PALEMBANG — Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palembang Drs. Nur Khazim, SH, MH secara resmi melantik Dr. Khoiriyah Roihan, S.Ag., M.H. sebagai Hakim Tinggi serta Drs. Sahim sebagai Panitera Pengganti PTA Palembang. Acara pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut bertempat di Aula PTA Palembang pada Senin, 2 November 2026.
Pelantikan Hakim Tinggi ini didasarkan pada Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 210/KMA/SK.KP.4.1.3/X/2026 tertanggal 9 Oktober 2026. Sebelum mengemban tugas baru sebagai Hakim Tinggi PTA Palembang yang diperbantukan pada Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, Dr. Khoiriyah Roihan menjabat sebagai Ketua Pengadilan Agama Jakarta Utara Kelas IA. Sementara itu, Drs. Sahim yang sebelumnya menjabat sebagai Panitera Pengadilan Agama Lubuk linggau resmi dipromosikan sebagai Panitera Pengganti PTA Palembang.
Prosesi pelantikan diawali dengan pengucapan sumpah jabatan secara khidmat dan sakral oleh kedua pejabat yang dilantik, dipandu langsung oleh Ketua PTA Palembang. Dalam sumpahnya, para pejabat berikrar untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, berpegang teguh pada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta segala peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Acara tersebut turut dihadiri oleh YM. Ketua PTA Jakarta Dr. Drs. H. Muh. Abduh Sulaeman, S.H., M.H., Wakil Ketua PTA Palembang Drs. Nuheri, S.H., M.H., para Hakim Tinggi PTA Palembang, Panitera, Sekretaris, serta seluruh pejabat struktural dan fungsional di lingkungan PTA Palembang. Hadir pula Ketua Pengadilan Agama Jakarta Pusat Muhammad Aliyudin, S.Ag., M.H., para ketua pengadilan agama di wilayah yurisdiksi PTA Palembang, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutannya, YM. Ketua PTA Palembang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ketua PTA Jakarta beserta seluruh tamu undangan atas kehadiran mereka dalam agenda sakral tersebut. Beliau juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.
Tiga Poin Pesan Penting Pimpinan
Pada kesempatan yang sama, Ketua PTA Palembang menyampaikan amanat penting berupa tiga pesan krusial bagi pejabat yang baru dilantik guna menjadi pedoman dalam menjalankan roda organisasi peradilan:
- Jabatan adalah Amanah, Bukan Sekadar Kehormatan
Ketua PTA Palembang mengingatkan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang membawa konsekuensi pertanggungjawaban moral dan spiritual, baik di hadapan sesama manusia maupun di hadapan Allah SWT. Beliau mengutip sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab Shahih Muslim mengenai kisah Abu Dzar al-Ghifari ketika meminta jabatan yang dijawab oleh Rasulullah SAW.
“Wahai Abu Dzar, sesungguhnya engkau lemah, sedangkan kepemimpinan adalah sebuah amanah. Dan kepemimpinan itu pada hari kiamat akan menjadi kehinaan dan penyesalan, kecuali bagi orang yang mengambil haknya dan menunaikan kewajiban yang ada padanya.” - Menjaga Integritas dan Profesionalisme
Dalam menjalankan tugas pelayanan publik dan penegakan hukum, para pejabat ditekankan untuk senantiasa menjaga nilai-nilai integritas dan profesionalisme. Kedua unsur tersebut merupakan fondasi utama dalam membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan. - Kontribusi Nyata Tanpa Memandang Posisi Jabatan
Poin terakhir menekankan agar setiap aparatur peradilan tidak membatasi ruang lingkup kontribusi hanya berdasarkan besar kecilnya jabatan yang diemban. Orientasi utama hendaknya berpusat pada dedikasi dan kontribusi nyata yang dapat diberikan bagi kemajuan bangsa dan negara.

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

