Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Menemukan Keadilan: Dari Ne Bis In Idem Ke Double Jeopardy

September 22, 2026

Ketika Wajah, Suara, dan Bukti Digital Tak Lagi Bisa Dipercaya

September 22, 2026

Pelawan Arah: Kultur Pelanggar Yang Mengakar

September 22, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Kesederhanaan sebagai Kekayaan yang Paling Mahal

Kesederhanaan sebagai Kekayaan yang Paling Mahal

Muhamad RidwanBy Muhamad RidwanDecember 22, 2025 · 16:03 WIB5 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Kesejahteraan dan Independensi

Peningkatan kesejahteraan Hakim di lingkungan Mahkamah Agung, sudah di depan mata, 280% kisaran kenaikannya. Harapan tersebut terngiang sampai ke dalam relung hati dan mimpi para Hakim, juga keluarga, sanak saudara, bahkan tetangga sekitar yang mendengar dari pemberitaan yang cukup masih. Bersyukur atas peningkatan kesejahteraan itu, tentunya sudah jadi kewajiban tiap insan manusia khususnya terkait peningkatan kesejahteraan yang akan di terima oleh Hakim dan seluruh Pegawai di Lingkungan Mahkamah Agung. Namun setelah peningkatan kesejahteraan tersebut terlaksana, harus dipahami tanggung jawab dan kebijaksanaan hendaknya menjadi bahan renungan utama. Jangan mengecewakan kepercayaan yang telah diberikan, jangan menghianati rasa keadilan dimasyarakat, jangan jumawa dalam bersikap.

Peningkatan kesejahteraan tersebut searah dengan deklarasi United Nation (UN)/Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Basic Principles on the Independence of the Judiciary article 1. The independence of the judiciary shall be guaranteed by the State and enshrined in the Constitution or the law of the country. It is the duty of all governmental and other institutions to respect and observe the independence of the judiciary. Dalam penegakan prinsip independensi, hakim harus dapat memutuskan perkara secara imparsial, bebas dari batasan, pengaruh yang tidak semestinya, tekanan, ancaman, atau campur tangan, baik langsung maupun tidak langsung, dari pihak manapun.

Penghasilan yang cukup sudah seharusnya menjamin Hakim terhindar dari salah satu intervensi yang kaitannya dengan penghasilan atau kebutuhan hidup. Meskipun tidak berhenti disana, dalam mewujudkan Peradilan yang ideal tentunya diperlukan pula perlindungan Lembaga Yudikatif (court security) atau protocol keamanan yang proper sampai dengan kemandirian anggaran Lembaga Yudikatif.

Tantangan lainnya yang akan dihadapi oleh Hakim adalah tuntutan publik akan peningkatan integritas Hakim. Hal ini harus disikapi dengan baik dan bijak. Salah satunya dengan memedomani kalimat kunci yang sering disampaikan oleh Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H. yang meminta para hakim menjalankan hidup dengan sederhana. “Hidup sederhana dan tidak pamer gaya hidup”, demikian beberapa kali Beliau mengingatkan dengan nada bahasa yang menggetarkan hati.

Pesan tersebut kemudian diejawantahkan oleh Dirjen Badan Peradilan Umum Bambang Myanto, S.H., M.H. ke dalam Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2025 tentang Penerapan Pola Hidup Sederhana Aparatur Peradilan Umum, pedoman yang harus diikuti oleh aparatur di lingkungan peradilan umum.

Baca Juga  Catatan Pembukaan Pelatihan Teknis Yudisial Implementasi KUHAP dan Pendalaman Pasal Tertentu KUHP Gelombang IV

Indikator mahal

Dalam terminologi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mahal memiliki beberapa makna: (1) tinggi harganya; (2) jarang ada, sukar terdapat dan tidak mudah. Sedangkan padanan kata dalam bahasa inggris dari kata mahal adalah expensive yang bermakna high cost or sacrifice. Dalam pandangan agama, mahal diartikan sesuatu yang berharga, tidak hanya benda namun juga bentuk-bentuk spiritual (iman, pengorbanan dan syukur).

Memaknai kata mahal dalam ilmu ekonomi, disebutkan bahwa mahal atau murahnya suatu barang atau jasa terikat pada location theory dan opportunity cost, dimana hal tersebut dipengaruhi tempat barang atau jasa itu ditawarkan dan kesempatan mudah tidaknya barang tersebut didapatkan. Apabila digambarkan, makna mahal tidak hanya karena biaya produksi tapi juga bergantung pada kesempatan dan juga lokasi dari barang atau jasa tersebut. Semakin sulit barang atau jasa itu didapati, maka semakin mahal pula barang atau jasa tersebut ditawarkan.

Memaknai kesederhanaan

Kesederhanaan sendiri merupakan kata yang sepadan dalam bahasa Inggris, dan bahasa Prancis Kuno “simple” yang dapat diartikan bersahaja dan tidak rumit, Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim menyebutkan: “rendah hati akan mendorong terbentuknya sikap realistis, mau membuka diri untuk terus belajar, menghargai pendapat orang lain, menumbuh kembangkan sikap tenggang rasa, serta mewujudkan kesederhanaan, penuh rasa syukur dan ikhlas di dalam mengemban tugas. Dalam buku the Psychology of Money, terdapat 4 hal terkait dengan perasaan cukup yang mengantarkan kita menuju pemahaman tentang kesederhanaan:

  1. Menjaga standar hidup, dikaitkan dengan keinginan memiliki lebih banyak terkait uang, kekuasaan, gengsi dan menaikan ambisi.
  2. Perbandingan sosial menjadi suatu permasalahan.
  3. Mengenali kata cukup namun tidak terlalu sedikit.
  4. Mengenal banyak hal yang tidak perlu diusahakan dengan menanggung risiko, apapun potensi keuntungannya.

Memaknai kekayaan

Dalam terminologi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kekayaan identik dengan kaya. Namun dalam budaya akademis, kaya dan kekayaan didefinisikan dengan hati-hati dan berbeda, kaya (rich) diartikan pendapatan hari ini atau uang yang dimiliki hari ini, sedangkan kekayaan (wealthy) adalah pendapatan yang tidak dibelanjakan, nilainya terletak di keleluasaan ke depan. Dalam olahraga dan diet sebagai pembandingnya, dapat dianalogikan olahraga merupakan analogi orang kaya (rich) namun kekayaan (wealthy) adalah menolak makan besar agar benar-benar membakar kalori dan menjadi bugar.

Baca Juga  Mahkamah Agung India Soroti Kedekatan Filosofi Hukum Kuno India-Indonesia dalam Pelatihan Hakim yang bertema Alternatif Penyelesaian Sengketa

Selanjutnya dalam dimensi agama Islam, ada 2 (dua)  syarat  dalam pengumpulan harta, yaitu: (1) cara yang halal; dan (2) melaksanakan hak harta berupa zakat dan sedekah. Dalam agama Kristen dan Khatolik dalam mencari harta wajib memperhatikan cara yang halal, jujur, dan bertanggung jawab. Kemudian agama Budha mewajibkan untuk Dharma atau prinsip-prinsip kebenaran dan etika. Sedangkan dalam agama Hindu mata pencaharian harus benar (Sammā Ājīva) memperhatikan etika dan tidak mencuri. Prinsip-prinsip tersebut berjalan satu nafas  dengan prinsip budaya jawa yang dikenal dengan alon-alon waton kelakon dalam menjalani hidup dan mencari rejeki.

Penutup

Kesederhanaan bukan hanya terkait dengan harta/materi. Kesederhanaan juga tercermin dalam pengambilan keputusan, dalam birokrasi, pengambilan kebijakan institusi dan dalam menghadapi tantangan pekerjaan. Kesederhanaan juga tidak dapat diartikan anti kemapanan atau mengabaikan keamanan institusi yang melekat pada jabatan yang diemban agar terlihat seolah sederhana. Harapannya kita semuanya terhindar dari pseudo (gambaran semu) kesederhanaan yang tidak proporsional. Kesederhanaan dalam berpikir, bersikap, bersosialisasi dan mengambil keputusan merupakan kekayaan yang memerlukan kesadaran dan kebijakan di dalamnya. Dalam ungkapan “uang bisa membeli segalanya” dikaitkan dengan pembahasan di atas dapat ditarik kesimpulan berupa analogi acontrario, bahwa “sederhana itu belum tentu dapat disukuri orang miskin dan belum tentu dapat dibeli oleh orang kaya”. Sebagaimana pembahasan tersebut, maka pada akhirnya dapat Penulis katakan, “kesederhanaan itu adalah kekayaan, yang ternyata paling mahal”.

Daftar Bacaan:

  • “Prinsip-prinsip Dasar PBB tentang Kemandirian Peradilan (Basic Principles on the Independence of the Judiciary)”, United Nation.
  • “Gaji Hakim Naik, Integritas Hakim Jadi Tuntutan”, Komisi Yudisial RI, https://www.komisiyudisial.go.id/frontend/news_detail/15937/gaji-hakim-naik-integritas-hakim-jadi-tuntutan.
  • “Ketua MA Minta Hakim Berpenampilan Sederhana dan Tidak Pamer,” https://www.tempo.co/hukum/ketua-ma-minta-hakim-berpenampilan-sederhana-dan-tidak-pamer-1685879.
  • https://kumparan.com/windi-lastria-meilani-01piep001/mengapa-makanan-di-mall-lebih-mahal-menurut-teori-lokasi-dan-biaya-kesempatan-25odJpBXPei/full.
  • Keputusan Bersama Ketua Mahkamah Agung RI Dan Ketua Komisi Yudisial RI 047/KMA/SKB/IV/2009 02/SKB/P.KY/IV/2009 Tentang Kode Etik Dan Pedoman Perilaku Hakim.
  • Morgan Husel, The psychology of money,
Muhamad Ridwan
Kontributor
Muhamad Ridwan
Hakim Pengadilan Negeri Muara Enim

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

hakim Kesederhanaan Hakim Kode Etik Hakim
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Menemukan Keadilan: Dari Ne Bis In Idem Ke Double Jeopardy

September 22, 2026

Ketika Wajah, Suara, dan Bukti Digital Tak Lagi Bisa Dipercaya

September 22, 2026

Pelawan Arah: Kultur Pelanggar Yang Mengakar

September 22, 2026
Leave A Reply


Demo
Top Posts

Senja di Losari dengan Secangkir Saraba dan Sepiring Pisang Epe

September 16, 2026

Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan

September 13, 20261,451 Views

Titah Leviathan

September 11, 2026

Di Balik Tradisi ‘Mohon Izin’: Meneguhkan Etika dan Jati Diri Prajurit pada HUT ke-81 TNI AL

September 10, 2026
Don't Miss

Menemukan Keadilan: Dari Ne Bis In Idem Ke Double Jeopardy

By Syamsul AriefSeptember 22, 20260

Tulisan ini semacam sekuel dari tulisan saya sebelumnya, “Finalitas Putusan Bebas” di dandapala.com. Seperti film,…

Ketika Wajah, Suara, dan Bukti Digital Tak Lagi Bisa Dipercaya

September 22, 2026

Pelawan Arah: Kultur Pelanggar Yang Mengakar

September 22, 2026

Bedah Tiga Berkas Perkara Untuk Perkuat Kesamaan Persepsi Penegakan Hukum, PTA Palangka Raya Sukses Gelar Diskusi Hukum Wilayah Timur di PA Buntok

September 22, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Menemukan Keadilan: Dari Ne Bis In Idem Ke Double Jeopardy
  • Ketika Wajah, Suara, dan Bukti Digital Tak Lagi Bisa Dipercaya
  • Pelawan Arah: Kultur Pelanggar Yang Mengakar
  • Bedah Tiga Berkas Perkara Untuk Perkuat Kesamaan Persepsi Penegakan Hukum, PTA Palangka Raya Sukses Gelar Diskusi Hukum Wilayah Timur di PA Buntok
  • Palu di antara Cinta dan Hukum

Recent Comments

  1. Hendi Rustandi on Bedah Tiga Berkas Perkara Untuk Perkuat Kesamaan Persepsi Penegakan Hukum, PTA Palangka Raya Sukses Gelar Diskusi Hukum Wilayah Timur di PA Buntok
  2. Nikmah Aeni on AI dan Masa Depan Peradilan: Teknologi Membantu, Hakim Tetap Mengadili
  3. aievangelist on AI dan Masa Depan Peradilan: Teknologi Membantu, Hakim Tetap Mengadili
  4. Masjudul Haq on Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan
  5. Ahmad Satiri on Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo, S.H.
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Eddy Sembiring
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Penulis adalah Filsuf - Analis Politik dan Kebangsaan
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
  • Avatar photo Zidny Taqiyya
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.