Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Menimbang Kembali Pemidanaan Anak: Ketika Perundungan Berujung Kematian

October 31, 2026

Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta

October 31, 2026

Di Balik Asap Karhutla: Menelusuri Potensi Pencucian Uang dalam Green Financial Crime

October 31, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Dari Posner hingga Marxisme: Rocky Gerung Buka Cara Pandang Hakim terhadap Keadilan Substantif

Dari Posner hingga Marxisme: Rocky Gerung Buka Cara Pandang Hakim terhadap Keadilan Substantif

Irvan MawardiBy Irvan MawardiNovember 21, 2025 · 12:37 WIB5 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Dalam sesi Pelatihan Filsafat Dan Hukum BSDK, Rocky Gerung mengajak para Hakim Muda membaca keadilan melalui struktur sosial, motif manusia, dan logika rasionalitas ala Posner

Pelatihan Filsafat Dan Hukum yang diselenggarakan Badan Strategi Kebijakan Hukum dan Peradilan (BSDK) Mahkamah Agung kembali menghadirkan narasumber nasional yang memiliki perhatian besar terhadap isu hukum, demokrasi, dan keadilan. Pada sesi yang berlangsung malam tadi, Rocky Gerung hadir memberikan paparan kepada ratusan Hakim Muda dari seluruh Indonesia.

Acara dibuka dengan pengantar dari moderator Irvan Mawardi yang menekankan pentingnya pengayaan perspektif filsafat bagi para hakim, terutama dalam membaca dinamika sosial yang memengaruhi praktik peradilan. Rocky memulai diskusi dengan pendekatan kritis terhadap relasi antara negara, hak, dan keadilan sosial.

Rocky mengangkat sebuah ilustrasi sederhana namun kuat tentang kasus pencurian beras oleh seorang remaja. Menurutnya, tindakan tersebut tidak cukup dibaca sebagai tindak pidana individu, melainkan refleksi dari kegagalan distribusi hak dasar oleh negara. Perspektif ini membawa peserta memasuki kerangka berpikir critical legal studies.

Dalam konteks teori hukum, Rocky merujuk pada pemikiran Richard A. Posner terkait economics of behavior, bahwa setiap tindakan manusia pada dasarnya merupakan respons terhadap kalkulasi biaya dan manfaat. Rocky membedakan pencuri miskin yang beroperasi dalam kondisi survival dengan koruptor yang bertindak secara strategis.

Menurut Rocky, hakim harus mampu membedakan motif tersebut dalam proses menilai pertanggungjawaban pidana. Ia menegaskan bahwa keadilan tidak cukup dibangun dari kepastian bunyi pasal, tetapi dari pemahaman atas motif dan tekanan struktural yang mendorong seseorang melakukan pelanggaran.

Rocky juga menyinggung fenomena pelaku anak dalam tindak kekerasan. Ia menyatakan bahwa perkembangan kognitif anak belum memungkinkan mereka memahami moralitas hukum secara utuh, sehingga pemidanaan terhadap anak harus mempertimbangkan aspek perkembangan psikologis dan sosial.

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu perhatian Rocky. Ia menggambarkan bagaimana di masa depan AI dapat memproses riwayat perilaku seseorang. Namun, ia menegaskan bahwa AI tidak memiliki kapasitas moral sehingga tidak dapat menggantikan fungsi penilaian etik seorang hakim.

Pada bagian lain, isu kesetaraan gender menjadi sorotan. Rocky menjelaskan dasar pemikiran affirmative action bagi perempuan, yaitu untuk mengoreksi ketidakadilan historis dan struktural yang dialami perempuan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk akses terhadap keadilan.

Menurutnya, affirmative action bukanlah bentuk keistimewaan, melainkan langkah korektif terhadap ketidaksetaraan yang berakar panjang. Ia mencontohkan berbagai bentuk silent crimes yang dialami perempuan, seperti kekerasan domestik dan pemiskinan struktural. “Affirmative action bukan keistimewaan. Itu koreksi sejarah bagi mereka yang dimiskinkan oleh struktur sosial.” ujar Rocky Gerung

Rocky juga menguraikan peran hukum acara dalam melindungi kebebasan. Ia menyampaikan bahwa pembelaan oleh pengacara merupakan upaya menjaga martabat manusia melalui mekanisme hukum acara, bukan sekadar membela pelaku.

Masuk pada isu demokrasi, Rocky menyampaikan kritik terhadap lemahnya budaya deliberatif di masyarakat. Menurutnya, banyak persoalan sosial sebenarnya dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah, bukan melalui kriminalisasi atau laporan hukum. Ia menekankan bahwa demokrasi yang tidak berjalan baik akan melahirkan hiper-regulasi. “Semakin banyak hukum dibuat, semakin kecil ruang demokrasi,” ujarnya. Pernyataan ini mengajak peserta melihat hubungan antara kualitas peraturan perundang-undangan dan partisipasi publik.

Rocky juga menyoroti fenomena judicial review yang sering terjadi terhadap undang-undang baru. Menurutnya, frekuensi uji materi menunjukkan bahwa produk legislasi belum melewati proses deliberasi yang cukup memadai. Dalam perspektif sejarah hukum, Rocky menjelaskan bahwa hukum awalnya dibentuk untuk melindungi kebebasan manusia dari rasa sakit dan ketidakadilan. Ia menilai bahwa konstruksi hukum masa kini cenderung terlalu cepat menekankan penghukuman dibanding perlindungan.

Rocky menyambungkan pendekatannya dengan teori Marxisme dan teologi pembebasan untuk menjelaskan akar struktural kemiskinan. Ia menegaskan bahwa kemiskinan bukan persoalan moral individu tetapi hasil konstruksi sosial. Kasus-kasus konkret seperti “nenek Minah” yang mencuri tiga butir kakao ia jadikan contoh bagaimana tekanan struktural membentuk tindakan pidana. Rocky membedakan dengan jelas antara tindak pidana survival dan tindak pidana akumulatif.

Pada sesi tanya jawab, sejumlah Hakim Muda mengajukan pertanyaan yang menggambarkan tantangan nyata di ruang persidangan. Seorang hakim perempuan dari daerah transit perkara narkotika menyampaikan, “Banyak kurir yang kami temui bukan pemakai dan bukan pengedar, hanya terjebak kebutuhan ekonomi. Namun kami terikat minimum khusus. Dalam ruang seperti itu, bagaimana menjaga keadilan substantif?” Rocky merespons dengan menekankan bahwa pelaku kurir adalah bagian dari struktur ekonomi yang timpang. Menurutnya, sebelum melihat beratnya ancaman pidana, hakim perlu membaca tekanan sosial yang menyebabkan seseorang terlibat kasus narkotika. “Pemidanaan itu tidak akan efektif bila fondasi sosialnya belum diperbaiki. Tekanan struktur harus dibaca sebelum menentukan berat ringannya kesalahan,” ujarnya.

Pertanyaan lain datang dari seorang Hakim PN Bengkalis yang menyoroti pergulatan idealisme di tengah tekanan lembaga. “Kami ingin menggunakan penalaran moral, tetapi dalam praktik kami sering kalah oleh tekanan kekuasaan. Bagaimana idealisme itu bisa tetap hidup?” Menanggapi hal ini, Rocky menyampaikan bahwa integritas hakim justru diuji ketika berada dalam tekanan. “Keadilan lahir bukan dari situasi ideal, tetapi dari keberanian berpikir di tengah tekanan. Hakim bekerja di titik paling sempit antara kebenaran logis dan keadilan manusiawi,” tegasnya.

Isu kesetaraan gender juga memunculkan diskusi menarik ketika seorang hakim bertanya, “Jika ada PERMA tentang Perempuan Berhadapan dengan Hukum, mengapa tidak ada PERMA Laki-laki Berhadapan dengan Hukum?” Rocky menjawab bahwa affirmative action tidak ditujukan untuk mengistimewakan, tetapi untuk mengoreksi ketidaksetaraan historis yang dialami perempuan. “Silent crimes seperti kekerasan domestik dan pemiskinan struktural adalah realitas yang tidak dialami laki-laki. Struktur itu yang harus dikoreksi oleh negara, bukan disamakan secara formal,” jelasnya.

Sejumlah pertanyaan lain mengenai kebenaran, moralitas, dan posisi hakim dalam menimbang motif juga direspons dengan perspektif filosofis yang tajam. Rocky kembali menegaskan bahwa hakim tidak cukup memutus perkara berdasarkan apa yang tampak, tetapi perlu memahami mengapa tindakan itu terjadi. “Mens rea itu dibentuk oleh keadaan. Tugas hakim adalah membedakan tindakan yang lahir dari kelaparan dengan tindakan yang lahir dari akumulasi,” kata Rocky.

Acara ditutup dengan pemahaman kolektif bahwa penguatan perspektif filsafat merupakan bagian penting dari proses pembinaan hakim muda. Melalui diskusi ini, para hakim mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran etis dan sosial mereka dalam menjaga keadilan di tengah dinamika masyarakat yang semakin kompleks. Hakim bekerja di titik paling tipis antara kebenaran logis dan keadilan manusiawi. Di situ integritas diuji.” pungkas Rocky Gerung (Irvan Mawardi).

Irvan Mawardi
Kontributor
Irvan Mawardi
Hakim Yustisial Badan Strajak Diklat Kumdil - Penulis Buku, Pemilu dalam Cengkraman Oligarki (2011)

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta

October 31, 2026

Merawat Janji 1928: Pengadilan Agama Jakarta Pusat Gelar Upacara Sumpah Pemuda Ke-98 Bersama BSDK MA RI

October 31, 2026

90 Warga di Gugat, Hakim PN Dataran Hunipopu Cek Langsung Objek Sengketa

October 31, 2026
Leave A Reply Cancel Reply


Demo
Top Posts

Dari FGD hingga Semangkuk Mi Kuah, BSDK Tunjukkan Wajah Pendidikan Peradilan yang Humanis

October 28, 2026

Adu Domba: Bukan Sekedar Adu Kekuatan

October 23, 2026

Asap di Bumi Serambi Makkah: Jauh dari Titik Api, Dekat dengan Ujian Keadilan

October 20, 2026

Menata Sekretariat, Menjaga Nalar Peradilan

October 19, 2026
Don't Miss

Menimbang Kembali Pemidanaan Anak: Ketika Perundungan Berujung Kematian

By Wilmar Ibni Rusydan and Daniel H. NapitupuluOctober 31, 20260

Kabar meninggalnya seorang siswa sekolah dasar di Pemalang pada awal Oktober 2026 cukup menyita perhatian…

Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta

October 31, 2026

Di Balik Asap Karhutla: Menelusuri Potensi Pencucian Uang dalam Green Financial Crime

October 31, 2026

Merawat Janji 1928: Pengadilan Agama Jakarta Pusat Gelar Upacara Sumpah Pemuda Ke-98 Bersama BSDK MA RI

October 31, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Menimbang Kembali Pemidanaan Anak: Ketika Perundungan Berujung Kematian
  • Lompatan Mutu Kebijakan Peradilan: BSDK MA RI Evaluasi 30 Naskah Rekomendasi Strategis di Jakarta
  • Di Balik Asap Karhutla: Menelusuri Potensi Pencucian Uang dalam Green Financial Crime
  • Merawat Janji 1928: Pengadilan Agama Jakarta Pusat Gelar Upacara Sumpah Pemuda Ke-98 Bersama BSDK MA RI
  • 90 Warga di Gugat, Hakim PN Dataran Hunipopu Cek Langsung Objek Sengketa

Recent Comments

  1. Rizka on Problematika Pelaksanaan Eksekusi Pembayaran Sejumlah Uang Terhadap Objek Jaminan Berupa Benda Bergerak
  2. Auzir on KUHAP Baru: Menanggalkan Jubah Interogator, Transformasi Menuju Sistem Adversarial
  3. Budi Santoso on Titian Panjang Pengabdian Prajurit Setia Hingga Akhir
  4. PrP on Kajian Green Victimology Sebagai Pendekatan Perlindungan Hukum Korban Kebakaran Hutan di Indonesia
  5. Grace Hall on Abhinaya Upangga Wisesa: Ketika Kerja Sunyi Menjadi Penjaga Martabat Peradilan
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Ahmad Muzayyin Destuladoe
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Ahmad Farhan Subhi
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Dharma Setiawan Negara
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Azalia Purbayanti Sabana
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fadhilah Fauzan, S.H.
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Imaniar
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Misbah
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Rifda Aprilia Rusfayanti
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Achmad Cholil
  • Avatar photo Adhlan Fadhilla Ahmad
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rikfi Fuadi
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Ali Sobirin
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anang Riyan Ramadianto
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Antok Wibowo
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Ariansyah
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Asep Ridwan Hotoya
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Billy Saut Mangoloi
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Avatar photo Danny Agus Setiyanto
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Devita Aulia
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Engli Thirta Satria
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo Ichsan Muhammad
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Intan Widiastuti
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Kadek Dwi Krisna Ananda
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Deni Saputra
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Noak Mispa Sianturi
  • Avatar photo Noor Ichwan Ichlas Ria Adha
  • Avatar photo Novtri Nelli
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Reynold Mauliate Panggabean
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.