Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Menimbang Kembali Pemidanaan Anak: Ketika Perundungan Berujung Kematian

October 31, 2026

Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta

October 31, 2026

Di Balik Asap Karhutla: Menelusuri Potensi Pencucian Uang dalam Green Financial Crime

October 31, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Hukum sebagai The Emergence

Hukum sebagai The Emergence

Gerry Michael PurbaBy Gerry Michael PurbaDecember 29, 2025 · 21:43 WIB7 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Hakikat Hukum

Sampai saat ini, masih belum ada konsensus tentang definisi hukum. Kesulitan ini dikarenakan unsur dari hukum itu sendiri ada sangat banyak dan rumit. Dan ini menjadi masalah. Karena fundamental dari penegakan hukum tidak mungkin bisa lepas dari definisi hukum itu sendiri. Ketika kita belajar di fakultas hukum, sebenarnya kita belajar apa? Apa yang dipelajari dari Fakultas itu kalau definisi hukum saja tidak konkrit dan jelas? Sering kali ketika mahasiswa menjelaskan apa itu hukum, maka jawaban basic yang mereka sampaikan adalah bahwa hukum adalah kumpulan nilai dan norma. Tetapi, nilai apa? Norma apa? Nilai siapa dan norma siapa? Selama ini Para ahli hukum dan mahasiswa hukum hanya berjalan di bawah bayang-bayangan perasaan bahwa mereka mengerti apa itu hukum. 

Hal ini dijelaskan oleh salah satu Guru Besar UNHAS, Prof. Dr. Achmad Ali dalam bukunya “Menguak Teori Hukum dan Teori Peradilan.” Dalam buku itu menjelaskan bahwa untuk memecahkan masalah ini, Prof. Achmad Ali menggunakan metode-metode untuk memahami apa itu hukum. Beliau menggunakan empat jenis metode utama untuk memahami makna hukum, di antaranya adalah Metode Pendekatan Karakteristis atau atribut paling khas pada Hukum, Metode pendekatan aliran-aliran atau mazhab-mazhab pemikiran yang dikenal dalam ilmu hukum, Metode pendefinisian antara lain Hukum Alam, Legal-Positifis, Legal-Realis dan Legal sosiologis, serta terakhir adalah Metode membaca maksim-maksim dan quotes hukum yang pernah diucapkan oleh tokoh-tokoh terkemuka di bidangnya. 

Definisi lain dari ahli Hukum yang terpengaruh dari ajaran Prof. Satjipto Rahardjo menyatakan bahwa Hukum adalah Dokumen Historis Antropologi.  Lantas, bagaimana dengan Lingkungan yang menjadi Subjek Hukum? Kecerdasan buatan yang menyerap memori manusia yang kemudian dapat berpikir seperti manusia yang sangat berpotensi besar menjadi Subjek Hukum? Fauna dan flora yang suatu hari nanti mungkin dapat mengutarakan rasa sakitnya? Definisi tersebut pun belum mampu untuk merangkul hal-hal tersebut. Konsekuensi dari tidak jelasnya definisi Hukum pun tidak main-main. Dikarenakan tidak adanya pondasi yang kokoh, maka penafsiran Hukum pun menjadi liar dan tidak beraturan dan juga mengakibatkan Para Hakim reluctant untuk mengadopsi hukum yang tidak tertulis yang berlaku karena mayoritas juris di Indonesia pada praktiknya hanya menganggap yang sudah tertulis sebagai apa yang dikatakan sebagai Hukum. Oleh karena itu, untuk menyelesaikan masalah tersebut, maka penulis membawa definisi Ketimbulan atau The Emergence untuk membantu mendefinisikan apa itu hukum agar terjadi gebrakan dan terobosan hukum baru kedepannya dan mampu untuk membimbing penegakan hukum lebih terarah.

Apa itu ketimbulan (The Emergence)? 

Ketimbulan adalah suatu keteraturan dalam tingkatan yang lebih besar yang tampak dari level makro yang dibuat oleh sesuatu yang levelnya lebih mikro yang kelihatan tidak beraturan, namun menciptakan gambaran keteraturan pada level yang lebih besar. Katakanlah, tubuh manusia. Jika dilihat pada level mikro, maka tubuh manusia hanyalah kumpulan sel-sel. Namun jika ketika kita me-zoom out mikroskop kita (atau istilah lainnya menggunakan helicopter view), maka sel-sel tersebut ternyata menyusun seluruh anggota tubuh manusia dengan harmoni dan jika kita memperbesar lagi mikroskop itu kembali, maka didapatilah manusia tersebut seutuhnya. Hubungan antar sel-sel tersebutlah yang menyusun tubuh manusia yang simetris dan seimbang. Lantas, mengapa penulis mengatakan bahwa hukum adalah The Emergence? Karena pada dasarnya hukum mencakup seluruh unsur dalam suatu komunitas tersebut dan menciptakan ketimbulan Negara tersebut. Ini karena Negara itu mirip seperti suatu organisme. 

Baca Juga  Pergeseran Paradigma Filosofis dalam Pembaruan Hukum Acara Pidana Indonesia

Hubungan antar unsur-unsur mikro yang membentuk level makro tersebutlah yang saya sebut sebagai hukum. Hukum mencakup seluruh variabelnya dan seluruh interaksinya. Pemahaman saya ini terinspirasi dari pemikiran kaum Phytagoras, di mana kaum Phytagoras percaya bahwa segala sesuatu yang mengatur dunia ini adalah angka.  Menurut mereka, angka itu bukan hal yang abstrak tetapi nyata di kehidupan sehari-hari. Menurut kaum Phytagoras, apa yang membuat pohon simetris, bunga-bunga simetris dan hal-hal lainnya memiliki pola angka numerik pada bagiannya karena ada angka yang mengaturnya. Pemikiran mereka ini menginspirasi pemikiran logos (aturan alam) yang menjadi dasar Theory of form dari Plato. Menurut kaum pengikut Plato, angka yang mengatur interaksi antara dunia nyata itu adalah logos. Hegel juga sepakat akan hal ini dimana logos yang dimaksud itu adalah Vernunft yang bersifat hitoris dan logis. Rasio itulah mewujudkan Sejarah, Negara, Hukum dan kesadaran. Tentu jika kita membaca penelitian ilmiah yang paling muktakhir, kita akan mengetahui bahwa asumsi keteraturan tersebut pada makhluk hidup sebenarnya disebabkan oleh DNA yang direkam karena proses seleksi alam yang berlangsung jutaan tahun lamanya. DNA ini mengatur genetik dan genetik tersebut mengatur perkembangan organ makhluk hidup sehingga terlihat simetris dan memiliki pola numerik. Namun, DNA juga menyesuaikan diri dengan lingkungan makro. Makhluk hidup yang mampu beradaptasi akan mewariskan kemampuannya dalam bentuk kode genetik. 

Sehingga, untuk menjelaskan hukum dengan akurat, maka harus memahami apa itu logos pada Theory of Form dari Plato. Karena apa yang membentuk hukum tersebut sangatlah luas sehingga definisi yang paling tepat adalah dengan mengetahui apa itu logos terlebih dahulu. Karena Hukum tidak hanya membahas masalah tentang peristiwa apa yang terjadi, tetapi juga membahas mengapa peristiwa itu terjadi. Dan kata “mengapa” ini memiliki benang yang sangat panjang jika ditarik ke belakang. Bisa karena lingkungan seseorang tersebut dibesarkan, peran genetik dari subjek Hukum tersebut dan banyak lainnya sehingga mendefinisikan Hukum itu harus juga mendefinisikan variabel tersebut yang tak berkesudahan (infinite regress). 

Ruang Hidup Mempengaruhi Keadaan Sosial dan Sebaliknya

Ada penelitian menarik dari suatu kasus yang disebut sebagai The Lead Crime Hypothesis (Hipotesis Kejahataan yang disebabkan penggunaan Timbal). Timbal adalah neurotoksin yang dapat mengganggu perkembangan otak, terutama pada area yang bertanggung jawab atas pengendalian impuls, pengambilan keputusan, dan pengaturan perilaku. Ketika anak-anak terpapar tingkat timbal yang tinggi—sering kali dari sumber seperti bensin bertimbal, cat berbasis timbal, dan polusi industri—mereka berpeluang mengalami defisit kognitif dan perilaku yang meningkatkan risiko keterlibatan dalam perilaku kriminal di masa dewasa. Hipotesis ini mulai mendapat perhatian ketika para peneliti mencatat bahwa penurunan tingkat kejahatan kekerasan di Amerika Serikat dan negara-negara lain tampak berkorelasi dengan penghentian penggunaan bensin bertimbal dan sumber timbal lainnya dari tahun 1970-an hingga 1990-an. Meskipun sulit untuk membuktikan adanya hubungan sebab-akibat secara langsung, beberapa studi mendukung adanya asosiasi kuat antara berkurangnya paparan timbal dan penurunan tingkat kejahatan.

Baca Juga  Keadilan Restoratif dalam KUHAP Baru (Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025)

Ini membuktikan bahwa ruang hidup kita (lebensraum) juga menentukan dan memberikan peran dalam menentukan perilaku manusia dan subjek hukum lainnya. Ini juga dijelaskan pada penemuan terakhir dalam Epigenetics di mana perdebatan antara nature vs nurture diselesaikan dengan paham bahwa bawaan lahir (nature) seperti genetik memang berperan dalam menentukan bagaimana hidup seseorang, tetapi, bagaimana orang tersebut dibesarkan (nuture), juga berperan sangat penting menetukan hidupnya. Keduanya berkorelasi satu sama lain.

Lantas, apalagi yang menyebabkan perubahan perilaku manusia dan subjek hukum lain tersebut? Bagaimana dengan perubahan iklim yang dapat menyebabkan gagal panen dan kelangkaan sumber daya yang menyebabkan tensi masyarakat meningkat dan dapat membuat orang membunuh satu sama lain demi agar bisa makan? Atau bagaimana dengan propaganda Media Sosial yang sengaja dibuat oleh pemerintah tertentu atau penguasa tertentu untuk menggerakan keadaan sosial sesuai dengan kepentingannya? Atau bagaimana kemiskinan yang menyebabkan orang menjadi stunting dan menjadi kriminal karena otaknya kurang gizi?  

Inilah yang menjadi dasar mengapa penulis menjelaskan bahwa Hukum itu adalah The Emergence karena Hukum menyangkut hal yang mikro dan juga yang makro. Hukum mencakup “Epigenetic” dari hal yang mikro dan makro tersebut. Hukum mencakup segala variabel yang ada agar kita dapat mengarahkan ketimbulan atau The Emergence tersebut kearah yang lebih baik, ke dunia yang lebih berbahagia, medeka dan penuh cinta. Ke dunia utopia atau setidak-tidaknya lebih baik dari sebelumnya. Pemahaman bahwa hukum itu adalah The Emergence akan menyadarkan semua penegak hukum dan akademisi, khususnya Hakim, agar dapat memahami bahwa setiap tindakan penegakan hukum itu akan berdampak sistemik seperti efek berantai di dalam keadaaan ceteris paribus. Dengan pemahaman bahwa Hukum adalah The Emergence, maka Hakim akan membuat terobosan-terbosan penemuan Hukum yang progresif, sehingga ketertinggalan Hukum tertulis terhadap keadaan realitas yang ada dapat dikonsilidasikan dengan baik. Tidak itu saja, dengan memahami bahwa Hukum itu adalah The Emergence, maka Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif akan bekerjasama untuk membuat target prioritas agar menjadi dasar arah kompas keadilan bagi para penegak hukum, sehingga mempertimbangkan sesuatu yang lebih besar dari kasus itu saja.

Gerry Michael Purba
Kontributor
Gerry Michael Purba
Hakim Pengadilan Negeri Sabang

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

artikel filsafat hukum
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Kejahatan Siber: Hakim Harus Cermat Menguji Bukti

October 29, 2026

Dari FGD hingga Semangkuk Mi Kuah, BSDK Tunjukkan Wajah Pendidikan Peradilan yang Humanis

October 28, 2026

Inspiring Juvenile Law Reform in Wakatobi through the Values of Prophet Ishmael

October 28, 2026
Leave A Reply Cancel Reply


Demo
Top Posts

Dari FGD hingga Semangkuk Mi Kuah, BSDK Tunjukkan Wajah Pendidikan Peradilan yang Humanis

October 28, 2026

Adu Domba: Bukan Sekedar Adu Kekuatan

October 23, 2026

Asap di Bumi Serambi Makkah: Jauh dari Titik Api, Dekat dengan Ujian Keadilan

October 20, 2026

Menata Sekretariat, Menjaga Nalar Peradilan

October 19, 2026
Don't Miss

Menimbang Kembali Pemidanaan Anak: Ketika Perundungan Berujung Kematian

By Wilmar Ibni Rusydan and Daniel H. NapitupuluOctober 31, 20260

Kabar meninggalnya seorang siswa sekolah dasar di Pemalang pada awal Oktober 2026 cukup menyita perhatian…

Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta

October 31, 2026

Di Balik Asap Karhutla: Menelusuri Potensi Pencucian Uang dalam Green Financial Crime

October 31, 2026

Merawat Janji 1928: Pengadilan Agama Jakarta Pusat Gelar Upacara Sumpah Pemuda Ke-98 Bersama BSDK MA RI

October 31, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Menimbang Kembali Pemidanaan Anak: Ketika Perundungan Berujung Kematian
  • Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta
  • Di Balik Asap Karhutla: Menelusuri Potensi Pencucian Uang dalam Green Financial Crime
  • Merawat Janji 1928: Pengadilan Agama Jakarta Pusat Gelar Upacara Sumpah Pemuda Ke-98 Bersama BSDK MA RI
  • 90 Warga di Gugat, Hakim PN Dataran Hunipopu Cek Langsung Objek Sengketa

Recent Comments

  1. Rizka on Problematika Pelaksanaan Eksekusi Pembayaran Sejumlah Uang Terhadap Objek Jaminan Berupa Benda Bergerak
  2. Auzir on KUHAP Baru: Menanggalkan Jubah Interogator, Transformasi Menuju Sistem Adversarial
  3. Budi Santoso on Titian Panjang Pengabdian Prajurit Setia Hingga Akhir
  4. PrP on Kajian Green Victimology Sebagai Pendekatan Perlindungan Hukum Korban Kebakaran Hutan di Indonesia
  5. Grace Hall on Abhinaya Upangga Wisesa: Ketika Kerja Sunyi Menjadi Penjaga Martabat Peradilan
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Ahmad Muzayyin Destuladoe
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Ahmad Farhan Subhi
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dharma Setiawan Negara
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Azalia Purbayanti Sabana
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fadhilah Fauzan, S.H.
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Imaniar
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Misbah
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rifda Aprilia Rusfayanti
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Cholil
  • Avatar photo Adhlan Fadhilla Ahmad
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rikfi Fuadi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Ali Sobirin
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anang Riyan Ramadianto
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Antok Wibowo
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Ariansyah
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Asep Ridwan Hotoya
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Billy Saut Mangoloi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Avatar photo Danny Agus Setiyanto
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Devita Aulia
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Engli Thirta Satria
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo Ichsan Muhammad
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Intan Widiastuti
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Kadek Dwi Krisna Ananda
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Deni Saputra
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Noak Mispa Sianturi
  • Avatar photo Noor Ichwan Ichlas Ria Adha
  • Avatar photo Novtri Nelli
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Reynold Mauliate Panggabean
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.