Author: Muamar Azmar Mahmud Farig

Avatar photo

Hakim Pengadilan Negeri Poso

Hukum yang hidup tidak pernah lahir di ruang hampa. Ia tumbuh dari pengalaman sosial, dari konflik yang diselesaikan, dari sanksi yang diterima, dan dari penerimaan kolektif atas apa yang dianggap adil. Ketika negara melalui KUHP Baru mengakui hukum yang hidup dalam masyarakat, sesungguhnya negara sedang mengakui sesuatu yang telah lama bekerja, tetapi belum selalu tercatat. Di sinilah masalah mendasar muncul. Bagaimana mungkin hukum yang hidup dapat dinilai, diuji, dan dipertanggungjawabkan, jika jejak penerapannya tidak dirawat sebagai ingatan bersama. Pasal 2 ayat 1 dan ayat 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP Baru) menegaskan bahwa hukum…

Read More

Persidangan Modern dan Risiko Simulasi Ruang sidang modern adalah ruang simbolik yang bekerja dengan presisi tinggi. Toga, palu, tata urutan acara, bahasa hukum yang baku, serta putusan yang disusun mengikuti format tertentu belum lagi berkembangnya sistem elektronik pengadilan merupakan bagian tak terpisahkan dari praktik peradilan saat ini. Semua elemen tersebut memiliki fungsi penting karena hukum memang bekerja melalui simbol dan prosedur. Namun justru pada titik itu risiko muncul. Ketika simbol tidak lagi menunjuk pada realitas keadilan, melainkan hanya saling merujuk satu sama lain, persidangan berpotensi kehilangan makna substansialnya. Dalam teori sosial, kondisi ini dipahami sebagai simulasi. Jean Baudrillard menjelaskan simulasi…

Read More

Dalam wacana peradilan modern, efisiensi sering hadir sebagai kata yang nyaris tak terbantahkan. Perkara dituntut selesai cepat, putusan dinilai dari dampaknya, dan keadilan perlahan dibicarakan dalam bahasa hasil dan konsekuensi. Cara pandang ini terasa wajar karena pengadilan bekerja di bawah tekanan waktu, beban perkara, dan ekspektasi publik yang tinggi. Namun justru di titik itulah pertanyaan mendasar muncul, apakah hakim dibutuhkan untuk menghitung untung dan rugi, atau untuk menjaga sesuatu yang tidak pernah bisa direduksi menjadi ukuran efisiensi. Gagasan tentang manusia sebagai homo economicus lama mendominasi teori ekonomi klasik, sebelum kemudian digugat oleh para pakar ekonomi perilaku yang menunjukkan bahwa manusia…

Read More