SuaraBSDK, Gunung Sitoli – Para Hakim Pengawas dan Pengamat (Wasmat) bersama aparatur Pengadilan Negeri (PN) Gunungsitoli menggelar kegiatan Pengawasan dan Pengamatan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, pada Jumat (16/10/2026).
Berdasarkan surat tugas serta arahan dan amanat dari Ketua PN Gunungsitoli, Bapak Zulfadly, S.H., M.H., Tim Wasmat menempuh perjalanan darat selama kurang lebih tiga jam dari PN Gunungsitoli menuju Lapas Kelas III Teluk Dalam.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Wasmat melakukan wawancara langsung terhadap enam orang narapidana. Berdasarkan hasil wawancara, para warga binaan tersebut menyatakan telah diperlakukan secara manusiawi serta memperoleh hak-haknya dengan baik, meliputi pemberian makanan yang layak, fasilitas olahraga, kegiatan keterampilan, hingga pembinaan keagamaan.
Sebagian narapidana yang diwawancarai diketahui akan segera mengakhiri masa pidananya dalam waktu dekat, sementara sebagian lainnya masih harus menjalani masa hukuman beberapa tahun ke depan.
Selain mengingatkan narapidana untuk selalu menjaga perilaku dan mematuhi aturan yang berlaku di Lapas, Para Hakim Wasmat turut memberikan dukungan moril dan motivasi. Mereka mengimbau agar warga binaan tidak berputus asa maupun menganggap diri mereka sebagai pribadi yang gagal. Hakim Wasmat menekankan bahwa setiap orang pernah berbuat salah, namun kesalahan tersebut hendaknya dijadikan pelajaran berharga agar kelak tidak mengulangi perbuatan serupa maupun melakukan tindak pidana baru setelah kembali ke masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, salah satu Hakim Wasmat, Rizal Gunawan Banjarnahor, S.H., memberikan nasihat khusus kepada seorang narapidana berstatus anak yang dijadwalkan bebas pada Januari 2027 mendatang. Ia mendorong anak tersebut untuk segera melanjutkan pendidikannya setelah bebas.
“Status sebagai mantan warga binaan tidak boleh menghambat proses belajar, sebab menuntut ilmu tidak mengenal batas waktu dan usia. Kesuksesan di masa depan dapat diraih jika gigih belajar dan memantaskan diri,” tegas Rizal, yang diamini oleh anak tersebut.
Mengakhiri kegiatan, Tim Wasmat membuka sesi tanya jawab untuk menyerap aspirasi, keluhan, maupun kendala yang dialami warga binaan selama berada di dalam Lapas. Seluruh narapidana secara kompak menyatakan tidak memiliki keluhan dan mengapresiasi pelayanan serta perlakuan baik yang diberikan oleh pihak Lapas Kelas III Teluk Dalam.
Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI


