Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jurnal MA JUDICIA SUPREMA Buka Peluang Publikasi Ilmiah, Ajak Akademisi dan Praktisi Hukum Berkontribusi

October 1, 2026

MA Buka Seleksi Calon Hakim dari PNS Tahun 2026, Apa saja Ketentuannya?

October 1, 2026

Mendesak Penerapan AI dalam Tupoksi Kepaniteraan

October 1, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Melangkah Menuju Peradilan Modern: Mahkamah Agung Godok 21 Isu Strategis, Pemanfaatan Artificial Intelligence, dan Penataan Manajemen Yudisial 2027

Melangkah Menuju Peradilan Modern: Mahkamah Agung Godok 21 Isu Strategis, Pemanfaatan Artificial Intelligence, dan Penataan Manajemen Yudisial 2027

JohanesBy JohanesSeptember 30, 2026 · 08:39 WIB7 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

JAKARTA — Lembaga peradilan tertinggi di Indonesia, Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI), tengah mempersiapkan langkah besar untuk mentransformasi tata kelola peradilan nasional. Melalui Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Ditjen Badilum) dan Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan (BSDK), MA menggelar Rapat Koordinasi dan Audiensi Penjaringan Isu Strategis serta Analisis Kebutuhan Penyusunan Naskah Kebijakan (AKP) untuk Tahun Anggaran 2027. Pertemuan ini diselenggarakan pada Selasa, 29 September 2026, bertempat di Ruang Command Center Ditjen Badilum, Gedung Sekretariat Mahkamah Agung RI, Jakarta Pusat. Agenda utama audiensi ini berfokus pada penyusunan naskah kebijakan berbasis kebutuhan nyata di lapangan untuk mewujudkan Good Judicial Governance. Audiensi tersebut dihadiri oleh para pimpinan kunci dari kedua badan peradilan. Tampak hadir Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum (Dirjen Badilum), Bambang Myanto, S.H., M.H.; Sekretaris Ditjen Badilum, Kurnia Arry Soelaksono, S.E., S.H., M.Hum.; Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Umum, Zahlisa Vitalita, S.H., M.H.; serta Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Umum, Dr. Hasanudin, S.H., M.H.. Dari pihak BSDK MA RI, hadir Hakim Tinggi Yustisial Pusat Strategi Kebijakan Hukum dan Peradilan, Oloan Harianja, S.H., M.H., dan Djoni Witanto, S.H., M.H., beserta jajaran pejabat struktural dan fungsional dari kedua instansi tersebut.

Membuka jalannya rapat, Sekretaris Ditjen Badilum, Kurnia Arry Soelaksono (Bapak Arry), menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh tim. Arry menegaskan pentingnya kolaborasi ini untuk merumuskan kajian-kajian kebijakan strategis, termasuk tindak lanjut atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar tidak terulang di masa mendatang. Hakim Tinggi Yustisial BSDK, Oloan Harianja, menjelaskan perjalanan kajian kebijakan di Mahkamah Agung. Pada 2025, BSDK berhasil menyusun usulan Rancangan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) terkait optimalisasi penyelesaian perkara di tingkat desa. Sementara itu, pada 2026, fokus kajian tertuju pada naskah urgensi Perubahan Buku II. Oloan menekankan bahwa arah penyusunan kebijakan saat ini mulai bergeser dari pola top-down ke pola penyaringan kebutuhan nyata (bottom-up).

Salah satu topik paling krusial yang menyita perhatian dalam rapat tersebut adalah rencana penerapan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam proses persidangan. Dirjen Badilum, Bambang Myanto, menegaskan bahwa penggunaan AI untuk mengonversi suara persidangan menjadi teks Berita Acara Persidangan (BAP) sudah sangat mendesak. Menurut Bambang Myanto, peradilan umum saat ini dihadapkan pada krisis jumlah Panitera Pengganti (PP) yang amat ketat. Kebutuhan PP meningkat pesat seiring tingginya volume perkara, namun jumlah personel justru terus menyusut akibat pensiun. “Setiap tahun ada sekitar 500 Panitera Pengganti yang memasuki masa pensiun, sementara kuota rekrutmen atau pengangkatan Panitera Pengganti baru hanya berkisar 100 hingga 200 orang per tahun,” ujar Dirjen Badilum. Kondisi ketidakseimbangan ini dinilai sangat mengkhawatirkan. Di beberapa wilayah, seperti di Kalimantan Timur, terdapat satuan kerja pengadilan yang menangani hingga 600 perkara, namun hanya didukung oleh 1 orang Panitera Pengganti. Bambang Myanto menambahkan bahwa ketikan berita acara sidang idealnya bukan lagi menjadi beban manual utama panitera di tengah arus beban kerja yang begitu dahsyat. Pemanfaatan teknologi perekam suara berbasis AI yang langsung dikonversi menjadi teks dipandang sebagai solusi terobosan yang paling efektif. Langkah inovasi ini didorong agar payung hukum dan kebijakan resminya segera dibuat. Terlebih, beberapa negara maju telah sukses mengadopsi AI dalam tata kelola persidangan.

Baca Juga  Cukup Satu atau Dua Hakim Adili Perkara di India

Namun demikian, penggunaan AI dalam ranah yuridis tetap membutuhkan regulasi dan batasan yang ketat. Dalam forum rapat, disinggung pula insiden di Pengadilan Negeri Kendari. Di mana sebuah perkara asusila yang diputus oleh hakim muda dengan bantuan AI sempat memicu reaksi keras masyarakat lokal hingga Ketua PN Kendari harus turun tangan memberikan penjelasan. Oloan Harianja mengingatkan arahan Ketua Mahkamah Agung RI bahwa penggunaan teknologi AI pada prinsipnya diizinkan untuk membantu efisiensi, namun hakim dan aparat peradilan sama sekali tidak boleh menggantungkan keputusan sepenuhnya pada AI. Selain teknologi AI, perbaikan menyeluruh terhadap manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) teknis peradilan menjadi perhatian utama Direktur Pembinaan Tenaga Teknis (Dirbinganis), Dr. Hasanudin, S.H., M.H.

Hasanudin menyoroti belum adanya keseragaman standar Analisis Beban Kerja (ABK) serta indikator penilaian kinerja bagi hakim dan panitera di empat lingkungan peradilan. Ia menilai bahwa manajemen kinerja hakim selama ini kerap terjebak pada angka-angka kualitatif semata. Padahal, profesi hakim membutuhkan penilaian komprehensif yang mencakup judicial standard, integritas, etik, serta kualitas penalaran hukum dalam menyusun putusan. Standardisasi kompetensi hakim dari level 1 hingga level 4 perlu segera dirumuskan secara seragam. Penyesuaian regulasi juga dinilai penting untuk menyelaraskan Peraturan Komisi Yudisial (Perky No. 2/2016) dan Peraturan Menteri PANRB (Permenpan No. 28/2017). Hasanudin juga menggarisbawahi perlunya penyelarasan hierarki regulasi internal MA, seperti Keputusan Ketua MA (SK KMA) dan Peraturan Dirjen. Menurut UU No. 12 Tahun 2011 Pasal 8, aturan yang berdampak luas, seperti sistem promosi dan mutasi, idealnya diatur melalui Peraturan Mahkamah Agung (Perma). Prinsip kesejahteraan dan kesehatan mental hakim (judicial well-being) turut diusulkan agar dimasukkan dalam kajian naskah kebijakan. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga produktivitas serta independensi hakim di seluruh Indonesia.

Di sektor tata kelola administrasi dan kepegawaian, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana, Puji Mulyani, S.E., M.M., bersama Kepala Bagian Umum, Indra Kurniawan, S.E., M.M., memaparkan sejumlah permasalahan teknis. Di antaranya mengenai urgensi mekanisme mutasi dari jabatan struktural ke fungsional, serta penyesuaian regulasi terkait hak fasilitas kendaraan dinas bagi pejabat fungsional dan panitera.

Isu kendaraan dinas ini sempat menjadi temuan audit BPK pada tahun 2025. Hal ini lantaran adanya ketidakselarasan antara aturan internal MA (SK SEKMA No. MA/SEK/07/SK/III/2006) dan ketentuan Kementerian Keuangan mengenai eselonisasi dan hak fasilitas jabatan.

Dari sudut pandang pembinaan administrasi, Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Umum, Zahlisa Vitalita, S.H., M.H. (Ibu Liza), mendorong percepatan kebijakan digitalisasi berkas perkara tingkat banding. Pengelolaan berkas perkara berkekuatan hukum tetap (BHT) dalam bentuk digital dinilai amat mendesak untuk mengatasi keterbatasan ruang arsip fisik di berbagai satuan kerja pengadilan. Ibu Liza juga menyoroti kebutuhan penyusunan road map pengembangan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Mahkamah Agung. Peningkatan kualitas Pos Bantuan Hukum (Posbakum) bagi masyarakat kurang mampu serta penataan peran mediator nonhakim sesuai Perma No. 1 Tahun 2014 turut diusulkan sebagai topik kajian strategis. Standardisasi nomenklatur nama satuan kerja pengadilan di seluruh Indonesia juga dinilai perlu untuk dirapikan demi tertib administrasi. Tak kalah penting, masalah pencatatan keuangan dana konsinyasi di pengadilan menjadi sorotan tajam. Persoalan klasik seperti sisa dana konsinyasi proyek Kedung Ombo yang belum terselesaikan pada masa lalu kerap menjadi catatan audit. Ibu Liza menegaskan pentingnya pembenahan tata kelola dan kepastian status hukum atas uang konsinyasi yang dibekukan tersebut. Secara keseluruhan, Ditjen Badilum mengajukan 21 judul usulan naskah kebijakan untuk pembahasan Tahun Anggaran 2027.

Baca Juga  Wakil Ketua PTA Kepri Sampaikan Hasil Rapat Koordinasi Ditjen Badilag Tahun 2026

Menanggapi usulan tersebut, Tim BSDK mengapresiasi keaktifan Ditjen Badilum dalam memetakan kendala operasional di lapangan. Hakim Tinggi Yustisial BSDK, Djoni Witanto, mendukung penuh pengkajian AI dan perbaikan regulasi promosi-mutasi. Namun, Djoni menyarankan agar beberapa usulan topik yang memiliki kemiripan dapat digabungkan agar proses penyusunan naskah lebih fokus dan efisien. Oloan Harianja menambahkan bahwa seluruh rancangan kebijakan ini nantinya akan disaring secara ketat. Pemilihan prioritas utama akan ditentukan oleh Kepala BSDK, Ketua Kamar Pembinaan MA RI, dan Wakil Ketua MA Bidang Non-Yudisial. Oloan juga mengingatkan pentingnya menentukan klasifikasi jenis dokumen hukum yang tepat, apakah berbentuk Naskah Akademik, Naskah Urgensi, Policy Brief, atau Perubahan Peraturan. Pelibatan Lembaga Administrasi Negara (LAN) disarankan untuk memantapkan metodologi kajian tersebut. Kepala Bidang Strategi Kebijakan Peradilan BSDK, Benny Purwanto, S.E., M.M., menyarankan agar Ditjen Badilum segera menyusun urutan skala prioritas dari 21 judul yang diusulkan. Dengan penguatan pada isu-isu yang paling vital, diharapkan naskah kebijakan yang dihasilkan dapat segera dieksekusi menjadi peraturan yang operasional. Diskusi interaktif antara pejabat teknis Badilum dan tim peneliti BSDK berlangsung hangat hingga akhir sesi. Seluruh peserta bersepakat untuk mengawal proses ini hingga menjadi regulasi konkret.

Rapat koordinasi ditutup secara resmi oleh Sekretaris Ditjen Badilum, Kurnia Arry Soelaksono, dengan menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi dan komitmen seluruh pihak. Melalui penjaringan isu strategis ini, Mahkamah Agung RI membuktikan komitmennya untuk terus membenahi internal peradilan. Pemanfaatan teknologi modern seperti AI, perbaikan standar kompetensi hakim, hingga penataan administrasi yang akuntabel menjadi fondasi utama dalam mewujudkan badan peradilan Indonesia yang agung dan tepercaya.

Johanes
Kontributor
Johanes
Penerjemah Ahli Muda Pustrajak Kumdil MA RI

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

artificial intelligence Digitalisasi Peradilan Ditjen Badilum isu strategis judicial governance Kebijakan Peradilan kecerdasan buatan Naskah Kebijakan Panitera Pengganti Posbakum Reformasi Peradilan regulasi MA SIPP tata kelola peradilan
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Jurnal MA JUDICIA SUPREMA Buka Peluang Publikasi Ilmiah, Ajak Akademisi dan Praktisi Hukum Berkontribusi

October 1, 2026

MA Buka Seleksi Calon Hakim dari PNS Tahun 2026, Apa saja Ketentuannya?

October 1, 2026

Mendesak Penerapan AI dalam Tupoksi Kepaniteraan

October 1, 2026
Leave A Reply Cancel Reply


Demo
Top Posts

Senja di Losari dengan Secangkir Saraba dan Sepiring Pisang Epe

September 16, 2026

Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan

September 13, 20261,493 Views

Titah Leviathan

September 11, 2026

Di Balik Tradisi ‘Mohon Izin’: Meneguhkan Etika dan Jati Diri Prajurit pada HUT ke-81 TNI AL

September 10, 2026
Don't Miss

Jurnal MA JUDICIA SUPREMA Buka Peluang Publikasi Ilmiah, Ajak Akademisi dan Praktisi Hukum Berkontribusi

By Dharma Setiawan NegaraOctober 1, 20260

JAKARTA – Jurnal ilmiah resmi Mahkamah Agung JUDICIA SUPREMA kembali membuka pintu bagi para akademisi,…

MA Buka Seleksi Calon Hakim dari PNS Tahun 2026, Apa saja Ketentuannya?

October 1, 2026

Mendesak Penerapan AI dalam Tupoksi Kepaniteraan

October 1, 2026

Jangan Mengadili Korban untuk Kedua Kalinya— dan Jangan Mengabaikan Hak Terdakwa

September 30, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Jurnal MA JUDICIA SUPREMA Buka Peluang Publikasi Ilmiah, Ajak Akademisi dan Praktisi Hukum Berkontribusi
  • MA Buka Seleksi Calon Hakim dari PNS Tahun 2026, Apa saja Ketentuannya?
  • Mendesak Penerapan AI dalam Tupoksi Kepaniteraan
  • Jangan Mengadili Korban untuk Kedua Kalinya— dan Jangan Mengabaikan Hak Terdakwa
  • Terbukti lakukan Penganiayaan, PN Sidikalang Hukum Terdakwa 2 Bulan 19 Hari

Recent Comments

  1. Syihabuddin on Sebuah Ulasan atas Film ‘Ghost In The Cell’
  2. Tomas on Sebuah Ulasan atas Film ‘Ghost In The Cell’
  3. Nancy on “Spionase Bayangan” Mengupas dibalik Profiling Integritas dan Mystery Shopper Mahkamah Agung
  4. Yeheskel Haurissa on Ketika Pekerja Meninggal, Mengapa Ahli Waris Harus Menggugat?
  5. Hendi Rustandi on Bedah Tiga Berkas Perkara Untuk Perkuat Kesamaan Persepsi Penegakan Hukum, PTA Palangka Raya Sukses Gelar Diskusi Hukum Wilayah Timur di PA Buntok
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dharma Setiawan Negara
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Penulis adalah Filsuf - Analis Politik dan Kebangsaan
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Rudi Hartoyo
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Wiwid Ariyanto
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Muhammad Yunus Tazryan
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
  • Avatar photo Zidny Taqiyya
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.