Close Menu
Suara BSDKSuara BSDK
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jangan Mengadili Korban untuk Kedua Kalinya— dan Jangan Mengabaikan Hak Terdakwa

September 30, 2026

Terbukti lakukan Penganiayaan, PN Sidikalang Hukum Terdakwa 2 Bulan 19 Hari

September 30, 2026

Ketertiban dari Hal Terkecil: Catatan Perjalanan KCCP Mahkamah Agung di Negeri Sakura

September 30, 2026
Instagram YouTube
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Suara BSDKSuara BSDK
Deskripsi Gambar
  • Beranda
  • Artikel
  • Berita
  • Features
  • Sosok
  • Filsafat
  • Roman
  • Satire
  • Video
  • Liputan Khusus
Home » Mengapa Barang Temuan Patroli Hutan Butuh Penetapan Pengadilan? Hakim PN Malinau Jawab Kebingungan Polhut Kaltara

Mengapa Barang Temuan Patroli Hutan Butuh Penetapan Pengadilan? Hakim PN Malinau Jawab Kebingungan Polhut Kaltara

Bintoro Wisnu PrasojoBy Bintoro Wisnu PrasojoSeptember 30, 2026 · 10:21 WIB5 Mins ReadNo Comments
Share
Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp

Malinau – Mengapa barang temuan hasil patroli kehutanan harus melalui penetapan pengadilan? Pertanyaan itu menjadi inti pemaparan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Malinau, Lampos Rivaldo Lumban Toruan, S.H., di hadapan jajaran Polisi Kehutanan (Polhut) Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (29/09/2026). Jawabannya bertumpu pada satu prinsip: keabsahan barang temuan menjadi barang bukti diperoleh melalui mekanisme penyitaan.

Lampos hadir sebagai narasumber dalam Rapat Kerja Polisi Kehutanan Lingkup Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2026 di Meeting Room Hotel D’Calia Malinau. Rapat kerja yang rutin digelar setiap tahun itu berlangsung tiga hari, Selasa (29/09/2026) hingga Kamis (01/10/2026), dengan Kabupaten Malinau sebagai tuan rumah. Ia membawakan materi “Penanganan & Penetapan Barang Temuan Hasil Patroli Kehutanan: Perspektif Hukum Acara, Tata Cara Pengajuan dan Standar Operasional Prosedur”.

Kehadiran pengadilan dalam forum itu berangkat dari persoalan di lapangan. Para Polhut masih menghadapi kebingungan dan ketidakpastian, mulai dari penanganan hingga penyitaan barang temuan hasil patroli. Praktik pemberian izin maupun persetujuan penyitaan atas barang temuan yang tidak bertuan di pengadilan negeri dinilai belum seragam. Tanpa penetapan pengadilan, barang temuan sulit ditangani sehingga tidak jarang dibiarkan begitu saja.

Padahal, barang-barang itu dapat dimanfaatkan untuk kepentingan umum, seperti pembangunan jembatan, pos siskamling, pos jaga Polhut, posyandu, dan keperluan masyarakat desa di sekitar kawasan hutan. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.26/MENLHK/SETJEN/KUM.1/4/2017 tentang Penanganan Barang Bukti Tindak Pidana Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK P.26/2017) pun mengenal peruntukan pemanfaatan barang bukti temuan bagi kepentingan publik atau sosial, selain pelelangan dan pemusnahan. Namun, peruntukan itu tetap mensyaratkan izin dari ketua pengadilan negeri setempat.

Untuk menjawab persoalan tersebut, Lampos memulai dari kualifikasi barang temuan. Barang temuan adalah benda atau alat yang diduga digunakan untuk atau merupakan hasil kejahatan kehutanan, yang ditemukan petugas patroli tanpa diketahui pemiliknya atau pelakunya melarikan diri (non-identifiable suspect). Status ini berbeda dengan barang bukti.

Dalam KUHAP yang baru, yakni Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025, barang bukti merupakan salah satu alat bukti, di samping keterangan saksi, keterangan ahli, surat, keterangan terdakwa, bukti elektronik, pengamatan hakim, serta segala sesuatu yang dapat digunakan untuk kepentingan pembuktian sepanjang diperoleh secara tidak melawan hukum. Penjelasan Pasal 235 ayat (1) huruf e memaknai barang bukti sebagai barang atau alat yang secara langsung atau tidak langsung digunakan untuk melakukan tindak pidana atau hasil tindak pidana.

Baca Juga  Dakwaan Batal Demi Hukum Menurut KUHAP Baru

Di sinilah letak persoalannya. Barang temuan tidak otomatis sah sebagai barang bukti; keabsahannya diperoleh melalui penyitaan. Untuk barang bertuan, penyitaan ditempuh dengan mekanisme pada umumnya: penyidik menunjukkan surat perintah penyitaan dan surat izin penyitaan dari Ketua Pengadilan Negeri kepada pemilik atau pihak yang menguasai benda, disaksikan 2 (dua) orang saksi (Pasal 122 KUHAP). Pada barang temuan, pemilik atau pihak yang menguasai benda itu justru tidak diketahui.

Lampos menegaskan, penyitaan terhadap barang yang tidak bertuan atau tidak diketahui pemiliknya tetap dapat dimohonkan kepada Ketua Pengadilan Negeri berdasarkan Pasal 125 KUHAP. Tahapannya dijabarkan dalam Standar Operasional Prosedur Izin Penyitaan terhadap Benda yang Pemiliknya Tidak Diketahui Nomor 663/DJU/OT1.6/III/2026 dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Ditjen Badilum) Mahkamah Agung.

Dalam waktu paling lama 3 (tiga) hari setelah menerima permohonan, Ketua Pengadilan Negeri memerintahkan panitera mengumumkan permohonan penyitaan pada papan pengumuman pengadilan negeri dan/atau media lain selama 30 (tiga puluh) hari. Pengumuman ini memberi kesempatan kepada pihak yang merasa berhak atas benda tersebut untuk mengajukan keberatan.

Jika tidak ada keberatan, Ketua Pengadilan Negeri menunjuk hakim tunggal dan panitera menunjuk panitera pengganti untuk memeriksa, mengadili, dan memutus permohonan dalam waktu 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak hari sidang pertama. Putusan disampaikan kepada Kejaksaan Negeri paling lama 7 (tujuh) hari kerja untuk kepentingan eksekusi dan diumumkan selama 30 (tiga puluh) hari kerja. Bila dalam 30 hari kerja itu muncul keberatan, Ketua Pengadilan Negeri menunjuk majelis hakim untuk memeriksa, mengadili, dan memutus keberatan sesuai ketentuan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2013.

Sebelum permohonan sampai ke pengadilan, Lampos menguraikan empat langkah di lapangan. Pertama, pengamanan melalui sterilisasi lokasi temuan. Kedua, inventarisasi dengan membuat Berita Acara Temuan, merujuk Pasal 122 ayat (3) KUHAP juncto Pasal 9 Permen LHK P.26/2017. Ketiga, evakuasi dengan menitipkan barang temuan pada lembaga yang berhak. Keempat, penyitaan dengan mengajukan permohonan izin penyitaan atau persetujuan penyitaan.

Baca Juga  Rekonstruksi Kedudukan Saksi Mahkota dalam Sistem Peradilan Pidana Pasca Kuhap Baru (UU No. 20 Tahun 2025)

Izin sita berlandaskan Pasal 119 KUHAP, sedangkan persetujuan sita berlandaskan Pasal 120 KUHAP dan ditempuh dalam keadaan mendesak. Keadaan mendesak itu antara lain letak geografis yang sulit dijangkau, benda yang mudah dipindahkan, atau tersangka yang berpotensi berupaya merusak dan menghilangkan barang bukti secara nyata. Atas permohonan tersebut, Ketua Pengadilan Negeri mengeluarkan penetapan dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) hari.

Setelah disita, benda bergerak seperti hasil hutan kayu, alat angkut, dan alat kerja disimpan di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan). Jika Rupbasan tidak ada, barang disimpan di gudang penyimpanan milik lembaga konservasi, instansi pemerintah, badan usaha yang bergerak di bidang lingkungan hidup dan kehutanan, atau tempat tertentu yang dijadikan tempat penyimpanan barang bukti (Pasal 24 Permen LHK P.26/2017). Barang bukti dapat pula dilelang berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.47/Menhut-II/2009 atau dimusnahkan berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Nomor P.11/IV-SET/2014.

Usai sesi tanya jawab, Lampos menutup pemaparannya dengan menekankan pentingnya mekanisme penyitaan yang sesuai kaidah hukum acara pidana dan SOP. Menurutnya, kepatuhan itu tidak hanya menjaga keabsahan barang temuan menjadi alat bukti, tetapi juga membentengi penyidik dari konsekuensi praperadilan dan tuduhan penyalahgunaan wewenang. Materinya ditutup dengan pesan “A shared responsibility for nature” serta pengingat bagi seluruh peserta: “Banyak hal bisa diperbaiki, tapi hutan yang hilang butuh ratusan tahun untuk pulih.”

Bintoro Wisnu Prasojo
Kontributor
Bintoro Wisnu Prasojo
Hakim Pengadilan Negeri Serui

Untuk Mendapatkan Berita Terbaru Suara BSDK, Follow Channel WhatsApp: SUARABSDKMARI

Barang Bukti KUHAP 1981 KUHAP Baru patroli kehutanan Penetapan Pengadilan Permen LHK PN Malinau Polisi Kehutanan
Share. Facebook Twitter Threads Telegram WhatsApp Copy Link

Related Posts

Jangan Mengadili Korban untuk Kedua Kalinya— dan Jangan Mengabaikan Hak Terdakwa

September 30, 2026

Terbukti lakukan Penganiayaan, PN Sidikalang Hukum Terdakwa 2 Bulan 19 Hari

September 30, 2026

Ketertiban dari Hal Terkecil: Catatan Perjalanan KCCP Mahkamah Agung di Negeri Sakura

September 30, 2026
Leave A Reply Cancel Reply


Demo
Top Posts

Senja di Losari dengan Secangkir Saraba dan Sepiring Pisang Epe

September 16, 2026

Siasat Tiada Henti Penjaga Keadilan

September 13, 20261,493 Views

Titah Leviathan

September 11, 2026

Di Balik Tradisi ‘Mohon Izin’: Meneguhkan Etika dan Jati Diri Prajurit pada HUT ke-81 TNI AL

September 10, 2026
Don't Miss

Jangan Mengadili Korban untuk Kedua Kalinya— dan Jangan Mengabaikan Hak Terdakwa

By Sriti Hesti AstitiSeptember 30, 20260

Apa yang terjadi ketika ruang sidang yang seharusnya mencari keadilan justru membuat korban kekerasan seksual…

Terbukti lakukan Penganiayaan, PN Sidikalang Hukum Terdakwa 2 Bulan 19 Hari

September 30, 2026

Ketertiban dari Hal Terkecil: Catatan Perjalanan KCCP Mahkamah Agung di Negeri Sakura

September 30, 2026

Tingkatkan Kualitas Akses Keadilan, PN Dataran Hunipopu Gelar Pelatihan Excellent Service Bersama Bank BRI

September 30, 2026
Stay In Touch
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Top Trending
Demo

Recent Posts

  • Jangan Mengadili Korban untuk Kedua Kalinya— dan Jangan Mengabaikan Hak Terdakwa
  • Terbukti lakukan Penganiayaan, PN Sidikalang Hukum Terdakwa 2 Bulan 19 Hari
  • Ketertiban dari Hal Terkecil: Catatan Perjalanan KCCP Mahkamah Agung di Negeri Sakura
  • Tingkatkan Kualitas Akses Keadilan, PN Dataran Hunipopu Gelar Pelatihan Excellent Service Bersama Bank BRI
  • Mengapa Barang Temuan Patroli Hutan Butuh Penetapan Pengadilan? Hakim PN Malinau Jawab Kebingungan Polhut Kaltara

Recent Comments

  1. Syihabuddin on Sebuah Ulasan atas Film ‘Ghost In The Cell’
  2. Tomas on Sebuah Ulasan atas Film ‘Ghost In The Cell’
  3. Nancy on “Spionase Bayangan” Mengupas dibalik Profiling Integritas dan Mystery Shopper Mahkamah Agung
  4. Yeheskel Haurissa on Ketika Pekerja Meninggal, Mengapa Ahli Waris Harus Menggugat?
  5. Hendi Rustandi on Bedah Tiga Berkas Perkara Untuk Perkuat Kesamaan Persepsi Penegakan Hukum, PTA Palangka Raya Sukses Gelar Diskusi Hukum Wilayah Timur di PA Buntok
Hubungi Kami

Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Kirimkan reportase berita, opini, features dan artikel lainnya ke email suarabsdk.com : 
redpelsuarabsdk@gmail.com

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539

Kategori
Beranda Artikel Berita Features Sosok KRITERIA TULISAN
Filsafat Roman Satire Video BALACADAS
Connect With Us
  • Instagram
  • YouTube
  • WhatsApp
Aplikasi Internal
Logo 1 Logo 2 Logo 3 Logo 3 Logo 5
Logo 4 Logo 4 Logo 4 Logo 5 Logo 5 Logo 5
Kontributor
  • Avatar photo Ahmad Junaedi
  • Avatar photo Mohammad Khairul Muqorobin
  • Avatar photo Aman
  • Avatar photo Irvan Mawardi
  • Avatar photo Cecep Mustafa
  • Avatar photo Khoiruddin Hasibuan
  • Avatar photo Ari Gunawan
  • Avatar photo Muamar Azmar Mahmud Farig
  • Avatar photo Yudhistira Ary Prabowo
  • Avatar photo Syailendra Anantya Prawira
  • Avatar photo Ghesa Agnanto Hutomo
  • Avatar photo Muhammad Rizqi Hengki
  • Avatar photo Agus Digdo Nugroho
  • Avatar photo Timbul Bonardo Siahaan
  • Avatar photo Muhammad Adiguna Bimasakti
  • Avatar photo Syamsul Arief
  • Avatar photo Dahlan Suherlan
  • Avatar photo Jatmiko Wirawan
  • Avatar photo Johanes
  • Avatar photo Cik Basir
  • Avatar photo Taufikurrahman
  • Avatar photo Syihabuddin
  • Avatar photo Zulfahmi
  • Avatar photo Maria Fransiska Walintukan
  • Avatar photo Unggul Senoaji
  • Avatar photo Anton Ahmad Sogiri
  • Avatar photo M. Natsir Asnawi
  • Avatar photo Yoshito Siburian
  • Avatar photo Abdi Munawar Daeng Mangagang
  • Avatar photo Adji Prakoso
  • Avatar photo Sriti Hesti Astiti
  • Avatar photo Iqbal Lazuardi
  • Avatar photo Galang Adhe Sukma
  • Avatar photo Harun Maulana
  • Avatar photo Layla Windy Puspita Sari
  • Avatar photo Muhammad Hanif Ramadhan
  • Avatar photo Anisa Yustikaningtiyas
  • Avatar photo I Gusti Lanang Ngurah Sidemen Putra
  • Avatar photo Ahmad Syahrus Sikti
  • Avatar photo Eliyas Eko Setyo
  • Avatar photo Firzi Ramadhan
  • Avatar photo Jarkasih
  • Avatar photo Sudiyo
  • Avatar photo Binsar Parlindungan Tampubolon
  • Avatar photo Bintoro Wisnu Prasojo
  • Avatar photo Febby Fajrurrahman
  • Avatar photo Ganjar Prima Anggara
  • Avatar photo Garin Purna Sanjaya
  • Avatar photo Marulam J Sembiring
  • Avatar photo Tri Indroyono
  • Avatar photo Letkol Chk Agustono, S.H., M.H.
  • Avatar photo Ardiansyah Iksaniyah Putra
  • Avatar photo Buang Yusuf
  • Avatar photo Ferdian Permadi
  • Avatar photo Irene Cristna Silalahi
  • Avatar photo Itsnaatul Lathifah
  • Avatar photo Marsudin Nainggolan
  • Avatar photo Maulana Aulia
  • Avatar photo Riki Perdana Raya Waruwu
  • Avatar photo Siti Nadhiroh
  • Avatar photo Dr. Syofyan Iskandar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Muhamad Zaky Albana
  • Avatar photo Afifah Dwiandini
  • Avatar photo Henri Setiawan
  • Avatar photo Khoiriyah Roihan
  • Avatar photo Redaktur SuaraBSDK
  • Avatar photo Yasin Prasetia
  • Avatar photo Audrey Kartika Putri
  • Avatar photo Eddy Daulatta Sembiring
  • Avatar photo Fauzan Prasetya
  • Avatar photo Fitriyel Hanif
  • Avatar photo Gerry Michael Purba
  • Avatar photo Irwan Rosady
  • Avatar photo K.G. Raegen
  • Avatar photo Rafi Muhammad Ave
  • Avatar photo Rangga Lukita Desnata
  • Avatar photo Rikatama Budiyantie
  • Avatar photo Sugiarto
  • Avatar photo Teguh Setiyawan
  • Avatar photo Abdul Azis Ali Ramdlani
  • Avatar photo Achmad Fikri Oslami
  • Avatar photo Ahmad Fuad Noor Ghufron
  • Avatar photo Achmad Nurul Huda
  • Avatar photo Andro Riski Pradipta
  • Avatar photo Anggi Permana
  • Avatar photo Ang Rijal Amin
  • Avatar photo Armansyah
  • Avatar photo Cok Istri Bhagawanthi Pemayun
  • Avatar photo Dedi Putra
  • Avatar photo Dewi Maharati
  • Avatar photo Herjuna Praba Wiesesa
  • Avatar photo Hermanto
  • Avatar photo Indarka PP
  • Avatar photo Muhamad Fadillah
  • Avatar photo Nugraha Medica Prakasa
  • Avatar photo Ria Marsella
  • Avatar photo Sadana
  • Avatar photo Sahram
  • Avatar photo Saut Erwin Hartono A. Munthe
  • Avatar photo Silveria Supanti
  • Avatar photo Yusuf Sodhiqin
  • Avatar photo Achmad Pratomo
  • Avatar photo Agenda Citra Muhammad
  • Avatar photo Ahmad Faiz Shobir Alfikri
  • Avatar photo Arie Fitriansyah
  • Avatar photo Bismo Jiwo Agung
  • Avatar photo Epri Wahyudi
  • Avatar photo Fajar Widodo
  • Avatar photo Fariz Prasetyo Aji
  • Avatar photo Fauzan Arrasyid
  • Avatar photo Fauzia Rohmah
  • Avatar photo Febry Indra Gunawan Sitorus
  • Avatar photo Gerry Geovant Supranata Kaban
  • Avatar photo Mardi Candra
  • Avatar photo Muhammad Irfan Syahputra
  • Avatar photo Muhammad Amin Putra
  • Avatar photo Niko Wijaya
  • Avatar photo Putra Nova A.S
  • Avatar photo Raden Heru Wibowo Sukaten
  • Avatar photo Rizal Arif Fitria
  • Avatar photo Trisoko Sugeng Sulistyo
  • Avatar photo Umar Dani
  • Avatar photo Abdul Hadi
  • Avatar photo Abiandri Fikri Akbar
  • Avatar photo Abi Zaky Azizi
  • Avatar photo Dr. H. Achmad Setyo Pudjoharsoyo., SH., M.Hum
  • Avatar photo Adimas Leo Firmansah
  • Avatar photo Andi Akram
  • Avatar photo Arsyawal
  • Avatar photo Ashhab Triono
  • Avatar photo Aulia Rochmani Lazuardi
  • Avatar photo Bagus Partha Wijaya
  • Avatar photo Bagus Sujatmiko
  • Avatar photo Bayu Akbar Wicaksono
  • Avatar photo Chandra Khoirunnas
  • Avatar photo Cuhandi
  • Avatar photo David Pasaribu
  • Avatar photo Deka Rachman Budihanto
  • Avatar photo Dendi Sutiyoso
  • Avatar photo Dhea Sutaryana
  • Avatar photo Edi Hudiata
  • Avatar photo Enrico Simanjuntak
  • Avatar photo Fauziah Rahmah
  • Avatar photo Fery Rochmad Ramadhan
  • Avatar photo Hartanto Ariesyandi
  • Avatar photo Idik Saeful Bahri
  • Avatar photo Karell Mawla Ibnu Kamali
  • Avatar photo Khalilurrahman
  • Avatar photo Khoirul Anwar
  • Avatar photo Mentari Wahyudihati
  • Avatar photo Muhamad Ridwan
  • Avatar photo Muhamad Iqbal
  • Avatar photo Nia Chasanah
  • Avatar photo Novritsar Hasintongan Pakpahan
  • Avatar photo Nugraha Wisnu Wijaya
  • Avatar photo Raden Anggara Kurniawan
  • Avatar photo Rahimulhuda Rizki Alwi
  • Avatar photo Rahmad Ramadhan Hasibuan
  • Avatar photo Ranggi Adiwangsa Yusron
  • Avatar photo Muhammad Rijaldy Alwy
  • Avatar photo Rohim
  • Avatar photo Samsul Zakaria
  • Avatar photo Satria Perdana
  • Avatar photo Siti Anis
  • Avatar photo Tri Cahya Indra Permana
  • Avatar photo Wahyu Budi Santoso
  • Avatar photo Wilmar Ibni Rusydan
  • Avatar photo Yudhi Reksa Perdana
  • Avatar photo Abdul Ghani
  • Avatar photo Ach. Jufri
  • Avatar photo Afif Muchshon
  • Avatar photo Agus Suharsono
  • Avatar photo Ahmad Efendi
  • Avatar photo Ahmad Hodri
  • Avatar photo Ahmad Rizza Habibi
  • Avatar photo Aidil Akbar
  • Avatar photo Alep Priyoambodo
  • Avatar photo Alfajar Nugraha
  • Avatar photo Andi Amirah Humairah Ya'kub
  • Avatar photo Anderson Peruzzi Simanjuntak
  • Avatar photo Andhika Prayoga
  • Avatar photo Andi Muhammad Galib
  • Avatar photo Andi Aswandi Tashar
  • Avatar photo Andrie Gunawan
  • Avatar photo Anggiyansyah Nurmanta
  • Avatar photo Anna Yulina
  • Avatar photo Annisa Nur Alam
  • Avatar photo Arga Febrian
  • Avatar photo Arief Sapto Nugroho
  • Avatar photo Mayor Chk Arif Dwi Prasetyo
  • Avatar photo Aryaniek Andayani
  • Avatar photo Bella Puspitawati
  • Avatar photo Bellina Gamelia Sembiring Kembaren
  • Avatar photo Bilma Diffika
  • Avatar photo Bony Daniel
  • Avatar photo Budi Hermanto
  • Avatar photo Budi Suhariyanto
  • Avatar photo Chandra
  • Avatar photo Christopher Hutapea
  • Avatar photo Daniel H. Napitupulu
  • Avatar photo Daniel Saputra
  • Dedi Wigandi
  • Avatar photo Djoni Witanto
  • Avatar photo Effendi Mukhtar
  • Avatar photo Egia Rasido Tarigan
  • Avatar photo Eka Sentausa
  • Avatar photo Enos Syahputra Sipahutar, S.H., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fahmiron
  • Avatar photo Fahri Bachmid
  • Avatar photo Fahri Gunawan Siagian
  • Avatar photo Fahri Soleh
  • Avatar photo Fakhir Tashin Baaj
  • Avatar photo Farhan Al Faris
  • Avatar photo Fatkul Mujib, S.H.I., M.H.
  • Avatar photo Dr. Fauziati, S.Ag., M.Ag
  • Avatar photo Febriansyah Rozarius
  • Avatar photo Friska Ariesta Aritedi
  • Avatar photo Gineng Pratidina
  • Avatar photo Hanry Ichfan Adityo
  • Avatar photo Peltu Hartono
  • Avatar photo Hastuti
  • Avatar photo Hendro Yatmoko
  • Avatar photo Ibnu Abas Ali
  • Avatar photo Ida Masnita Sigalingging
  • Avatar photo I Made Sukadana
  • Indra Tua Hasangapon Harahap
  • Avatar photo Ira Soniawati
  • Avatar photo Irfan Dibar
  • Avatar photo Muhammad Irfansyah
  • Avatar photo Letkol Kum Irwan Tasri, S.H., M.H., M.Han.
  • Avatar photo Iwan Lamganda Manalu
  • Avatar photo Jerymia Seky Tanaem
  • Avatar photo Jimmy Maruli Alfian
  • Avatar photo Jusran Ipandi
  • Avatar photo Khaimi
  • Avatar photo Khoerul Umam
  • Avatar photo Linora Rohayu
  • Avatar photo Made Passek Reza Swandira
  • Avatar photo Marta Satria Putra
  • Avatar photo Marwan Ibrahim Piinga
  • Avatar photo Marwanto
  • Avatar photo Marzha Tweedo Dikky Paraanugrah
  • Avatar photo Maulia Martwenty Ine
  • Avatar photo Mira Maulidar
  • Avatar photo Misbah S.T., M.Eng.
  • Avatar photo Misbahul Anwar
  • Avatar photo Muhamad Ilham Azizul Haq
  • Avatar photo Muhamad Saptari
  • Avatar photo Muhammad Fadllullah
  • Avatar photo Muhammad Muhyi Arrasyid, S.Psi.
  • Avatar photo Muhammad Bagus Tri Prasetyo
  • Avatar photo Muhammad Yusuf
  • Avatar photo Muhammad Zuchri Nasuha Lubis
  • Avatar photo Murdian
  • Avatar photo Nadia Yurisa Adila
  • Avatar photo Nisrina Irbah Sati
  • Avatar photo Letkol CHK Nur Sakdi, S.H, M.H.
  • Avatar photo Nur Latifah Hanum
  • Avatar photo Pandu Pradana Wicaksono, S.H.
  • Avatar photo Piput Milandsari
  • Avatar photo Pita Permatasari
  • Avatar photo H .A.S Pudjoharsoyo
  • Avatar photo Putri Pebrianti
  • Avatar photo R. Deddy Harryanto
  • Avatar photo Radityo Muhammad Harseno
  • Avatar photo Rahmi Fattah
  • Avatar photo Randy Viyatadhika
  • Avatar photo Ratih Gumilang
  • Avatar photo Reindra Jasper H. Sinaga, S.H. Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun
  • Avatar photo Muh Ridha Hakim
  • Avatar photo Rifqi Qowiyul Iman
  • Avatar photo Rizal Abdurrahman
  • Avatar photo Penulis adalah Filsuf - Analis Politik dan Kebangsaan
  • Avatar photo Romi Hardhika
  • Avatar photo Rudi Hartoyo
  • Avatar photo Sandro Imanuel Sijabat
  • Avatar photo Sbong Sinarok Martin, S.H., M.H.
  • Avatar photo Selexta Apriliani
  • Avatar photo Septia Putri Riko
  • Avatar photo Septriono Situmorang
  • Avatar photo Slamet Turhamun
  • Avatar photo Sobandi
  • Avatar photo Sri Nurmina Sari
  • Avatar photo Stefanus Dwi Putra Medisa
  • Avatar photo Subiyatno
  • Avatar photo Sugiri Wiryandono
  • Avatar photo Teddy Lahati
  • Avatar photo Tri Baginda Kaisar Abdul Gafur
  • Avatar photo Urif Syarifudin
  • Avatar photo Wanda Rara Farezha,S.H.
  • Avatar photo Wienda Kresnantyo
  • Avatar photo Willsa Suharyadi
  • Avatar photo Wiwid Ariyanto
  • Avatar photo Yoshelsa Wardhana
  • Avatar photo Yukiatiqa Afifah
  • Avatar photo Muhammad Yunus Tazryan
  • Avatar photo Marsekal Muda TNI Dr. Yuwono Agung Nugroho, S.H., M.H.
  • Avatar photo Zidny Taqiyya
Lihat semua kontributor →

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.