menunjukkan keberanian hakim menggali keadilan substantif dan tidak terjebak pada pembacaan hukum secara tekstual.

Baca Juga  Syamsul Arief : Mahasiswa Pertama yang Membela TEMPO Ketika Dibredel

Ini mengingatkan saya pada pemikiran Adnan Buyung Nasution tentang pentingnya keberanian hakim melakukan terobosan hukum dan tidak terjebak pada pendekatan konvensional, terutama ketika keadilan dan perlindungan terhadap pihak yang lemah menuntut lebih dari sekadar membaca teks undang-undang.

Semangat itu juga terlihat ketika Syamsul Arief menjabat sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Peradilan Mahkamah Agung. Pada Juni 2023, ia menghadirkan Rocky Gerung dalam Kelas Inspirasi yang mengangkat tema “Virtue Hakim: Berani Memutus Perkara dengan Kecerdasan dan Integritas meski dalam Tekanan.” Bagi saya, pilihan itu bukan sekadar menghadirkan seorang pembicara. Di lingkungan peradilan yang sarat dengan aturan dan formalitas, Syamsul justru membuka ruang bagi gagasan kritis dan perdebatan intelektual. Ada semacam kesinambungan dengan sosoknya ketika masih menjadi aktivis mahasiswa: percaya bahwa hukum dan institusi akan tumbuh lebih sehat ketika tidak takut berhadapan dengan gagasan yang berbeda.

Saya yakin, sekaligus berharap, Syamsul Arief akan terus memberi warna bagi dunia peradilan Indonesia, dengan keberanian berpikir, keluasan wawasan, dan keberpihakan pada keadilan substantif.

Artikel Lain dalam Liputan Ini :

  • Aktivisme Intelektual di Jantung Pendidikan Hakim

    Aktivisme Intelektual di Jantung Pendidikan Hakim

  • “Datang dari Langit Mana Anak Ini?” Kesaksian Zaid Burhan Ibrahim tentang Syamsul Arief

    “Datang dari Langit Mana Anak Ini?” Kesaksian Zaid Burhan Ibrahim tentang Syamsul Arief

  • Jejak Aktivis Syamsul Arief dalam Ingatan Sahabat

    Jejak Aktivis Syamsul Arief dalam Ingatan Sahabat

  • Perjalanan Sunyi Syamsul Arief Menjadi Hakim Agung

    Perjalanan Sunyi Syamsul Arief Menjadi Hakim Agung

  • Arief yang Saya Kenal: Dari Jalanan Lampung ke Kursi Hakim Agung

    Arief yang Saya Kenal: Dari Jalanan Lampung ke Kursi Hakim Agung

  • Syamsul Arief : Mahasiswa Pertama yang Membela TEMPO Ketika Dibredel

    Syamsul Arief : Mahasiswa Pertama yang Membela TEMPO Ketika Dibredel

  • Arief Botak : Dulu Memimpin Puluhan Ribu Dengan TOA, Kini Satu Palu di Tangan

    Arief Botak : Dulu Memimpin Puluhan Ribu Dengan TOA, Kini Satu Palu di Tangan

Anton Bahtiar Rifa'i
Kontributor
Anton Bahtiar Rifa'i
Executive Producer Liputan 6 SCTV

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Jejak Syamsul Arief Menuju Hakim Agung
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan

September 13, 2026
Demo
Top Posts

Asap di Bumi Serambi Makkah: Jauh dari Titik Api, Dekat dengan Ujian Keadilan

October 20, 2026

Menata Sekretariat, Menjaga Nalar Peradilan

October 19, 2026

Belajar Keadilan Iklim dari Secangkir Kopi: Setiap Daerah Punya Cerita, Alam Punya Keunikan

October 15, 2026

Di mana Kesaktian Pancasila Diuji?

October 1, 2026
Don't Miss

Siaga Karhutla, PN Dataran Hunipopu Gelar Sosialisasi dan Praktik Pemadaman Api

By Yudhistira Ary PrabowoOctober 22, 20260

Seram Bagian Barat – Pengadilan Negeri Dataran Hunipopu menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Materi Penanganan Kebakaran bersama…

Tanam Pohon Santigi di Papandayan, Syamsul Arief: Alam Juga Punya Hak untuk Hidup

October 22, 2026

PTUN Banda Aceh Selaraskan Peran SPI Kawal Tindak Lanjut Pengawasan

October 22, 2026

The Quiet Sustainability of Chōtei: A Voluntary Legacy of Court-Based Mediation

October 22, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Siaga Karhutla, PN Dataran Hunipopu Gelar Sosialisasi dan Praktik Pemadaman Api
  • Tanam Pohon Santigi di Papandayan, Syamsul Arief: Alam Juga Punya Hak untuk Hidup
  • PTUN Banda Aceh Selaraskan Peran SPI Kawal Tindak Lanjut Pengawasan
  • The Quiet Sustainability of Chōtei: A Voluntary Legacy of Court-Based Mediation
  • Mahasiswa UNISKI “Geruduk” PN Kayuagung, Ada Apa?

Recent Comments

  1. Budi Santoso on Titian Panjang Pengabdian Prajurit Setia Hingga Akhir
  2. PrP on Kajian Green Victimology Sebagai Pendekatan Perlindungan Hukum Korban Kebakaran Hutan di Indonesia
  3. Grace Hall on Abhinaya Upangga Wisesa: Ketika Kerja Sunyi Menjadi Penjaga Martabat Peradilan
  4. Abdul Mustopa on Membedah Rahasia Keberhasilan Wakai dan Chotei untuk Mediasi Indonesia
  5. H. Moh. Nasri on Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim Sebagai Pembelajaran Diklat Pertama di Hari Pertama
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Ahmad Farhan Subhi
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Azalia Purbayanti Sabana
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dharma Setiawan Negara
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fadhilah Fauzan, S.H.
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Imaniar
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Misbah
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rifda Aprilia Rusfayanti
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Cholil
  • Avatar photo Adhlan Fadhilla Ahmad
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rikfi Fuadi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Ali Sobirin
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anang Riyan Ramadianto
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Ariansyah
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Devita Aulia
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Novtri Nelli
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Reynold Mauliate Panggabean
  • Avatar photo Reza Kresna Adipraya
  • Avatar photo Peltu Ricko Rikardo, S.H
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Robiatul Adawiyah, S.H., M.H.
  • Avatar photo Rocky Gerung
  • Avatar photo Rudi Hartoyo
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.